Nama : Preisi Odelia Hutabarat
NPM : 2415061101
Kelas : PSTI-C
Jurnal ini membahas tentang demokrasi di Indonesia, khususnya dalam konteks pemilihan umum daerah (pemilukada), dan bagaimana nilai-nilai sila keempat Pancasila seharusnya tercermin dalam proses tersebut. Jurnal ini menekankan bahwa Pancasila adalah ideologi yang mendasari negara Indonesia, dengan sila keempat, yaitu "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan," menjadi fokus utama dalam pembahasan mengenai demokrasi. Pemilihan umum dianggap sebagai cara untuk mewujudkan demokrasi, di mana rakyat memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pemerintahan melalui perwakilan yang mereka pilih. Namun, jurnal ini mengkritik pelaksanaan pemilukada di Indonesia yang dianggap belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai demokrasi Pancasila. Beberapa masalah yang diangkat antara lain konflik dan kecurangan dalam pemilu, partai politik yang tidak selalu demokratis dalam proses internalnya, sulitnya calon independen untuk maju dalam pemilukada, dan penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab dalam kampanye, seperti penyebaran ujaran kebencian. Jurnal ini menekankan perlunya penguatan nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam sistem pemilihan umum di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mengurangi konflik dan memastikan bahwa pemimpin yang terpilih benar-benar mewakili kehendak rakyat.
Jurnal ini juga membahas peran partai politik dalam demokrasi, di mana partai politik diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi politik mereka. Namun, praktik-praktik tidak demokratis di dalam partai politik dapat menghambat terwujudnya demokrasi yang sejati. Jurnal ini menyimpulkan bahwa pemilihan umum daerah di Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai sila keempat Pancasila. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk memastikan bahwa pelaksanaan pemilukada lebih demokratis dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
NPM : 2415061101
Kelas : PSTI-C
Jurnal ini membahas tentang demokrasi di Indonesia, khususnya dalam konteks pemilihan umum daerah (pemilukada), dan bagaimana nilai-nilai sila keempat Pancasila seharusnya tercermin dalam proses tersebut. Jurnal ini menekankan bahwa Pancasila adalah ideologi yang mendasari negara Indonesia, dengan sila keempat, yaitu "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan," menjadi fokus utama dalam pembahasan mengenai demokrasi. Pemilihan umum dianggap sebagai cara untuk mewujudkan demokrasi, di mana rakyat memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pemerintahan melalui perwakilan yang mereka pilih. Namun, jurnal ini mengkritik pelaksanaan pemilukada di Indonesia yang dianggap belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai demokrasi Pancasila. Beberapa masalah yang diangkat antara lain konflik dan kecurangan dalam pemilu, partai politik yang tidak selalu demokratis dalam proses internalnya, sulitnya calon independen untuk maju dalam pemilukada, dan penggunaan media sosial yang tidak bertanggung jawab dalam kampanye, seperti penyebaran ujaran kebencian. Jurnal ini menekankan perlunya penguatan nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam sistem pemilihan umum di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat mengurangi konflik dan memastikan bahwa pemimpin yang terpilih benar-benar mewakili kehendak rakyat.
Jurnal ini juga membahas peran partai politik dalam demokrasi, di mana partai politik diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi politik mereka. Namun, praktik-praktik tidak demokratis di dalam partai politik dapat menghambat terwujudnya demokrasi yang sejati. Jurnal ini menyimpulkan bahwa pemilihan umum daerah di Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai sila keempat Pancasila. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk memastikan bahwa pelaksanaan pemilukada lebih demokratis dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.