Nama : Kholifah Wulandari
NPM : 2415061079
Kelas : PSTI D
Menurut tanggapan saya mengenai video tersebut, pancasila sebagai suatu sistem filosofi, menekankan pentingnya memahami Pancasila tidak hanya sebagai teks tetapi juga sebagai landasan filosofis dalam tindakan dan pemikiran masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa.
Mempelajari Pancasila di perguruan tinggi memerlukan pemikiran kritis dan pemahaman sejarah yang mendalam serta visi filosofis. Para founding fathers, termasuk Sukarno, membangun Pancasila sebagai philosophische grondslag (landasan filosofis) bangsa. Bukan sekadar menghafal lima pasal Pancasila, melainkan menanamkan nilai-nilai dan prinsip filosofisnya untuk menjadi pedoman perilaku individu, keluarga, sosial, dan bangsa.
Pancasila tidak hanya sebagai sistem filosofis yang bersifat teoretis, tetapi juga sebagai weltanschauung (pandangan hidup). Pancasila yang berdasarkan nilai-nilai tradisional bangsa Indonesia memberikan landasan filosofis bagi berfungsinya negara. Hal ini terwujud baik dalam teori (philosophische grondslag) maupun praktik (weltanschauung).
Pancasila dalam sejarah, menekankan peran Pancasila pada masa kepemimpinan Soekarno dan Soeharto. Soekarno memandang Pancasila sebagai filsafat asli Indonesia yang memadukan budaya, sedangkan Soeharto fokus pada penerapan praktis melalui Penataran P4 .
Tantangan saat ini mengangkat dua tantangan besar bagi Pancasila:
- Kapitalisme (kapitalisme): Perkembangan kapitalisme dapat menimbulkan individualisasi yang berlebihan, meningkatnya konsumerisme dan akibat negatif lainnya, sehingga keseimbangan antara tindakan dan pemikiran terganggu.
- Komunisme (komunisme): Video tersebut menegaskan bahwa komunisme adalah ancaman terbesar bagi Pancasila. Konsekuensinya bisa berupa sentralisasi negara yang berlebihan, sehingga melemahkan peran warga negara.
Perlunya memahami Pancasila sebagai sistem filosofis yang menjadi pedoman perilaku dan pemikiran generasi muda, guna menjaga keseimbangan dalam masyarakat modern. Konsep ini mewakili cara hidup dan cara berpikir bangsa.
NPM : 2415061079
Kelas : PSTI D
Menurut tanggapan saya mengenai video tersebut, pancasila sebagai suatu sistem filosofi, menekankan pentingnya memahami Pancasila tidak hanya sebagai teks tetapi juga sebagai landasan filosofis dalam tindakan dan pemikiran masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa.
Mempelajari Pancasila di perguruan tinggi memerlukan pemikiran kritis dan pemahaman sejarah yang mendalam serta visi filosofis. Para founding fathers, termasuk Sukarno, membangun Pancasila sebagai philosophische grondslag (landasan filosofis) bangsa. Bukan sekadar menghafal lima pasal Pancasila, melainkan menanamkan nilai-nilai dan prinsip filosofisnya untuk menjadi pedoman perilaku individu, keluarga, sosial, dan bangsa.
Pancasila tidak hanya sebagai sistem filosofis yang bersifat teoretis, tetapi juga sebagai weltanschauung (pandangan hidup). Pancasila yang berdasarkan nilai-nilai tradisional bangsa Indonesia memberikan landasan filosofis bagi berfungsinya negara. Hal ini terwujud baik dalam teori (philosophische grondslag) maupun praktik (weltanschauung).
Pancasila dalam sejarah, menekankan peran Pancasila pada masa kepemimpinan Soekarno dan Soeharto. Soekarno memandang Pancasila sebagai filsafat asli Indonesia yang memadukan budaya, sedangkan Soeharto fokus pada penerapan praktis melalui Penataran P4 .
Tantangan saat ini mengangkat dua tantangan besar bagi Pancasila:
- Kapitalisme (kapitalisme): Perkembangan kapitalisme dapat menimbulkan individualisasi yang berlebihan, meningkatnya konsumerisme dan akibat negatif lainnya, sehingga keseimbangan antara tindakan dan pemikiran terganggu.
- Komunisme (komunisme): Video tersebut menegaskan bahwa komunisme adalah ancaman terbesar bagi Pancasila. Konsekuensinya bisa berupa sentralisasi negara yang berlebihan, sehingga melemahkan peran warga negara.
Perlunya memahami Pancasila sebagai sistem filosofis yang menjadi pedoman perilaku dan pemikiran generasi muda, guna menjaga keseimbangan dalam masyarakat modern. Konsep ini mewakili cara hidup dan cara berpikir bangsa.