Npm : 2415061057
Kelas : PSTI - D
Analisis Jurnal
Jurnal ini mengangkat pentingnya pemilihan kepala daerah sebagai perwujudan nyata dari nilai-nilai demokrasi yang tercermin dalam sila keempat Pancasila, yaitu "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan." Dalam praktiknya, meskipun pemilihan umum diakui sebagai simbol demokrasi, pelaksanaannya masih jauh dari ideal. Permasalahan seperti rendahnya partisipasi pemilih, hambatan pencalonan independen, dominasi elit partai, serta praktik kampanye yang cenderung manipulatif dan tidak etis mencerminkan belum optimalnya penerapan nilai demokrasi yang sejalan dengan Pancasila. Proses pencalonan yang tidak demokratis di tubuh partai politik juga menjadi indikator lemahnya mekanisme internal yang seharusnya menjunjung prinsip musyawarah dan keadilan.
Jurnal ini menekankan bahwa demokrasi yang sehat tidak cukup hanya dijalankan secara prosedural, namun harus dibangun di atas nilai moral dan etika politik yang kuat, sebagaimana yang diajarkan dalam Pancasila. Untuk itu, seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik, lembaga penyelenggara pemilu, serta masyarakat sipil perlu secara aktif menjaga agar pemilihan umum benar-benar mencerminkan semangat musyawarah, kejujuran, dan kepentingan bersama. Demokrasi hanya akan berkembang secara substansial jika nilai-nilai dasar bangsa dijadikan fondasi dalam setiap pengambilan keputusan politik. Maka, memperkuat nilai sila keempat dalam sistem pemilu adalah langkah penting dalam mewujudkan pemerintahan yang benar-benar demokratis, adil, dan berpihak pada rakyat.