Posts made by Ajeng Ayu Maulidiah

Nama: Ajeng Ayu Maulidiah
Npm: 2451012012

Jawaban:

1. Konsep dan karakteristik proyek dalam bisnis digital
Proyek bisnis digital adalah kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu dengan memanfaatkan teknologi digital. Karakteristiknya memiliki tujuan yang jelas, waktu dan biaya yang terbatas, menggunakan sumber daya, serta memiliki risiko.

2. Fungsi dan manfaat manajemen proyek digital
Manajemen proyek berfungsi untuk mengatur perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek. Manfaatnya yaitu pekerjaan lebih terarah, waktu dan biaya lebih terkontrol, serta tujuan proyek dapat tercapai dengan lebih efektif.

3. Tahapan perencanaan dan pengorganisasian proyek digital
Tahapannya meliputi menentukan tujuan proyek, membuat jadwal dan anggaran, menentukan tugas, membagi tanggung jawab kepada anggota tim, serta menentukan sumber daya yang dibutuhkan.

4. Proses pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi proyek
Pelaksanaan dilakukan dengan menjalankan rencana yang telah dibuat. Pengendalian dilakukan dengan memantau waktu, biaya, dan hasil pekerjaan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui apakah proyek sudah mencapai tujuan dan apa yang perlu diperbaiki.

5. Risiko dan strategi pengelolaannya dalam proyek digital
Risiko dapat berupa keterlambatan, masalah teknis, keamanan data, kekurangan biaya, atau kesalahan pekerjaan. Pengelolaannya dilakukan dengan mengidentifikasi risiko sejak awal, membuat rencana pencegahan, dan menyiapkan solusi jika risiko terjadi.

6. Penerapan manajemen proyek dalam pengembangan bisnis dan transformasi digital
Manajemen proyek membantu perusahaan merencanakan dan mengelola penggunaan teknologi baru, seperti website, aplikasi, atau sistem digital. Dengan manajemen yang baik, proses transformasi digital dapat berjalan lebih teratur dan sesuai tujuan bisnis.

Technopreneur 2026 -> RESPONSI SESI 6 -> responsi 6 -> Re: responsi 6

by Ajeng Ayu Maulidiah -
Nama: Ajeng Ayu Maulidiah
Npm: 2451012012

1. Dengan membagi fungsi offline dan online. Offline digunakan untuk menjual produk secara langsung, sedangkan online digunakan untuk memudahkan konsumen melihat informasi dan melakukan pemesanan. Jadi, keduanya bisa digunakan bersama.

2. Menggunakan data konsumen sesuai kebutuhan dan meminta izin terlebih dahulu. Data konsumen juga harus disimpan dengan aman dan tidak diberikan kepada orang lain. Dengan begitu, bisnis tetap bisa memahami kebutuhan konsumen tanpa mengganggu privasi mereka.

3. Influencer marketing bisa lebih menarik karena pengikut biasanya sudah percaya dengan influencer tersebut. Kontennya juga terasa lebih dekat dengan konsumen. Namun, hasilnya tetap tergantung pada influencer dan target konsumennya.

4. Promosi tidak cukup dilihat dari banyaknya views atau likes. Kita juga harus melihat apakah promosi tersebut membuat orang tertarik membeli produk. Jadi, promosi yang efektif adalah promosi yang bisa membantu meningkatkan penjualan.

5. Caranya dengan menyesuaikan harga dan produk dengan kemampuan masyarakat. Misalnya dengan menyediakan ukuran yang lebih kecil, harga yang lebih murah, atau paket hemat. Dengan begitu, produk tetap bisa dibeli oleh masyarakat.

6. Perusahaan harus membuat konten yang menarik dan bermanfaat, bukan hanya promosi. Selain itu, perusahaan perlu membalas komentar dan pertanyaan pelanggan. Promo khusus atau program loyalitas juga bisa dilakukan agar pelanggan tetap tertarik dan mau membeli kembali.
Nama: Ajeng Ayu Maulidiah
Npm: 2451012012


1.Studi kelayakan bisnis adalah kegiatan untuk melihat apakah usaha layak dijalankan atau tidak. Pada MUSTIQ, studi ini penting untuk melihat apakah kentang mustofa cocok untuk kebutuhan anak kos, apakah harganya terjangkau, dan apakah usaha bisa memberikan keuntungan. Dengan begitu, risiko kerugian bisa dikurangi.

2.Aspek yang dianalisis pada MUSTIQ yaitu:

Pasar:melihat kebutuhan anak kos yang membutuhkan lauk praktis dan melihat pesaing.
Teknis:melihat bahan baku kentang, proses pembuatan, kemasan, dan daya tahan produk.
Manajemen:melihat pembagian tugas dalam mengelola MUSTIQ.
Finansial:menghitung modal, biaya produksi, harga jual, dan keuntungan.
Sosial, ekonomi, dan lingkungan:melihat manfaat usaha bagi masyarakat serta dampaknya terhadap lingkungan.

3.Untuk mengetahui kelayakan MUSTIQ, kami dapat melihat kebutuhan anak kos, harga produk, pesaing, proses produksi, dan biaya yang diperlukan. Kami juga perlu memastikan rasa, kerenyahan, kemasan, dan daya tahan produk tetap baik. Jika produk memiliki pasar, dapat menghasilkan keuntungan, dan risikonya dapat dikendalikan, maka MUSTIQ layak untuk dijalankan.

4.Keterampilan menilai potensi usaha dapat dikembangkan dengan belajar dan sering melakukan analisis. Dalam MUSTIQ, misalnya dengan melihat kebutuhan konsumen, mencoba menentukan harga yang sesuai, mengamati pesaing, dan menghitung keuntungan. Dari pengalaman tersebut, kita bisa lebih mudah melihat peluang dan mengambil keputusan yang tepat untuk mengembangkan usaha.


Technopreneur 2026 -> responsi 3 -> responsi 3 -> Re: responsi 3

by Ajeng Ayu Maulidiah -
Kelompok 5 
MUSTIQ

1. Bagaimana memahami kebutuhan dan peluang usaha?
Kami melihat bahwa banyak anak kos membutuhkan lauk yang praktis karena memiliki aktivitas yang cukup padat. Dari kebutuhan tersebut, muncul peluang untuk menyediakan kentang mustofa sebagai lauk siap makan yang praktis dan mudah dinikmati.
2. Bagaimana cara menemukan dan menilai ide usaha?
Ide usaha MUSTIQ berasal dari melihat kebutuhan sehari-hari, terutama kebutuhan anak kos akan makanan yang praktis. Ide ini kemudian dinilai dari minat pasar, harga yang sesuai untuk mahasiswa, kualitas produk, serta kemampuan produk untuk bersaing.
3. Bagaimana memahami cara memulai dan mengembangkan usaha?
Usaha dimulai dengan menyiapkan produk, menentukan resep, kemasan, harga, dan target konsumen. Untuk pengembangannya, MUSTIQ dapat menambah pilihan rasa dan ukuran kemasan serta membuat paket hemat agar lebih menarik bagi konsumen.
4. Bagaimana memanfaatkan teknologi dalam pengembangan usaha?
Teknologi dapat digunakan untuk membantu pemasaran dan penjualan, misalnya melalui media sosial dan marketplace. Selain itu, teknologi juga dapat membantu kami menerima masukan dari pelanggan dan mengetahui produk seperti apa yang lebih diminati.