Nama : Dewi Rosmaya
Npm : 2411021036
Saya memilih pertanyaan nomor 3.
Menurut saya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu menunjukkan masyarakat benar-benar sejahtera. Karena dalam kenyataannya, kenaikan pertumbuhan ekonomi kadang hanya terlihat bagus secara angka, tetapi manfaatnya belum dirasakan merata oleh masyarakat.
Contohnya, meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2026 mencapai 5,61%, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan harga kebutuhan pokok naik, lapangan kerja sulit, dan daya beli yang belum stabil. Artinya, pertumbuhan ekonomi belum otomatis meningkatkan kesejahteraan semua kelompok masyarakat.
Selain itu, jika pertumbuhan lebih banyak didorong oleh belanja pemerintah atau konsumsi musiman seperti Ramadan dan Idulfitri, maka efeknya bisa bersifat sementara. Jadi menurut saya, yang lebih penting bukan hanya tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana pertumbuhan tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi ketimpangan ekonomi.
Npm : 2411021036
Saya memilih pertanyaan nomor 3.
Menurut saya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu menunjukkan masyarakat benar-benar sejahtera. Karena dalam kenyataannya, kenaikan pertumbuhan ekonomi kadang hanya terlihat bagus secara angka, tetapi manfaatnya belum dirasakan merata oleh masyarakat.
Contohnya, meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia Q1 2026 mencapai 5,61%, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan harga kebutuhan pokok naik, lapangan kerja sulit, dan daya beli yang belum stabil. Artinya, pertumbuhan ekonomi belum otomatis meningkatkan kesejahteraan semua kelompok masyarakat.
Selain itu, jika pertumbuhan lebih banyak didorong oleh belanja pemerintah atau konsumsi musiman seperti Ramadan dan Idulfitri, maka efeknya bisa bersifat sementara. Jadi menurut saya, yang lebih penting bukan hanya tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana pertumbuhan tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi ketimpangan ekonomi.