Posts made by AYU NANDA USNITA

NAMA : Ayu Nanda Usnita
NPM : 2416041003
KELAS : Reguler A
PRODI : Ilmu Administrasi Negara

Menurut yang telah saya analisis dari juurnal ini, jurnal ini telah menggarisbawahi bahwa bela negara bukan hanya tentang pertahanan militer, tetapi juga tentang kontribusi setiap warga negara dalam menjaga kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan bersama di masa sulit seperti pandemi COVID-19.

Bela negara adalah kewajiban setiap warga negara untuk menunjukkan kesetiaan dan kecintaan terhadap negaranya, terutama dalam situasi krisis seperti pandemi COVID-19.
Pandemi COVID-19 dianggap sebagai ancaman non-militer yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan, ekonomi, dan sosial. Oleh karena itu, semangat bela negara menjadi sangat relevan dalam menghadapi ancaman ini.
Setiap warga negara memiliki peran penting dalam upaya bela negara, terutama dalam mematuhi protokol kesehatan, membantu sesama, dan menjaga stabilitas sosial. Kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara menjadi kunci dalam menghadapi pandemi.
Nilai-nilai Pancasila menjadi landasan dalam mengimplementasikan semangat bela negara. Nilai-nilai ini mencakup gotong royong, keadilan sosial, dan persatuan yang sangat dibutuhkan dalam situasi krisis seperti pandemi.

Jadi, kesimpulannya adalah, bahwa semangat bela negara di tengah pandemi COVID-19 adalah manifestasi dari kesadaran kolektif warga negara dalam menghadapi ancaman bersama. Dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila dan bekerja sama, Indonesia dapat mengatasi tantangan yang dihadapi selama pandemi.
NAMA : Ayu Nanda Usnita
NPM : 2416041003
KELAS : Raguler A
PRODI : Ilmu Administrasi negara

Ketahanan Nasional adalah konsep yang mencakup kemampuan suatu negara untuk melindungi dan mempertahankan kedaulatannya serta menghadapi berbagai tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan.
Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis dari suatu bangsa yang mencakup keuletan dan ketangguhan dalam mengembangkan kekuatan nasional untuk menghadapi segala macam tantangan, hambatan, ancaman, dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam. Hal ini bertujuan untuk menjamin integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa, dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional.
*Unsur-unsur Ketahanan Nasional:
~Trigatra:
-Geografis: Letak geografis yang strategis dan kondisi alam yang beragam.
-Demografi: Keadaan penduduk yang besar dan beragam.
-Sumber Kekayaan Alam: Kekayaan alam yang melimpah seperti minyak, gas, mineral, dan keanekaragaman hayati.
~Pancagatra:
-Ideologi: Pancasila sebagai landasan ideologi negara.
-Politik: Sistem politik yang stabil dan demokratis.
-Ekonomi: Pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan merata.
-Sosial Budaya: Keberagaman budaya dan identitas nasional.
-Pertahanan dan Keamanan (Hankam): Sistem pertahanan dan keamanan yang kuat.

*Ancaman dalam Trigatra
~Geografis:
-Bencana Alam: Indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan banjir yang dapat mengganggu stabilitas nasional.
~Demografi:
-Ledakan Penduduk: Pertumbuhan penduduk yang cepat dapat menyebabkan tekanan pada sumber daya alam dan infrastruktur.
~Sumber Kekayaan Alam:
-Eksploitasi Berlebihan: Penggunaan sumber daya alam yang tidak berkelanjutan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan kehabisan sumber daya.

*Ancaman dalam Pancagatra
~Ideologi:
-Radikalisme dan Ekstremisme: Penyebaran ideologi radikal dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
~Politik:
-Instabilitas Politik: Konflik politik dan ketidakstabilan pemerintahan dapat mengganggu proses pembangunan dan keamanan nasional.
~Ekonomi:
-Krisis Ekonomi: Fluktuasi ekonomi global dan krisis keuangan dapat berdampak negatif pada perekonomian nasional.

*Strategi Menghadapi Tantangan
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Indonesia perlu mengembangkan strategi yang komprehensif, diantaranya:
-Penguatan Ideologi: Memperkuat nilai-nilai Pancasila di semua lapisan masyarakat.
-Pembangunan Ekonomi: Mendorong diversifikasi ekonomi dan penguatan sektor-sektor strategis.
-Peningkatan Kualitas SDM: Meningkatkan pendidikan dan keterampilan tenaga kerja.
-Modernisasi Pertahanan: Memperkuat alutsista dan kerjasama internasional dalam bidang keamanan.
-Pengelolaan Sumber Daya Alam: Mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan bijaksana.

MKU PKn Adminitrasi Negara 2024 -> FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

by AYU NANDA USNITA -
NAMA : Ayu Nanda Usnita
NPM : 2416041003
KELAS : Reguler A
PRODI : Ilmu Administrasi Negara

Jawaban:

1) Menurut saya, dengan beberapa isu utama seperti kemacetan agenda HAM, pembatasan kebebasan, diskriminasi gender, pelanggaran di Papua, dan hukuman kejam. Mereka juga mencatat beberapa perkembangan positif seperti langkah-langkah reformasi untuk perlindungan HAM yang lebih baik.
Hal positif yang bisa diambil, yaitu:
-Adanya pengakuan terhadap beberapa langkah reformasi yang telah diambil, menunjukkan adanya harapan untuk perbaikan di masa depan.
-Ada beberapa langkah reformasi yang diakui dalam artikel, seperti ratifikasi perjanjian internasional dan upaya untuk memperbaiki sektor keamanan publik. Ini menunjukkan bahwa ada upaya, meskipun terbatas, untuk memperbaiki situasi HAM.

2) Demokrasi Indonesia sering kali dikaitkan dengan nilai-nilai adat dan budaya asli, seperti musyawarah untuk mufakat yang merupakan bagian dari budaya gotong royong. Prinsip demokrasi yang berke-Tuhanan Yang Maha Esa mencerminkan nilai-nilai religius yang kuat dalam masyarakat Indonesia.
- Menurut oendapat saya, integrasi nilai-nilai adat dan budaya dalam demokrasi dapat memperkuat kohesi sosial dan memberikan legitimasi yang lebih besar terhadap sistem demokrasi. Namun adanya tantangan yang terkadang nilai-nilai adat dan budaya bisa bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi modern, seperti kesetaraan gender dan kebebasan individu.

3)Praktik demokrasi di Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan pelanggaran HAM. Hal yang menyesuaikan adalah adanya upaya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945, seperti melalui pemilihan umum yang bebas dan adil. Namun ada hal yang tidak sesuai, yaitu masih ada banyak pelanggaran terhadap prinsip-prinsip ini, terutama dalam hal penegakan hukum dan perlindungan HAM.

4) Menurut saya, anggota parlemen seharusnya bertindak sebagai wakil rakyat dan memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
Solusi yang dapat diatasi adalah diperlukan mekanisme pengawasan yang lebih kuat dan partisipasi publik yang lebih aktif untuk memastikan akuntabilitas anggota parlemen.

5) Menurut pendapat saya, kekuasaan kharismatik dapat memberikan stabilitas dan legitimasi, terutama dalam konteks budaya yang menghargai tradis.
Namun, jika disalahgunakan, kekuasaan ini dapat mengarah pada pelanggaran HAM dan manipulasi politik. Penting untuk memastikan bahwa kekuasaan digunakan untuk kepentingan rakyat dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan HAM.