Nama : Susanti Amelia
NPM : 2416041030
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Administrasi Negara
Berdasarkan hasil analisis saya terkait
video tersebut yang membahas tentang "Pertahanan Nasional –
Pendidikan Kewarganegaraan".
Video ini menjelaskan Ketahanan nasional adalah suatu kondisi atau situasi yang mencerminkan kemampuan bangsa untuk mengelola potensi dan tantangan baik dari dalam maupun luar yang dapat mengancam kelangsungan hidup negara. Ketahanan nasional bukan hanya diukur dari aspek militer dan keamanan, tetapi juga mencakup dimensi sosial, ekonomi, budaya, ideologi, dan politik.
Ancaman Unsur Trigatra
a. Ancaman terhadap Geografi dan Posisi Indonesia
Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak di posisi strategis antara dua benua dan dua samudra. Namun, posisi ini juga rentan terhadap ancaman dari negara-negara lain yang dapat mengincar wilayah Indonesia, baik itu melalui klaim teritorial maupun eksploitasi sumber daya alam. Salah satu contoh adalah kasus Timor Timur, yang menunjukkan bagaimana wilayah Indonesia bisa terpisah akibat berbagai faktor internal dan eksternal. Strategi untuk menghadapinya: Peningkatan potensi laut dan darat
b. Ancaman terhadap Keadaan dan Kekayaan Alam
Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, tetapi hal ini justru bisa menjadi celah bagi eksploitasi oleh pihak asing. Misalnya, kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia untuk mengambil sumber daya alam seperti ikan secara ilegal. Ancaman terhadap kekayaan alam juga terkait dengan risiko penurunan kualitas dan keberlanjutan lingkungan. Strategi untuk menghadapinya: Kesadaran nasional pemanfaatan kekayaan alam
c. Ancaman terhadap Kemampuan Penduduk
Jika kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia rendah, maka negara akan kesulitan bersaing dalam tingkat global, baik dalam bidang ekonomi, teknologi, atau sosial. Hal ini bisa menyebabkan pengambilalihan sektor-sektor penting oleh pihak asing, seperti sektor pertanian yang tidak dipahami oleh masyarakat. Strategi untuk menghadapinya: Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan
Ancaman Unsur Panca Gatra
a. Ideologi
Indonesia pernah mengalami ancaman ideologi seperti G30S/PKI, yang berupaya menggantikan Pancasila dengan ideologi Komunis. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya ideologi negara dalam menjaga stabilitas bangsa. Strategi untuk menghadapinya: Pendidikan ideologi Pancasila
b. politik
Ancaman politik bisa muncul dari dalam, seperti upaya pembungkaman kebebasan berpendapat atau pengaruh buruk dari praktik politik yang tidak demokratis. Ini akan mengurangi partisipasi aktif masyarakat dalam sistem demokrasi. Strategi untuk menghadapinya: Demokrasi yang sehat dan efektif
c. Ekonomi
Dalam bidang ekonomi, ancaman bisa berupa regulasi yang tidak adil atau ketidakadilan ekonomi yang menyebabkan kesenjangan sosial. Hal ini bisa menghambat masyarakat dalam berusaha, sementara pihak asing lebih mudah mengakses pasar Indonesia. Strategi untuk menghadapinya: Fasilitasi ekonomi yang adil dan transparan
d. Sosial dan Budaya
Globalisasi membawa ancaman terhadap budaya lokal, dengan masuknya budaya asing yang dapat menggantikan budaya Indonesia. Tradisi dan nilai-nilai budaya lokal bisa terkikis jika tidak dijaga dengan baik. Strategi untuk menghadapinya: Preservasi budaya lokal
e. Hankam
Ancaman terhadap pertahanan dan keamanan bisa berupa ancaman fisik dari luar (invasi atau serangan), tetapi juga ancaman internal berupa ketidakpuasan sosial atau ancaman ideologi yang merusak stabilitas negara. Strategi untuk menghadapinya: Peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat
Perwujudan Aspek Alamiah ( Tri Gatra )
• lokasi dan posisi geografis: Meningkatkan potensi laut dan darat, serta memperkuat hubungan dengan negara tetangga untuk menjaga stabilitas teritorial.
• sumber daya alam: kesadaran nasional pemanfaatan kekayaan alam.
• keadaan dan kemampuan penduduk: pendidikan.
Perwujudan Aspek Sosial ( Panca Gatra )
• ideologi: rangkaian nilai mampu menampung aspirasi.
• politik: demokrasi yang sehat dengan keseimbangan antara input (aspirasi rakyat) dan output (kebijakan pemerintah).
• ekonomi: sarana, modal, teknologi
• sosial budaya: tradisi, pendidikan, kepemimpinan.
• hankam: partisipasi aktif dan kesadaran masyarakat.