Nama : Sarah Margareta. S
NPM : 2416041061
Kelas : Reguler B
Prodi : Ilmu Administrasi Negara
Setelah saya tonton dan menganalisis
Video tersebut membahas tentang pentingnya Ketahanan Nasional sebagai keuletan, keterampilan, ketangguhan, dan kemampuan bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Ancaman-ancaman ini dapat berasal dari luar negeri, seperti penjajahan, hingga ancaman dalam negeri yang mencoba memecah belah persatuan bangsa. Selain itu, ancaman juga bisa menyerang aspek penting negara seperti integritas, identitas bangsa, kelangsungan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional. Misalnya, ancaman langsung terlihat pada penjajahan Belanda untuk mengeksploitasi kekayaan alam, sementara ancaman tidak langsung terjadi melalui pengaruh globalisasi yang menggerus budaya lokal dan menguasai ekonomi Indonesia secara perlahan.
Dalam konteks Ketahanan Nasional, terdapat dua unsur utama ancaman, yaitu:
1. Unsur Trigatra (alamiah), yang mencakup:
- Lokasi dan posisi geografis: Ancaman berupa perebutan wilayah seperti kasus lepasnya Timor Timur.
- Kekayaan alam: Kapal-kapal asing yang mencuri hasil laut Indonesia.
- Kemampuan penduduk: Ketidakmampuan sumber daya manusia Indonesia untuk bersaing di kancah global.
2. Unsur Pancagatra (aspek sosial), yang meliputi:
- Ideologi: Ancaman peristiwa G30S/PKI yang berupaya mengganti Pancasila dengan ideologi komunisme.
- Politik: Pembatasan kebebasan berpendapat yang mencederai demokrasi.
-Ekonomi: Ketidakadilan regulasi terhadap pelaku usaha lokal dibandingkan dengan pelaku usaha asing.
- Sosial budaya: Lunturnya tradisi akibat pengaruh budaya asing.
- Pertahanan dan keamanan: Munculnya kelompok yang mempertanyakan nilai-nilai Pancasila.
Untuk menghadapi ancaman tersebut, diperlukan strategi berbasis Ketahanan Nasional dengan mengoptimalkan aspek alamiah (Trigatra) dan sosial (Pancagatra). Dari aspek Trigatra, pemerintah perlu meningkatkan pengelolaan potensi laut dan darat, meningkatkan kesadaran nasional tentang kekayaan alam, dan memperbaiki kualitas pendidikan agar SDM mampu bersaing di tingkat global. Sementara itu, dari aspek Pancagatra, langkah yang bisa diambil mencakup penguatan nilai-nilai Pancasila, penerapan demokrasi yang sehat, pengembangan ekonomi berbasis teknologi dan modal, pelestarian budaya lokal, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pertahanan negara.
Sebagai mahasiswa, tugas utama kita adalah belajar dan mengembangkan diri agar menjadi pribadi yang berkualitas dan mampu bersaing. Pendidikan yang baik adalah kunci untuk menjaga kekuatan bangsa dan menghadapi tantangan dunia. Dengan begitu, ketahanan nasional bisa menjadi dasar yang kuat untuk menjaga Indonesia tetap berdiri kokoh dan berdaulat di zaman sekarang.