Nama: Adella Putri Rizkia
NPM : 2313031044
1.Identifikasi jenis skala pengukuran
A. Usia responden (dalam tahun) = Skala Rasio
Usia termasuk skala rasio adalah karena variabel ini memiliki titik nol absolut, yaitu usia 0 tahun yang menunjukkan ketiadaan umur. Selain itu, usia dapat dikenai operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, maupun pembagian. Tidak hanya itu, perbandingan antar nilai usia juga bermakna secara proporsional; misalnya, seseorang yang berusia 20 tahun benar-benar dapat dikatakan memiliki usia dua kali lebih besar daripada seseorang yang berusia 10 tahun.
B. Jenis kelamin = Skala Nominal
Karna hanya menunjukkan kategori tanpa urutan (Laki-laki ≠ Perempuan, tetapi tidak ada ranking), serta tidak dapat diurutkan atau dihitung perbedaan jarak antar kategori.
C. Tingkat kepuasan terhadap pelayanan dosen pembimbing akademik = Skala Ordinal (Likert)
Karna memiliki tingkatan dari sangat tidak puas hingga sangat puas, serta daa urutan, tetapi jarak antar kategori tidak pasti sama (selisih “Tidak puas -Netral” belum tentu sama dengan “Puas - Sangat puas”).
D. Jumlah mata kuliah yang diambil = Skala Rasio
Karna memiliki nilai 0 yang bermakna (artinya tidak mengambil matkul) dan busa dihitung, dibandingkan, dan dijumlahkan.
E. Urutan prioritas memilih universitas = Skala Ordinal
Karna responden diminta memberi ranking (1 paling penting - 5 paling tidak penting) dan ada urutan tetapi tidak ada nilai jarak pasti antar peringkat.
2.Tidak semua data dapat dianalisis dengan statistik parametrik. Karna statistik parametrik mensyaratkan data minimal skala interval/rasio, dan berdistribusi normal, lada kuesioner di atas terdapat data nominal (jenis kelamin) dan ordinal (Likert & ranking prioritas), skala nominal dan ordinal tidak memenuhi syarat untuk statistik parametrik karena tidak memiliki jarak yang pasti antar kategori.
Jadi, sebagian data bisa dianalisis parametrik (usia, jumlah matkul), tetapi sebagian lainnya harus menggunakan statistik non-parametrik.
3. Menggunakan Metode Korelasi Spearman Rank (Spearman’s Rho)
Karna variabel kepuasan layanan menggunakan skala ordinal (Likert), variabel jumlah mata kuliah menggunakan skala rasio.
Jika salah satu variabel ordinal, maka korelasi non-parametrik Spearman lebih tepat daripada Pearson. Tidak memerlukan asumsi distribusi normal.