གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Qonita Nurul Izzah 2313031042

MPPE B2025 -> Penugasan mandiri

Qonita Nurul Izzah 2313031042 གིས-
Nama : Qonita Nurul Izzah
NPM : 2313031042
Kelas : B 2023
Berdasarkan jurnal yang saya analisis yang berjudul “Pengaruh Self Regulated Learning dan Self Efficacy Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Peserta Didik dalam Pembelajaran Daring di Era Covid-19”, dapat saya simpulkan bahwa Teknik sampling yang diterapkan adalah proportional stratified random sampling dikarenakan anggota populasi yang ada terdiri dari berbagai strata (tingkatan) yakni kelas X IPS, kelas XI IPS, dan kelas XII IPS. Adapun data self regulated learning dan self efficacy peserta didik dalam penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner yang terlebih dahulu telah dilakukan serangkaian pengujian validitas maupun pengujian reliabilitas.
Kemudian teknik sampling yang sering digunakan dalam penelitian pendidikan ekonomi adalah Sampel random, atau sampel acak, sampel campur, karena Metode ini berusaha memberikan kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi sampel penelitian. Dalam teknis pengacakannya dapat dilakukan pengundian, maupun dengan menggunakan tabel bilangan random maupun bantuan software komputer (SPSS). Tujuannya, untuk melepaskan peneliti dari pengistimewaan seseorang atau kelompok. Suharsimi (2002:112), jika populasi penelitian kurang dari 100, dianjurkan untuk mengambil semua, artinya merupakan penelitian populasi. Dan jika subjeknya besar, maka dapat diambil 1015% atau 20-25%.
Lalu, jenis-jenis teknik sampling yang saya ketahui adalah :
1. Simple Random Sampling
Pengambilan sampel secara acak di mana setiap anggota populasi memiliki peluang sama untuk terpilih. Dapat dilakukan dengan undian, tabel angka acak, atau software statistik.
2. Stratified Random Sampling
Populasi dibagi menjadi beberapa strata (kelompok) berdasarkan karakter tertentu, lalu sampel diambil secara acak dari setiap strata. Cocok untuk populasi yang heterogen.
3. Proportional Stratified Random Sampling
Jenis stratified sampling di mana jumlah sampel dari tiap strata disesuaikan dengan proporsi jumlah anggota strata tersebut. Menjamin representasi yang seimbang.
4. Cluster Sampling
Populasi dibagi ke dalam kelompok (klaster), misalnya kelas atau wilayah. Beberapa klaster dipilih secara acak untuk menjadi sampel. Efisien untuk populasi yang luas.
5. Systematic Sampling
Memilih sampel berdasarkan interval tertentu setelah menentukan titik awal secara acak, misalnya memilih setiap anggota ke-5 dari daftar.
6. Random Sampling
Istilah umum untuk teknik pengambilan sampel berbasis peluang yang memberi kesempatan sama bagi seluruh anggota populasi untuk dipilih, sehingga mengurangi subjektivitas peneliti.
Sumber :
Arif, A. 2019. Pengantar Penelitian Pendidikan. Bangka Belitung: PPs IAIN SAS Babel
Muti’atuz Zahro, Jun Surjanti. 2021. Pengaruh Self Regulated Learning dan Self Efficacy Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Peserta Didik dalam Pembelajaran Daring di Era Covid-19. Jurnal Ilmu Pendidikan. 3 (4). hlm 1470 - 1479

MPPE B2025 -> Diskusi

Qonita Nurul Izzah 2313031042 གིས-
Nama : Qonita Nurul Izzah
NPM   : 2313031042
Kelas  : B 2023
Menurut saya Populasi dapat diartikan sebagai keseluruhan jumlah yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai karakteristik dan kualitas tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk diteliti dan kemudian ditarik kesimpulannya. Contoh: Penelitian dengan judul analisis pengaruh motivasi kerja terhadap kualitas pelayanan di PT Ahmad Sentosa. Populasinya adalah semua karyawan di PT Ahmat Sentosa.
Sementara Sampel adalah bagian dari sejumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang digunakan untuk penelitian. Bila populasi besar, peneliti tidak mungkin mengambil semua untuk penelitian misal karena terbatasnya dana, tenaga, dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu. Contohnya misalnya ada 100 karyawan di PT Ahmat Senotosa, maka akan di ambil sampel sebanyak 20-30 karyawab saja.
Kemudian hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan sampel dan poulasi adalah :
1) Tingkat keseragaman (Degree Of Homegeneity) dari populasi. Sehingga Homogeny populasi itu makin kecil sampel yang perlu diambil.
2) Tingkat presisi yang dikehendaki dalam penelitian. Makin tinggi tingkat presisi yang dikehendaki makin besar anggota sampel yang harus diambil. Semakin besar sampel akan semakin kecil penyimpangan terhadap nilai populasi yang didapat.
3) Rencana analisis yang dikaitkan dengan kebutuhan untuk analisis. Terkadang besarnya sampel masih belum mencukupi kebutuhan analisis, sehingga mungkin diperlukan sampel yang lebih besar.
4) Teknik penentuan sampel yang digunakan. Penentuan ukuran sampel dipengaruhi oleh teknik penentuan sampel yang digunakan. Apabila teknik yang digunakan tepat atau sesuati maka kerepresentatifan sampel juga terjaga. Teknik ini juga tergantung pada biaya, tenaga, dan waktu yang disediakan.
Sumber :
Sujarweni, W. 2015. Metodologi Penelitian Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta : Pustaka Baru Press