Kiriman dibuat oleh Nur Ayu Dila 2313031055

MPPE B2025 -> Diskusi

oleh Nur Ayu Dila 2313031055 -
Nama: Nur Ayu Dila
NPM: 2313031055

Seorang peneliti harus mampu menentukan teknik pengumpulan data yang sesuai karena teknik inilah yang menentukan kualitas data yang diperoleh. Data yang tepat hanya bisa didapat jika metode pengumpulannya selaras dengan karakteristik variabel yang diteliti. Jika teknik yang dipilih tidak sesuai, data bisa menjadi bias, tidak lengkap, atau tidak dapat menjawab rumusan masalah.

Teknik pengumpulan data juga memiliki keterkaitan langsung dengan masalah penelitian dan tujuan yang hendak dicapai. Rumusan masalah menentukan apa yang ingin diketahui, tujuan penelitian menentukan informasi apa yang harus dikumpulkan, sedangkan teknik pengumpulan data menentukan bagaimana informasi itu diperoleh secara valid dan reliabel. Dengan demikian, pemilihan teknik yang tepat memastikan bahwa data yang dikumpulkan benar-benar relevan, akurat, dan dapat menjawab pertanyaan penelitian secara tepat.

ASP B2025 -> Diskusi

oleh Nur Ayu Dila 2313031055 -
Nama: Nur Ayu Dila
NPM: 2313031055

Jenis-jenis anggaran sektor publik beserta lingkupnya

1. Anggaran Tradisional
Lingkupnya berfokus pada input atau pengeluaran rutin, disusun berdasarkan jenis belanja seperti gaji pegawai, barang, dan jasa. Sistem ini menekankan pada kepatuhan terhadap aturan dan pengendalian keuangan, bukan pada hasil yang dicapai.
2. Anggaran Kinerja (Performance Budgeting)
Lingkupnya mencakup hubungan antara biaya (input) dan hasil yang diperoleh (output) dari setiap program atau kegiatan pemerintah. Pendekatan ini menekankan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran.
3. Anggaran Berbasis Nol (Zero-Based Budgeting / ZBB)
Lingkupnya meliputi penilaian dan penyusunan kembali seluruh kegiatan dari awal (nol) tanpa menggunakan acuan anggaran tahun sebelumnya. Setiap program harus dibenarkan dan disetujui kembali berdasarkan kebutuhan dan manfaatnya.
4. Planning Programming Budgeting System (PPBS)
Lingkupnya mengintegrasikan perencanaan, pemrograman, dan penganggaran dalam satu sistem yang saling terkait. Tujuannya agar alokasi dana sesuai dengan prioritas dan tujuan jangka panjang pemerintah secara rasional dan terukur.

ASP B2025 -> Diskusi

oleh Nur Ayu Dila 2313031055 -
Nama: Nur Ayu Dila
NPM: 2313031055

1. Paradigma anggaran tradisional berorientasi pada input atau besarnya dana yang dialokasikan, dengan fokus utama pada kepatuhan terhadap aturan dan prosedur administrasi. Pendekatan ini menilai kinerja berdasarkan seberapa tepat penggunaan anggaran, bukan pada hasil yang dicapai (Mardiasmo, 2018). Sementara itu, anggaran berbasis New Public Management (NPM) berorientasi pada output dan outcome, yaitu menilai efektivitas serta efisiensi kinerja organisasi publik. Pendekatan NPM mendorong transparansi, akuntabilitas, dan hasil kerja yang terukur, sehingga anggaran menjadi alat manajemen kinerja, bukan sekadar alat kontrol keuangan (Hood, 1995).

2. Zero-Based Budgeting (ZBB) diterapkan dengan menyusun anggaran dari nol setiap periode dan menilai setiap kegiatan berdasarkan kebutuhan serta manfaatnya. Cara ini membuat setiap unit kerja meninjau ulang program agar sesuai dengan prioritas dan tujuan organisasi. ZBB membantu mengatasi kelemahan sistem anggaran tradisional yang kaku dengan menciptakan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas yang lebih tinggi, sejalan dengan prinsip NPM yang berorientasi pada hasil dan kinerja (Pyhrr, 1973).