Nama: Nur Ayu Dila
NPM: 2313031055
- Populasi adalah keseluruhan objek atau subjek penelitian yang memiliki karakteristik tertentu dan ditetapkan oleh peneliti sebagai wilayah generalisasi. Penentuan populasi harus dilakukan secara jelas dan spesifik agar batasan penelitian terarah serta tidak menimbulkan ambiguitas dalam pelaksanaan penelitian. Kejelasan populasi membantu peneliti dalam merumuskan tujuan penelitian, menentukan variabel yang diteliti, serta memilih metode dan teknik analisis yang sesuai. Selain itu, populasi yang didefinisikan dengan baik akan memperkuat dasar penarikan kesimpulan dan meningkatkan validitas eksternal hasil penelitian, karena kesimpulan yang dihasilkan benar-benar merujuk pada kelompok yang diteliti.
- Sampel merupakan bagian dari populasi yang dipilih melalui teknik tertentu untuk mewakili karakteristik populasi secara keseluruhan. Penggunaan sampel bertujuan untuk memperoleh data yang akurat dan dapat dipercaya secara efisien tanpa harus meneliti seluruh populasi. Dalam penentuan sampel, peneliti perlu mempertimbangkan ukuran sampel, teknik pengambilan sampel, serta kesesuaian dengan tujuan dan desain penelitian. Pemilihan sampel yang tidak tepat dapat menimbulkan bias dan mengurangi kemampuan peneliti dalam melakukan generalisasi hasil penelitian. Oleh karena itu, teknik sampling harus disesuaikan dengan kondisi populasi dan pendekatan penelitian yang digunakan agar data yang diperoleh tetap mencerminkan keadaan populasi secara ilmiah.
Oleh karena itu, pemahaman yang tepat mengenai populasi dan sampel menjadi aspek fundamental dalam penelitian, karena berpengaruh langsung terhadap kualitas data yang dikumpulkan, ketepatan proses analisis, serta keabsahan dan kekuatan generalisasi hasil penelitian. Penelitian yang didukung oleh penetapan populasi dan sampel yang jelas akan memiliki landasan metodologis yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Referensi:
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
NPM: 2313031055
- Populasi adalah keseluruhan objek atau subjek penelitian yang memiliki karakteristik tertentu dan ditetapkan oleh peneliti sebagai wilayah generalisasi. Penentuan populasi harus dilakukan secara jelas dan spesifik agar batasan penelitian terarah serta tidak menimbulkan ambiguitas dalam pelaksanaan penelitian. Kejelasan populasi membantu peneliti dalam merumuskan tujuan penelitian, menentukan variabel yang diteliti, serta memilih metode dan teknik analisis yang sesuai. Selain itu, populasi yang didefinisikan dengan baik akan memperkuat dasar penarikan kesimpulan dan meningkatkan validitas eksternal hasil penelitian, karena kesimpulan yang dihasilkan benar-benar merujuk pada kelompok yang diteliti.
- Sampel merupakan bagian dari populasi yang dipilih melalui teknik tertentu untuk mewakili karakteristik populasi secara keseluruhan. Penggunaan sampel bertujuan untuk memperoleh data yang akurat dan dapat dipercaya secara efisien tanpa harus meneliti seluruh populasi. Dalam penentuan sampel, peneliti perlu mempertimbangkan ukuran sampel, teknik pengambilan sampel, serta kesesuaian dengan tujuan dan desain penelitian. Pemilihan sampel yang tidak tepat dapat menimbulkan bias dan mengurangi kemampuan peneliti dalam melakukan generalisasi hasil penelitian. Oleh karena itu, teknik sampling harus disesuaikan dengan kondisi populasi dan pendekatan penelitian yang digunakan agar data yang diperoleh tetap mencerminkan keadaan populasi secara ilmiah.
Oleh karena itu, pemahaman yang tepat mengenai populasi dan sampel menjadi aspek fundamental dalam penelitian, karena berpengaruh langsung terhadap kualitas data yang dikumpulkan, ketepatan proses analisis, serta keabsahan dan kekuatan generalisasi hasil penelitian. Penelitian yang didukung oleh penetapan populasi dan sampel yang jelas akan memiliki landasan metodologis yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Referensi:
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.