Posts made by Ar.Try Saputri

MPPE C2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Ar.Try Saputri -
NAMA : AR. TRY SAPUTRI
NPM :2313031082

Bab 3 , membahas tentang kerangka teoritis, kerangka pikir, dan hipotesis dalam penelitian pendidikan. Kerangka teoritis adalah konsep abstrak yang menjadi landasan penelitian, kerangka pikir adalah rangkaian pemikiran yang menggambarkan hubungan antarvariabel, dan hipotesis adalah dugaan sementara yang perlu dibuktikan kebenarannya.

Dalam penelitian pendidikan, kerangka teoritis menjadi fondasi penting yang menentukan arah penelitian. Kerangka pikir membantu memvisualisasikan hubungan antarvariabel yang diteliti, sedangkan hipotesis berfungsi sebagai dugaan yang akan diuji kebenarannya melalui penelitian empiris. Ketiga elemen ini saling terkait dan berperan penting dalam menyusun penelitian yang sistematis dan terarah.

MPPE C2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Ar.Try Saputri -
NAMA : AR. TRY SAPUTRI
NPM : 2313031082

Bab 2 dalam buku “Metodologi Penelitian Pendidikan Berbasis Kasus” membahas mengenai perumusan masalah, tujuan, serta manfaat penelitian.

Dalam bab ini dijelaskan bahwa penentuan masalah yang jelas dan terarah sangat penting karena menjadi dasar bagi keseluruhan proses penelitian. Rumusan masalah merupakan pertanyaan utama yang akan dijawab melalui kegiatan pengumpulan dan analisis data.

Selanjutnya, bab ini menguraikan berbagai sumber dalam mengembangkan masalah penelitian, seperti pengamatan langsung di lapangan, kajian pustaka, pengalaman pribadi, serta hasil penelitian terdahulu.

MPPE C2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Ar.Try Saputri -
NAMA : AR. TRY SAPUTRI
NPM : 2313031082

Bab 1 buku "Metodologi Penelitian Pendidikan Berbasis Kasus" membahas konsep dasar penelitian ilmiah, langkah-langkah, dan prosedur dalam melakukan penelitian. Penelitian ilmiah adalah proses sistematis, terkontrol, dan empiris untuk menemukan dan memecahkan masalah berdasarkan metode ilmiah yang dapat diuji dan diukur. Bab ini menekankan pentingnya berpikir ilmiah yang berbeda dari cara berpikir sehari-hari karena bersifat sistemik, rasional, dan objektif.

Selain itu, bab ini menjelaskan manfaat penelitian yang dapat bersifat teoritis untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, serta manfaat praktis sebagai solusi konkret terhadap masalah yang diteliti. Keseluruhan isi bab memberikan pemahaman fundamental bagi peneliti untuk mulai merancang dan melaksanakan penelitian secara sistematis dan valid dengan pendekatan berbasis kasus.

MPPE C2025 -> CASE STUDY

by Ar.Try Saputri -
NAMA : AR. TRY SAPUTRI
NPM : 2313031082

1. Evaluasi Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data menggunakan angket sudah sesuai dengan pendekatan kuantitatif karena:
- Angket memungkinkan pengumpulan data dari sampel yang besar dan dapat diukur secara numerik.
- Skala Likert memungkinkan pengukuran variabel dengan tingkat keakuratan yang memadai.

2. Kelebihan dan Kelemahan Menggunakan Angket
Kelebihan:
- Dapat menjangkau sampel yang besar dan geografis yang luas.
- Biaya relatif rendah dan efisien waktu.
- Responden dapat menjawab secara anonim.

Kelemahan:
- Keterbatasan dalam memahami pertanyaan dan jawaban.
- Responden mungkin tidak menjawab dengan jujur atau sesuai dengan harapan.
- Tidak dapat memperoleh data yang mendalam.

3. Teknik Analisis Statistik
Untuk menjawab tujuan penelitian:
- Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja: Regresi Linear (sederhana atau berganda) dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel independen (gaya kepemimpinan) dan variabel dependen (motivasi kerja).
- Perbedaan motivasi kerja berdasarkan tingkat pendidikan: Analisis Varians (ANOVA) atau Uji-t dapat digunakan untuk membandingkan rata-rata motivasi kerja antar kelompok tingkat pendidikan.

4. Potensi Bias dan Masalah Validitas

Potensi Bias:
- Bias Responden: Responden mungkin tidak menjawab dengan jujur atau sesuai dengan harapan.
- Bias Pengukuran: Skala Likert mungkin tidak dapat mengukur variabel dengan akurat.

Cara Mengatasi:
- Validasi Instrumen: Uji validitas dan reliabilitas angket sebelum digunakan.
- Pemberian Instruksi yang Jelas: Pastikan responden memahami pertanyaan dan prosedur pengisian angket.
- Penggunaan Bahasa yang Netral: Hindari pertanyaan yang memicu bias atau mempengaruhi jawaban responden.
- Pengawasan Pengumpulan Data: Pastikan proses pengumpulan data dilakukan secara konsisten dan profesional.

Dengan demikian, peneliti dapat meningkatkan validitas dan reliabilitas hasil penelitian.

MPPE C2025 -> Diskusi

by Ar.Try Saputri -
Nama : AR. TRY SAPUTRI
NPM : 2313031082

Mengapa Seorang Peneliti Harus Bisa Menentukan Teknik Pengumpulan Data yang Sesuai?
Seorang peneliti harus bisa menentukan teknik pengumpulan data yang sesuai karena:
1. Mendapatkan Data yang Akurat dan Relevan
2. Meningkatkan Validitas dan Reliabilitas
3. Menghemat Waktu dan Sumber Daya

Keterkaitan dengan Masalah Penelitian dan Tujuan
Teknik pengumpulan data harus sesuai dengan:
1. Masalah Penelitian: Menentukan jenis data yang dibutuhkan
2. Tujuan Penelitian: Menentukan tingkat keakuratan dan detail data yang dibutuhkan

Dengan demikian, peneliti dapat memilih teknik pengumpulan data yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan penelitian.