Posts made by Dela Novita

MPPE A2025 -> Diskusi

by Dela Novita -
Nama : Dela Novita
Npm: 2313031023

1. Pengertian Populasi
Menurut modul, populasi adalah seluruh elemen atau objek yang menjadi sasaran penelitian atau observasi

Populasi mencakup keseluruhan unit yang memiliki karakteristik tertentu dan relevan dengan masalah penelitian.
Contoh: Dalam penelitian tentang kemampuan pemecahan masalah ekonomi siswa SMAN 1 Liwa, populasinya adalah seluruh siswa SMAN 1 Liwa.

2. Pengertian Sampel
Sampel adalah sebagian dari populasi yang diambil untuk mewakili keseluruhan populasi. Melalui sampel, peneliti dapat menarik kesimpulan tentang karakteristik populasi tanpa meneliti seluruh anggotanya.
Contoh: Dari 270 siswa SMAN 1 Liwa, peneliti dapat mengambil 78 siswa sebagai sampel untuk mewakili populasi.

3. Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Menentukan Populasi dan Sampel Agar hasil penelitian valid dan dapat digeneralisasi, peneliti perlu memperhatikan beberapa hal penting berikut:

a. Teknik Sampling
Pemilihan teknik pengambilan sampel yang tepat sangat menentukan representativitas hasil penelitian.
a.Jika populasi bersifat homogen, gunakan simple random sampling.
b.Jika populasi heterogen, gunakan teknik seperti stratified sampling atau cluster sampling.
Contoh: Jika siswa dibagi berdasarkan jurusan (IPS, IPA, Bahasa), maka sebaiknya digunakan stratified random sampling agar tiap jurusan terwakili.

b. Derajat Keseragaman (Homogenitas) Populasi
1. Jika populasi homogen, jumlah sampel bisa lebih sedikit.
2. Jika populasi beragam, diperlukan jumlah sampel yang lebih besar agar hasilnya tetap akurat.

c. Presisi (Tingkat Ketelitian yang Diharapkan)
Semakin tinggi tingkat presisi yang diinginkan, semakin besar ukuran sampel yang perlu diambil.
Namun, hal ini juga harus mempertimbangkan biaya, waktu, dan tenaga yang tersedia.

d. Keterwakilan (Representatif)
Sampel harus benar-benar mewakili karakteristik populasi, sehingga kesimpulan dari sampel dapat digeneralisasi ke seluruh populasi.

e. Kejujuran dan Objektivitas
Peneliti harus jujur dan bebas dari intervensi pihak lain dalam menyajikan data. Manipulasi atau keberpihakan dalam pemilihan sampel akan menyebabkan hasil penelitian bias dan tidak valid
Nama : Dela Novita
NPm : 2323031023

Populasi dan Sampel

1. Populasi
Menurut Sugiyono, populasi adalah keseluruhan wilayah generalisasi yang mencakup objek atau subjek yang memiliki ciri dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dikaji dan diambil kesimpulannya. Populasi tidak hanya terbatas pada manusia, tetapi juga dapat berupa benda, makhluk hidup, atau fenomena alam lainnya yang relevan dengan penelitian. Dengan demikian, populasi bukan hanya sekadar jumlah individu yang ada, tetapi juga meliputi seluruh sifat dan karakteristik yang melekat pada objek atau subjek tersebut.
Secara sederhana, populasi merupakan keseluruhan unsur yang menjadi sasaran penelitian dengan tujuan memperoleh pemahaman atau gambaran umum dari fenomena yang diteliti.

2. Sampel
Sampel adalah bagian kecil dari populasi yang memiliki karakteristik serupa dan dipilih untuk dijadikan objek penelitian. Apabila jumlah populasi terlalu besar sehingga tidak memungkinkan untuk diteliti secara keseluruhan karena keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga, maka peneliti dapat menggunakan sebagian populasi sebagai sampel. Hasil penelitian yang diperoleh dari sampel tersebut kemudian digunakan untuk menggambarkan kondisi populasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, sampel yang diambil harus benar-benar mewakili populasi (representatif) agar hasil penelitian dapat digeneralisasikan dengan tepat.

Analisis Berdasarkan Artikel Pendukung

1. Populasi
Berdasarkan pandangan Malhotra (1996), populasi merupakan kumpulan keseluruhan elemen yang memiliki kesamaan karakteristik dan menjadi fokus perhatian peneliti. Populasi dapat terdiri atas individu, peristiwa, ataupun benda yang menjadi pusat kajian penelitian. Dengan demikian, populasi dapat diartikan sebagai keseluruhan kelompok yang dijadikan dasar dalam pengambilan kesimpulan penelitian.

2. Sampel
Sampel merupakan bagian dari populasi yang dipilih dengan tujuan untuk diteliti dan dijadikan dasar dalam menarik kesimpulan mengenai keseluruhan populasi. Namun, dalam praktik penelitian, sering kali muncul kesalahan dalam penentuan sampel, antara lain:

a.Tidak akurat dalam menentukan jumlah anggota populasi yang sebenarnya.
b. Menggunakan ukuran sampel yang terlalu kecil untuk mewakili setiap subkelompok sehingga hasil analisis statistik menjadi tidak valid.
c. Tidak menerapkan teknik stratified sampling saat dibutuhkan.
d. Mengubah prosedur pengambilan sampel tanpa dasar metodologis yang jelas.
e. Menggunakan rumus yang tidak sesuai untuk menentukan ukuran sampel.
f. Memilih anggota sampel yang tidak sejalan dengan tujuan penelitian.
g. Mengurangi jumlah sampel dari hasil perhitungan yang telah ditentukan.
h. Mengambil kelompok eksperimen dan kontrol dari populasi yang berbeda sehingga hasil penelitian menjadi biasa.

Kesalahan-kesalahan tersebut dapat menyebabkan hasil penelitian tidak akurat dan tidak dapat digeneralisasikan dengan baik terhadap populasi.