Raihan Padri Ramadhani
2313041007
Izin menjawab pak, perbedaan fokus kajian Sigmund Freud dan Carl Gustav Jung dalam psikologi sastra.
Freud menganggap bahwa alam bawah sadar sebagai bagian yang terdalam pikiran manusia, yang terdiri dari 3 komponen utama, yaitu id, ego, dan superego. Sementara Jung, mengembangkan konsep arketipe didalam teorinya tentang alam bawah sadar. Jung memandang alam bawah sadar sebagai lapisan yang lebih luas dan kompleks dibandingkan Freud. Hal ini tidak hanya mencakup aspek pribadi (alam bawah sadar pribadi), tetapi juga aspek yang lebih universal dan kolektif (alam bawah sadar kolektif). Jung menganggap bahwa motivasi manusia tidak hanya berdasarkan dari dorongan seksual dan agresif, tetapi dari keinginan untuk menggapai keseimbangan psikologis.
Dengan demikian, fokus kajian Freud dan Jung dalam psikologi sastra itu berbeda. Freud berfokus dalam struktur alam bawah sadar sebagai bagian yang terdalam pikiran manusia, sedangkan Jung berfokus pada konsep arketipe yang lebih luas dan kompleks. Freud menjelaskan teori libido dan teori naluri kematian, sedangkan Jung menjelaskan konsep arketipe dalam teorinya tentang alam bawah sadar.
2313041007
Izin menjawab pak, perbedaan fokus kajian Sigmund Freud dan Carl Gustav Jung dalam psikologi sastra.
Freud menganggap bahwa alam bawah sadar sebagai bagian yang terdalam pikiran manusia, yang terdiri dari 3 komponen utama, yaitu id, ego, dan superego. Sementara Jung, mengembangkan konsep arketipe didalam teorinya tentang alam bawah sadar. Jung memandang alam bawah sadar sebagai lapisan yang lebih luas dan kompleks dibandingkan Freud. Hal ini tidak hanya mencakup aspek pribadi (alam bawah sadar pribadi), tetapi juga aspek yang lebih universal dan kolektif (alam bawah sadar kolektif). Jung menganggap bahwa motivasi manusia tidak hanya berdasarkan dari dorongan seksual dan agresif, tetapi dari keinginan untuk menggapai keseimbangan psikologis.
Dengan demikian, fokus kajian Freud dan Jung dalam psikologi sastra itu berbeda. Freud berfokus dalam struktur alam bawah sadar sebagai bagian yang terdalam pikiran manusia, sedangkan Jung berfokus pada konsep arketipe yang lebih luas dan kompleks. Freud menjelaskan teori libido dan teori naluri kematian, sedangkan Jung menjelaskan konsep arketipe dalam teorinya tentang alam bawah sadar.