Kiriman dibuat oleh NURUL FADILAH

Nama: Nurul Fadilah
NPM: 2313053217

Video tersebut menyoroti perilaku siswa yang menunjukkan kurangnya nilai moral, seperti tidak membawa perlengkapan sekolah, melepas seragam di lingkungan sekolah, dan merokok karena terpengaruh teman. Ini menekankan pengaruh besar lingkungan dalam pembentukan nilai moral.

Penanaman nilai moral sejak dini sangat penting agar anak bisa membedakan perilaku baik dan buruk. Keluarga harus menjadi teladan utama, sementara sekolah juga berperan penting dalam memberikan pendidikan moral. Kurangnya pendidikan moral dari guru dan dukungan lingkungan menyebabkan penurunan sikap sopan santun di kalangan generasi muda.
Nama: Nurul Fadilah
NPM: 2313053217

Hardskill dan softskill memiliki perbedaan yang signifikan. Hardskill adalah keterampilan teknis yang dapat diukur dan biasanya diperoleh melalui pendidikan atau pelatihan formal, seperti kemampuan dalam menggunakan perangkat lunak atau analisis data. Kriteria untuk hardskill bersifat objektif dan dapat dinilai melalui ujian atau sertifikasi.

Di sisi lain, softskill mencakup keterampilan interpersonal dan karakter, seperti komunikasi, empati, dan kepemimpinan. Kriteria untuk softskill lebih subjektif dan sering dinilai melalui observasi dan interaksi di lingkungan sosial atau profesional.

Keduanya penting, hardskill diperlukan untuk memenuhi tuntutan teknis pekerjaan, sedangkan softskill berperan dalam interaksi dan kolaborasi di tempat kerja. Mengembangkan kedua jenis keterampilan ini secara bersamaan sangat penting untuk kesuksesan individu dalam karir.
Nama: Nurul Fadilah
NPM: 2313053217

Judul " Proses Pendidikan Nilai Moral di Lingkungan Keluarga Sebagai Upaya Mengatasi Kenakalan Remaja"

Jurnal ini membahas pentingnya pendidikan nilai moral dalam konteks keluarga dan masyarakat. Pendidikan moral tidak hanya sekadar mengajarkan apa yang benar dan salah, tetapi juga melibatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Keluarga dianggap sebagai unit terkecil dalam masyarakat dan menjadi lingkungan pertama bagi anak-anak. Di sinilah anak-anak mulai belajar tentang nilai-nilai moral melalui interaksi dengan orang tua dan anggota keluarga lainnya. Pendidikan yang diberikan dalam keluarga bersifat informal dan tidak terikat oleh waktu, sehingga memungkinkan orang tua untuk mendidik anak-anak mereka dengan cara yang lebih fleksibel dan personal.

Tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya, sering kali dipicu oleh arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang membawa dampak negatif. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menyadari peran mereka dalam mendidik anak-anak agar dapat menghadapi tantangan tersebut dengan baik.

Orang tua harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mendidik anak-anak mereka, termasuk memahami nilai-nilai moral yang perlu diajarkan dan cara menyampaikannya dengan efektif. Dengan demikian, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki karakter yang baik dan mampu berkontribusi positif kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, jurnal ini menyoroti pentingnya pendidikan nilai moral dalam keluarga sebagai fondasi untuk membentuk karakter anak-anak, serta tantangan yang harus dihadapi dalam konteks masyarakat modern.
Nama: Nurul Fadilah
NPM: 2313053217

Judul "Pendidikan Moral di Sekolah"
Jurnal ini menyoroti pentingnya pendidikan moral di sekolah, terutama di sekolah dasar Islam di Sleman. Penulis menggabungkan teori dan hasil penelitian untuk menunjukkan bahwa pendidikan moral harus menjadi fokus utama dalam pendidikan formal.

Pendidikan moral tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga guru dan masyarakat. Penulis menekankan bahwa fasilitas seperti ruang ibadah dan perpustakaan yang menyediakan buku-buku bermutu dapat mendukung pengembangan nilai-nilai moral siswa. Kegiatan luar kelas juga dirancang untuk mengajarkan tanggung jawab dan kerja sama.

Evaluasi pendidikan moral harus mencakup sikap dan perilaku siswa, bukan hanya aspek kognitif. Penulis menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik dalam menilai perkembangan moral siswa.

Secara keseluruhan, jurnal ini menekankan bahwa kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan nilai-nilai yang baik.
Nama: Nurul Fadilah
NPM: 2313053217

Pendidikan moral sangat penting untuk anak-anak sekolah dasar karena membantu mereka memahami perbuatan baik dan buruk, serta membuat keputusan yang tepat dan bertanggung jawab. Anak-anak yang memiliki pendidikan moral yang baik akan tumbuh menjadi individu yang memiliki karakter baik, seperti jujur, bertanggung jawab, dan empati.

Video tersebut menunjukkan bahwa menurunnya moral anak bisa disebabkan oleh dua hal utama: perundungan di sekolah dan kekerasan fisik dalam keluarga. Perundungan di sekolah membuat anak takut, stres, dan merasa terisolasi. Sedangkan kekerasan dalam keluarga, seperti tindakan kasar dari saudara, juga mempengaruhi moral anak.

Peran orang tua dan guru sangat penting dalam mengatasi masalah ini. Orang tua harus menjadi teladan yang baik karena anak cenderung meniru perilaku mereka. Guru juga harus menjadi figur panutan yang baik dan memberikan nasihat kepada siswa setiap hari tentang pentingnya berperilaku baik.

Pendidikan moral harus diterapkan sejak dini agar anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki perilaku yang baik dan peduli terhadap orang lain. Dengan pendidikan moral yang baik, anak-anak akan lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan dan berkontribusi positif di masyarakat.

Kesimpulannya, pendidikan moral adalah dasar yang penting untuk membentuk karakter dan perilaku anak sejak dini, baik di sekolah maupun di rumah.