Posts made by Fitri Gautari

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin mengenalkan diri, Pak.

Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi di atas, Pak.
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu memegang beberapa prinsip utama agar tidak kehilangan esensi pendidikannya.

1. Keaslian (Authenticity)
>>Pembelajaran sebaiknya berkaitan dengan pengalaman nyata siswa sehingga materi terasa dekat dengan kehidupan mereka.
2. Kebermaknaan
>>Siswa perlu memahami tujuan dari apa yang dipelajari, sehingga mereka tidak hanya belajar untuk menyelesaikan tugas, tetapi benar-benar memahami manfaatnya.
3. Keterkaitan
>>Antar konsep harus saling terhubung secara jelas. Integrasi bukan sekadar menggabungkan materi, tetapi menunjukkan hubungan yang logis dan saling mendukung.
4. Kemandirian
>>Pembelajaran perlu memberi ruang bagi siswa untuk bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri.
5. Inkuiri
>>Guru perlu mendorong siswa untuk aktif mencari tahu, bertanya, dan menemukan jawaban sendiri, bukan hanya menerima informasi secara pasif.

Demikian, Pak.
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin mengenalkan diri, Pak.

Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi di atas, Pak.

1. Menurut saya, mata kuliah kajian pembelajaran tematik masih sangat penting bagi mahasiswa PGSD karena membantu memahami cara mengintegrasikan beberapa mata pelajaran dalam satu tema agar pembelajaran lebih bermakna bagi siswa SD. Anak sekolah dasar cenderung melihat sesuatu secara utuh, sehingga pendekatan tematik memudahkan guru menyajikan materi secara kontekstual. Meskipun saat ini menggunakan Kurikulum Merdeka, prinsip tematik tetap terlihat, terutama di kelas rendah dan dalam pembelajaran berbasis proyek.

2. Pembelajaran terpadu menurut saya masih sangat relevan dengan kurikulum saat ini. Walaupun mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka terlihat lebih terpisah, guru tetap dapat mengaitkan materi antar mata pelajaran melalui strategi pembelajaran. Selain itu, adanya P5 menunjukkan bahwa integrasi berbagai disiplin ilmu masih menjadi bagian penting dalam pendidikan. Pendekatan terpadu juga sesuai dengan karakteristik siswa SD yang belajar secara menyeluruh dan kontekstual.

Demikian, Pak.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Assalamu'alaikum wr.wb
Izin mengenalkan diri Pak,

Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Kelas : 6B

izin menjawab diskusi di atas Pak,

1. Kesiapan SDM
>>>Kalau melihat kondisi sekarang, kesiapan guru belum sepenuhnya merata. Melalui Kurikulum Merdeka, guru memang mulai diarahkan untuk lebih fleksibel dan kreatif. Namun, karena selama ini terbiasa mengajar berdasarkan mata pelajaran masing-masing, tidak semua guru langsung siap mengajar lintas disiplin. Masih dibutuhkan pelatihan dan kebiasaan kolaborasi antar guru agar pendekatan terpadu bisa berjalan maksimal.

2. Efektivitas Ujian
>>>Saat ini sistem penilaian sudah berubah melalui Asesmen Nasional. Penilaian tidak lagi berfokus pada kesamaan materi di setiap sekolah, tetapi pada kemampuan dasar seperti literasi dan numerasi. Jadi walaupun tema pembelajaran berbeda, kompetensi yang diukur tetap sama. Dengan cara ini, perbedaan tema tidak menjadi masalah dalam asesmen standar.

3. Implementasi di Indonesia
>>>Dalam praktiknya, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sudah cukup mencerminkan prinsip kurikulum terpadu. Melalui proyek, siswa belajar dari berbagai sudut pandang mata pelajaran dalam satu tema yang sama. Namun, di beberapa sekolah pelaksanaannya masih belum optimal, karena ada yang menjalankannya sekadar memenuhi program, belum sepenuhnya terintegrasi dengan pembelajaran di kelas.

Demikian Pak,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Assalamu'alaikum wr.wb

izin memperkenalkan diri Pak,
Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Keas : 6B

Izin menjawab diskusi Pak,
Pembelajaran kelas rangkap memiliki karakteristik penggabungan dua atau lebih tingkat kelas dalam satu waktu pembelajaran dengan satu pendidik. Pembelajaran ini umumnya terjadi karena keterbatasan jumlah pendidik, jumlah peserta didik yang sedikit, atau kondisi sekolah di daerah tertentu. Situasi tersebut membuat pendidik perlu mengatur proses belajar secara bersamaan agar tujuan pembelajaran tiap kelas tetap tercapai.
Selain itu, kelas rangkap juga menuntut peserta didik untuk lebih mandiri dalam belajar, misalnya melalui kegiatan belajar mandiri dan tutor sebaya. Dengan dukungan pengaturan tempat duduk yang fleksibel, peserta didik dapat dikelompokkan sesuai tingkat kelas atau aktivitas belajar yang sedang dilakukan. Karakteristik lain yang tidak kalah penting adalah pengelolaan waktu. Pendidik perlu membagi waktu secara seimbang agar setiap kelompok kelas tetap memperoleh perhatian yang cukup sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif.

Wassalamualaikum wr.wb