Posts made by Intania Alda

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
izin memperkenalkan diri

Nama : Intania Alda
NPM : 2313053040

Izin menjawab bapak

1. Menurut saya, mata kuliah kajian pembelajaran tematik itu penting, terutama untuk calon guru sekolah dasar. Di SD, anak-anak masih melihat sesuatu secara utuh, bukan terpisah-pisah seperti orang dewasa. Karena itu, pembelajaran yang menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema terasa lebih cocok dengan cara berpikir mereka. Mata kuliah ini membantu mahasiswa memahami cara menyusun pembelajaran yang saling terhubung, bukan berdiri sendiri-sendiri. Kalau melihat kondisi di sekolah dasar saat ini, penerapannya memang tidak selalu mudah. Ada guru yang sudah bisa mengaitkan materi antar pelajaran dengan baik, tetapi ada juga yang masih mengajar per mata pelajaran secara terpisah. Tantangannya biasanya ada pada perencanaan, waktu, dan kesiapan guru. Namun, jika dirancang dengan baik, pembelajaran tematik bisa membuat suasana kelas lebih aktif dan tidak membosankan.

2. Menurut saya, pembelajaran terpadu masih relevan dengan kurikulum saat ini, termasuk dalam Kurikulum Merdeka. Walaupun struktur mata pelajarannya tetap ada, pendekatan yang mendorong proyek, kolaborasi, dan pemecahan masalah tetap sejalan dengan konsep pembelajaran terpadu. Apalagi sekarang pembelajaran tidak hanya menekankan hafalan, tetapi juga pemahaman dan keterampilan berpikir. Jadi, pembelajaran terpadu masih sangat sesuai, asalkan guru mampu menyesuaikannya dengan kebutuhan siswa dan kondisi sekolah.

sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
izin memperkenalkan diri

Nama : Intania Alda
NPM : 2313053040

Izin menjawab pak

1. Kesiapan SDM
menurut saya, belum semua guru benar-benar siap mengajar secara lintas mata pelajaran. Ada guru yang sudah terbuka dan mau belajar hal baru, tetapi ada juga yang masih terbiasa mengajar sesuai bidangnya saja. Mengajar terpadu butuh kerja sama, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar. Jadi, kesiapan ini masih perlu ditingkatkan lewat pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.

2. Efektivitas Ujian
Jika setiap sekolah memakai tema yang berbeda, tentu penilaiannya tidak bisa hanya melihat isi materinya saja. Ujian atau asesmen bisa difokuskan pada kemampuan dasarnya, seperti berpikir kritis, memahami bacaan, memecahkan masalah, dan bekerja sama. Jadi yang diukur bukan temanya, tetapi keterampilan yang dikembangkan dari proses belajar tersebut.

3. Implementasi di Indonesia (Kurikulum Merdeka dan P5)
Dalam Kurikulum Merdeka sudah mulai mengarah ke pembelajaran terpadu, terutama lewat kegiatan P5. Melalui proyek ini, peserta didik belajar dari berbagai sudut pandang dalam satu tema, misalnya tentang lingkungan atau kewirausahaan. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga melakukan kegiatan nyata. Walaupun begitu, pelaksanaannya di tiap sekolah masih berbeda-beda, tergantung kesiapan guru dan dukungan sekolah masing-masing.

sekian terimakasih bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
izin memperkenalkan diri

Nama : Intania Alda
NPM : 2313053040
Kelas : 6B

izin menjawab bapak

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu mengikuti beberapa prinsip supaya tujuan belajarnya tetap tercapai dengan baik yaitu:

1. Keaslian (Authenticity): Materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Jadi, apa yang mereka pelajari tidak hanya teori, tetapi benar-benar bisa dirasakan dan ditemui dalam pengalaman nyata.

2. Kebermaknaan: peserta didik perlu tahu alasan mengapa mereka mempelajari suatu topik. Jika mereka paham manfaatnya, biasanya mereka akan lebih tertarik dan semangat dalam belajar.

3. Keterkaitan: Setiap konsepnya harus saling berhubungan atau berkaitan. Materi tidak boleh berdiri sendiri-sendiri, tetapi harus terlihat jelas kaitannya agar peserta didik lebih mudah memahami secara menyeluruh.

4. Kemandirian: Pembelajaran sebaiknya memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar secara mandiri. Mereka didorong untuk berpikir, mencoba, dan menemukan jawabannya sendiri.

5. Inkuiri: peserta didik tidak hanya menerima penjelasan dari guru, tetapi diajak untuk mencari tahu. Mereka bisa bertanya, mengamati, dan menyimpulkan sendiri sehingga proses belajarnya lebih aktif dan bermakna.

sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamualikum warahmatullahi wabarakatuh,

Izin memperkenalkan diri:
Nama : Intania Alda
NPM 2313053040

Izin menjawab diskusi tersebut bapak

Jawaban:
Pembelajaran kelas rangkap yaitu cara mengajar di mana satu guru menangani dua atau lebih tingkat kelas dalam waktu yang sama. Artinya, dalam satu ruang belajar terdapat siswa dari jenjang berbeda (misalnya kelas 1 dan kelas 2) yang belajar secara bersamaan, tetapi dengan materi sesuai tingkat masing-masing. Model ini umumnya diterapkan di sekolah yang jumlah siswanya sedikit atau memiliki keterbatasan tenaga pendidik. Sistem ini bukan sekadar menggabungkan siswa dari kelas berbeda, melainkan membutuhkan pengaturan strategi khusus agar semua siswa tetap mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan tingkat perkembangannya. Karakteristik pembelajaran kelas rangkap menunjukkan adanya penggabungan beberapa tingkat kelas dalam satu waktu dengan pengelolaan yang terencana. Ciri utamanya terletak pada pembagian waktu secara bergilir, peran aktif guru dalam mengatur kegiatan, serta tuntutan kemandirian siswa agar proses belajar tetap berjalan efektif.

Sekian Saya ucapkan terimakasih banyak Bapak
Wassalamualikum warahmatullahi wabarakatuh.