Kiriman dibuat oleh Gusyahab Masturin

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Gusyahab Masturin -
Nama : Gusyahab Masturin
NPM : 2311011083

Makna Pancasila dari para pendiri bangsa
  1. kebangsaan
  2. internasionalisme
  3. mufakat
  4. kesejahteraan
  5. ketuhanan

Rapat bpupki 29 mei 1945 membahas tentang gagasan dasar negara yang merdeka, gagasan berubah ketika 1 juni 1945 Soekarno mengungkapkan gagasan beliau , ia mengambil gagasan dari berbagai dasar negara lain .tapi menurut soekarno cukup hanya dengan lima dasar.
kelima prinsip, yaitu:
  1. prinsip kebangsaan, adalah satu dalam keluargaan yang berasal dari berbagai suku bangsa yang beragam di indonesia.
  2. Internasionalisme, yaitu kecintaan terhadap bangsa masing- masing dan kecintaan terhadap perdamaian dunia.
  3. Mufakat , yaitu tradisi bagi bangsa Indonesia bagi setiap bangsa harus mengungkapkan dan menghargai pendapat setiap warganya.
  4. Keadilan sejahtera , kemerdekaan tanpa kesejahteraan hanya nihil.
  5. ketuhanan, setiap warga indonesia selalu mengamalkan ajaran agama&menyembah tuhan dan saling toleransi antar umat beragama.

Lima prinsip pancasila dapat disingkat menjadi TRISILA
SOSIO-NASIONALISME, SOSIO-EKONOMI, KETUHANAN menjadi satu kesatuan yaitu gotong royong.

Cara membuat pancasila menjadi relevan bagi para generasi pemuda bangsa, yaitu dengan cara membebaskan menafsir, memperdebatkan, mendialogkan dengan cara mereka sendiri-sendiri.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Gusyahab Masturin -
Nama : Gusyahab Masturin
NPM : 2311011083

"Pendidikan Pancasila, Eksistensinya bagi Mahasiswa" jurnal tersebut menjelaskan pentingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila bagi mahasiswa sebagai bagian dari pendidikan tinggi di Indonesia. Pancasila adalah dasar negara Indonesia dan memuat prinsip-prinsip dasar yang menjadi landasan bagi pembentukan dan pengelolaan negara.
Adapun tujuan pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah agar mahasiswa:
1. Dapat memahami dan mampu melaksanakan jika Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia.
2. Menguasai pengetahuan tentang beragam masalah dasar berkehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang hendak diatasi dengan penerapan pemikiran yang berlandasan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
3. Memupuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai dan norma Pancasila, se- hingga mampu menanggapi perubahan yang terjadi dalam rangka keterpaduan Iptek dan pembangunan.
4. Membantu mahasiswa dalam proses belajar, proses berpikir, memecahkan masalah dan mengambil keputusan dengan menerapkan strategi heuristik terhadap nilai-nilai Pancasila.
Tujuan mempelajari Pancasila adalah mengetahui Pancasila yang benar, yakni yang dapat dipertangung jawabkan baik secara yuridis. Secara yuridis-konstitusional karena Pancasila adalah dasar negara yang dipergunakan sebagai dasar pengatur/menyelenggarakan pemerintahan negara. Secara objektif ilmiah karena Pancasila adalah suatu paham filsafat, yang uraiannya harus logis dan dapat diterima oleh akal sehat.
Makna Sila-Sila Pancasila
a. Arti dan Makna Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Manusia sebagai makhluk yang ada di dunia ini seperti halnya makhluk lain diciptakan oleh penciptanya. Pencipta itu adalah kuasa prima yang mempunyai hubungan dengan yang diciptakannya. Manusia sebagai makhluk yang diciptakan wajib melaksanakan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya.
b. Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab 1) Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan.
c. Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia Pokok-pokok pikiran yang perlu dipahami antara lain: Nasionalisme, cinta bangsa dan tanah air, menggalang persatuan dan kesatuan bangsa, menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan maupun warna kulit dan keturunan, menumbuhkan rasa senasib sepenanggungan. Makna persatuan hakekatnya adalah satu, yang artinya bulat, tidak terpecah. Jika persatuan Indonesia dikaitkan dengan pengertian modern sekarang ini, maka disebut nasionalisme. Oleh karena rasa satu yang sedemikian kuatnya, maka timbulah rasa cinta bangsa dan tanah air. 1) Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
d. Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Pada hakikatnya sila ini adalah demokrasi. Perbedaan secara umum demokrasi di barat dan di Indonesia yaitu terletak pada permusya- waratan. Permusyawaratan artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat, baru sesudah itu diadakan tindakan bersama. Kebijaksaan ini merupakan suatu prinsip bahwa yang diputuskan itu memang bermanfaat bagi kepentingan rakyat banyak. Dalam melaksanakan keputusan dibutuhkan kejujuran bersama. 1) Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat
e. Arti dan Makna Sila Keadila Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia 1) Bersikap adil terhadap sesama. 2) Menghormati hak-hak orang lain. 3) Menolong sesama. 4) Menghargai orang lain. 5) Melakukan pekerjaan yang berguna bagi kepentingan umum dan bersama. Keadilan berarti adanya persamaan dan saling menghargai karya orang lain. Jadi seseorang bertindak adil apabila dia memberikan sesuatu kepada orang lain sesuai dengan haknya.
Eksistensi pendidikan Pancasila dalam kurikulum perguruan tinggi di Indonesia sangat penting untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Melalui pendidikan ini, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat dan berperan aktif dalam pembangunan Indonesia yang lebih baik. Selain itu, pendidikan Pancasila juga membantu mencegah radikalisasi dan ekstremisme dengan mempromosikan nilai-nilai toleransi dan perdamaian dalam masyarakat.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Gusyahab Masturin -
Nama : Gusyahab Masturin
NPM: 2311011083
1. Bagaimanakah menurut pendapatmu sebagai mahasiswa mengenai terjadinya bom bali di tahun 2002 yang merenggut banyak korban jiwa dan luka-luka? Sesuaikah dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita? Berikan solusimu!
Jawab:
Terjadinya bom Bali di tahun 2002 yang merenggut banyak korban jiwa dan luka-luka adalah sebuah tragedi yang sangat menyedihkan dan sangat tidak sesuai dengan nilai agama dan nilai luhur bangsa kita. Sebagai mahasiswa, saya memiliki beberapa pandangan terkait peristiwa ini:
1.Tindakan Terorisme Bertentangan dengan Agama, Merusak Hubungan Antarumat Beragama, Merusak Reputasi Bangsa.
Solusi yang dapat kita ambil ialah :
1.Pendidikan dan Kesadaran agar tidak terjadi peristiwa tersebut kedepannya
2.Kerja Sama Internasional
3.Penegakan Hukum


2. Nilai Pancasila apakah yang di langgar oleh para pelaku dan apa sanksi yang pantas diberikan? Berikan penjelasanmu secara lengkap dan mendalam!
Jawab:
Nilai Keadilan (Sila ke-4): Tindakan terorisme tidak adil, karena merugikan banyak orang yang tidak bersalah. Itu bertentangan dengan Sila ke-4 yang menekankan keadilan sosial.
Nilai Ketuhanan yang Maha Esa (Sila ke-1): Terorisme seringkali dilakukan dalam nama ideologi atau keyakinan tertentu, yang bisa berarti pengabaian terhadap prinsip kesatuan Tuhan dalam Pancasila.
Nilai Persatuan (Sila ke-5): Terorisme memecah belah masyarakat dan bertentangan dengan nilai persatuan dalam Pancasila.
Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (Sila ke-2): Tindakan terorisme adalah tindakan kejam yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan beradab.

Sanksi yang pantas diberikan kepada para pelaku terorisme adalah sanksi hukum yang tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Mereka harus diadili dan menerima hukuman yang setimpal atas tindakan mereka, sambil juga mencoba rehabilitasi dan deradikalisasi untuk mencegah pengulangan tindakan serupa di masa depan. Selain itu, pemerintah dan masyarakat harus terus bekerja sama dalam upaya pencegahan terorisme dan peningkatan pemahaman nilai-nilai Pancasila untuk menghindari terjadinya peristiwa serupa.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Soal-1

oleh Gusyahab Masturin -
Nama : Gusyahab Masturin
NPM : 2311011083

1.Cobalah anda menelusuri proses terjadinya peristiwa G30S PKI tersebut dan dimana letak penyimpangan peristiwa tersebut dengan nilai-nilai Pancasila dan hikmah apa yang bisa kita ambil dari peristiwa tersebut !
Jawab:
Peristiwa G30S PKI ialah salah satu peristiwa tragis di indonesia. Peristiwa ini melibatkan sejumlah anggota militer yang bergabung dengan PKI yang ingin mencoba mengambil alih kekuasaan Indonesia dengan mengkudeta pemerintahan yang berada pada kepemimpinan Ir.Soekarno dengan cara:
Kekerasan dan Pembunuhan Massal: Peristiwa G30S PKI melibatkan tindakan kekerasan, termasuk pembunuhan massal terhadap sejumlah jenderal dan anggota militer. Hal ini bertentangan dengan nilai Pancasila yang menekankan keadilan, kemanusiaan, dan persatuan.
Upaya Pengambilalihan Kekuasaan Secara Paksa: Peristiwa ini mencoba untuk mengambil alih kekuasaan secara paksa tanpa melalui jalur demokratis. Ini melanggar nilai Pancasila yang menganut prinsip demokrasi sebagai cara untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan.
hikmah dari peristiwa tersebut adalah:
Pentingnya Menjaga Keamanan dan Kestabilan: Peristiwa ini mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga keamanan dan stabilitas politik dalam negara.
Demokrasi dan Keharmonisan: Hikmahnya adalah memahami pentingnya demokrasi, kesejahteraan, dan keharmonisan dalam masyarakat Indonesia.

2. Bagaimakah cara-cara pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat dalam kehidupan masyarakat di sekitar Anda atau dalam organisasi yang ada di sekitar Anda? Apa bentuk kearifan yang timbul ketika musyawarah itu berlangsung?
Jawab:
pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat adalah prinsip penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam masyarakat dan organisasi. beberapa cara yang umum digunakan dalam musyawarah untuk mufakat melibatkan:
1. Diskusi Terbuka: Semua pihak yang terlibat dalam musyawarah memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan pendapat mereka secara terbuka.
2. Konsensus: Upaya dilakukan untuk mencapai konsensus atau mufakat dari semua pihak yang terlibat dalam musyawarah.
3. Rasa Tanggung Jawab Bersama: Semua pihak merasa memiliki tanggung jawab bersama dalam proses pengambilan keputusan.
Kendala yang mungkin timbul dalam musyawarah adalah:
Kesulitan Mencapai Konsensus: Terkadang sulit untuk mencapai konsensus, dan ini dapat memperlambat proses pengambilan keputusan.
Dominasi Suara Mayoritas: Ada risiko bahwa suara mayoritas dapat mengalahkan pandangan minoritas, yang dapat mengurangi keadilan dalam pengambilan keputusan.

3. Hasil Survei menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang Pancasila merosot secara tajam, yaitu 48,4% responden berusia 17 sampai 29 tahun tidak mampu menyebutkan silai-sila Pancasila secara benar dan lengkap. 42,7% salah menyebut silai-sila Pancasila, lebih parah lagi, 60% responden berusia 46 tahun ke atas salah menyebutkan sila-sila Pancasila. Jelaskan faktor penyebab rendahnya pemahaman dan pengamalan tentang nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia dewasa ini!
Jawab:
1. Kurangnya Pendidikan dan Informasi: Pendidikan yang kurang memadai mengenai Pancasila dan kurangnya penyuluhan tentang nilai-nilai Pancasila.
2. Pengaruh Media dan Globalisasi: Pengaruh media massa yang kurang mendukung dan pengaruh globalisasi yang dapat menggeser perhatian dari nilai-nilai tradisional.
3. Perubahan Sosial: Perubahan sosial yang cepat dan urbanisasi dapat mengurangi rasa identitas budaya dan nilai-nilai tradisional.
4. Krisis Kepemimpinan: Ketidakstabilan politik dan kurangnya pemimpin yang konsisten dalam mempromosikan nilai-nilai Pancasila.
Peningkatan pemahaman dan pengamalan Pancasila memerlukan upaya bersama dari pendidikan, media, dan pemerintah untuk mempromosikan nilai-nilai ini secara aktif dalam masyarakat.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Gusyahab Masturin -
Nama : Gusyahab Masturin
NPM : 2311011083

Ir.Soekarno dalam pidato tersebut mengungkapkan bahwa negara Indonesia yang telah merdeka pada 17 agustus 1945 dan memasukan Pancasila kedalam pembukaan Undang Undang Dasar . Panca yang berarti lima dan sila yang memiliki arti prinsip yang menuntun agar kami hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kelima sila itu adalah:
1. Percaya Kepada Tuhan YME
2. Nasionalisme
3. Kemanusiaan
4. Demokrasi
5. Keadilan Sosial