Posts made by Fadhil Akbar

MKU PKN PSTI -> FORUM ANALISIS JURNAL

by Fadhil Akbar -
Nama : Fadhil Akbar
NPM : 2315061037

Pendidikan Kewarganegaraan memegang peran sentral dalam membentuk karakter warga negara Indonesia yang berkualitas. Melalui pemahaman hak dan kewajiban dalam kehidupan bersama, pendidikan ini tidak hanya menciptakan individu yang kritis, aktif, dan demokratis, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk berperan dalam panggung masyarakat global di era modern. Sebagai wadah pertemuan nilai dari berbagai sumber, Pendidikan Kewarganegaraan merangkai sintesis kreatif yang mendukung Indonesia sebagai negara demokrasi baru, dengan landasan kuat pada Pancasila.

Dalam konteks demokrasi, pendidikan ini sejalan dengan penguatan wawasan kebangsaan berbasis empat konsensus dasar nasional Indonesia: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Harapannya, pendidikan kewarganegaraan yang bersifat humanis-partisipatoris dapat berfungsi sebagai laboratorium untuk menyebarkan prinsip demokrasi yang terintegrasi dengan nilai-nilai keindonesiaan, terutama yang bersumber dari Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa. Dengan demikian, pendidikan ini berperan krusial dalam membentuk karakter nasional Indonesia yang kokoh dan responsif terhadap dinamika global.

MKU PKN PSTI -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

by Fadhil Akbar -
Nama : Fadhil Akbar
NPM : 2315061037
Kelas : PSTI A

Arti dari Pendidikan Kewarganegaraan adalah suatu pelajaran yang mendidik siswa atau mahasiswa dalam berfikir kritis, analitis, demokratis dan berani dalam membela negara.
Landasan ideal dan landasan hukum pendidikan kewarganegaraan di antaranya, Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Batang tubuh UUD 1945, UU nomor 20 tahun 1982, UU nomor 20 tahun 2003, SK Dirjen DIKTI nomor 43 tahun 2006.
Substansi PKN sudah dimulai sejak sebelum kemerdekaan, yang sangat diperlukan masyarakat Indonesia pada saat itu untuk memelihara, mempertahankan, dan menjaga eksistensi bangsa dan negara.
PKN perlu mendorong warga negara untuk menjadikan pengaruh positif pada perkembangan IPTEK untuk membangun negara-bangsa

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal-2

by Fadhil Akbar -
Nama : Fadhil Akbar
NPM : 2315061037

A. Peran Pancasila sebagai paradigma Ilmu adalah sebagai berikut.
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa: Sila ini dapat mendorong pengembangan ilmu yang mempertimbangkan nilai-nilai keagamaan, etika, dan moralitas yang tinggi.

2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Sila ini dapat mendorong penelitian yang berfokus pada pengembangan teknologi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta penanganan isu-isu sosial dan keadilan.

3. Sila Persatuan Indonesia: Sila ini dapat mendorong kerjasama dan kolaborasi antara ilmuwan dalam mengatasi tantangan global, memperkuat jaringan riset, dan mempromosikan pertukaran pengetahuan antarbangsa.

4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Sila ini dapat mendorong pengembangan kebijakan ilmiah yang melibatkan masyarakat, serta memperkuat keterlibatan publik dalam proses penelitian dan pengembangan ilmu.

5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Sila ini dapat mendorong pengembangan ilmu yang berfokus pada solusi inovatif untuk mengatasi kesenjangan sosial, kemiskinan, dan masalah lingkungan.

Dalam persaingan global saat ini, pengapliksian Pancasila dapat dilakukan dengan mengembangkan solusi inovatif yang berfokus pada pemerataan, keadilan, dan keberlanjutan.

B. Harapannya adalah sebagai berikut
1. Pemimpin: Harapannya adalah pemimpin harus berkomitmen untuk melayani dan mengutamakan kepentingan rakyat serta memimpin dengan adil dan berkeadilan. Pemimpin yang Pancasilais harus mampu mempersatukan masyarakat, memelihara keragaman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.

2. Model Warganegara: Harapannya adalah Warganegara Pancasilais harus aktif dalam partisipasi politik, memiliki tanggung jawab sosial, serta menjaga kebersamaan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

3. Model Ilmuwan: Harapannya adalah Ilmuwan Pancasilais harus mampu menghasilkan penelitian yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta berkontribusi dalam menciptakan solusi untuk masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan. Mereka juga diharapkan mampu berkolaborasi dengan ilmuwan lainnya, baik di dalam negeri maupun internasional, serta berbagi pengetahuan dengan masyarakat secara transparan.