Kiriman dibuat oleh Gerald Ilyas Manuel Gultom

Nama : Gerald Ilyas Manuel Gultom
NPM : 2315061101
Kelas : TI A

Pancasila adalah dasar dan ideologi bangsa Indonesia yang digunakan dalam kehidupan bangsa sehari-hari. Filsafat adalah berpikir secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran. Saat kita melihat Pancasila dari Filsafat pendidikan maka Pancasila merupakan pandangan hidup yang dijiwai, didasari dan mencerminkan identitas Pancasila.

Pendidikan karakter memang seharusnya didasarkan pada nilai-nilai yang terkandung pada dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Agar tercipta penerus bangsa yang benar-benar mencerminkan nilai-nilai dari Pancasila seperti pemenuhan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik serta beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya telah mencakup filsafat pendidikan Pancasila yang mempunyai ciri, yaitu integral, etis, dan reigius.
Nama : Gerald Ilyas Manuel Gultom
Npm : 2315061101
Kelas : TI A

Setelah membaca jurnal ini saya dapat menyimpulkan bahwa filsafat sangatlah penting dalam kehidupan manusia dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari dan juga permasalahan kebangsaan yang disebabkan oleh melemahnya pemahaman Pancasila. Untuk menyelesaikan masalah ini kita dapat melakukan pembelajaran yang difokuskan kepada Pancasila agar kita dapat benar-benar memahami nilai dari Pancasila dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari.
Nama : Gerald Ilyas Manuel Gultom
Npm : 2315061101
Kelas : TI A

Video ini menjelaskan tentang apa itu filsafat. Jika disimpulkan Filsafat adalah kajian masalah mendasar dan umum tentang persoalan seperti eksistensi, pengetahuan, nilai, akal, pikiran, dan bahasa. Dan menjelaskan Pancasila sebagai sistem filsafat Indonesia yang digunakan dan menjadi poin penting dalam berkembangnya Indonesia sebagai negara.

Filsafat dibagi menjadi berbagai bidang meliputi bidang atau aspek penyelidikan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
Dalam konteks Pancasila, ontologi muncul dalam pemahaman tentang hakikat bangsa Indonesia dan eksistensi sebagai negara merdeka.
Epistemologi adalah cabang filsafat yang membahas hakikat atau teori pengetahuan. Hal ini berkaitan dengan landasan dan batasan pengetahuan, dan bagaimana pengetahuan diperoleh, dibenarkan, dan dievaluasi.
Aksiologi adalah cabang filsafat yang mempelajari kajian nilai-nilai dan prinsip-prinsip kehidupan dari sudut pandang filsafat. Hal ini berkaitan dengan sifat dan klasifikasi nilai, dan hal-hal apa saja yang memiliki nilai.
Nama: Gerald Ilyas Manuel Gultom
Npm : 2315061101
Kelas : TI A

1.) Menurut pendapat saya, penolakan itu tidak manusiawi karena semua orang sudah seharusnya diperlakukan dengan sama atau adil. Korelasinya dengan Pancasila adalah dengan sila kedua yaitu: "Kemanusiaan yang adil dan beradab". Yang mengharuskan kita untuk bersikap adil kepada setiap orang.

2.) Saran saya adalah untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada setiap orang agar semua orang bisa sadar bahwa semua orang harus diberlakukan dengan seadil-adilnya.

3.) Penolakan itu tetap termasuk dalam pelanggaran sila ke-2 karena meski jenazah itu sudah tidak bernyawa dia tetaplah warga Indonesia yang harus selalu diberlakukan dengan adil dan dengan beradab.
Nama : Gerald Ilyas Manuel Gultom
NPM : 2315061101
Kelas : TI A

Jika kita melihat ke belakang pada zaman awal awal pendirian bangsa Indonesia kita dapat melihat bahwa para pendahulu kita adalah orang-orang yang bijak sehingga mereka dapat memformulasikan Pancasila yang kita gunakan sebagai dasar negara kita sampai hari ini. Hal yang hebat dari Pancasila adalah kemampuannya untuk menjaga kesatuan bangsa Indonesia yang penuh dengan perbedaan hal ini membuktikan bahwa Pancasila adalah ideologi yang universal dan komperhensif. Pancasila juga memiliki nilai-nilai keseimbangan hukum, yaitu nilai Ketuhanan, nilai kemanusiaan, dan nilai kemasyarakatan.