Posts made by Elsa Estevania Natali

Nama : Elsa Estevania Natali 

NPM : 2311011089

1. Bagaimana ciri-ciri utama pendekatan Klasik ?

Jawab: Pendekatan klasik menekankan efisiensi dan keteraturan dalam organisasi. Struktur organisasi dibuat jelas, sehingga setiap orang tahu tugas dan atasan masing-masing. Tugas dibagi secara spesifik agar pekerjaan cepat dan rapi. Ada aturan dan prosedur tertulis yang harus diikuti semua orang. Fokus utamanya adalah produktivitas dan hasil kerja, bukan perasaan karyawan.

2. Apa perbedaan dan persamaan antara karya Taylor,Fayol dan Weber ?

Jawab: Taylor fokus pada cara kerja individu agar efisien melalui metode ilmiah (scientific management). Fayol lebih menekankan manajemen dan administrasi, dengan prinsip seperti planning, organizing, commanding, coordinating, dan controlling. Weber menekankan birokrasi, yaitu struktur formal, aturan ketat, dan jabatan jelas. Persamaan ketiganya adalah ingin membuat organisasi efisien, teratur, dan dapat diprediksi.

3. Jelaskan ciri-ciri utama pendekatan Klasik terhadap perubahan organisasi !

Jawab: Pendekatan klasik melihat perubahan harus terencana dan terstruktur. Organisasi cenderung resisten terhadap perubahan spontan. Perubahan biasanya berfokus pada sistem, aturan, dan struktur, bukan pada aspek manusia atau perasaan karyawan.

4. Bagaimana perkembangan klasik dan perkembangan organisasi kerja?

Jawab: Pendekatan klasik muncul di masa industrialisasi untuk membuat organisasi lebih efisien. Awalnya pekerjaan bersifat manual dan tidak teratur, kemudian berkembang menjadi terstruktur, ada pembagian tugas, prosedur jelas, dan manajemen yang mengatur jalannya pekerjaan. Seiring waktu, organisasi belajar menyeimbangkan aturan dengan kebutuhan manusia dan produksi.

Nama: Elsa Estevania Natali
NPM: 2311011089

1. Mengapa organisasi melakukan perubahan?
Jawab
: Organisasi melakukan perubahan karena mereka hidup di dalam lingkungan yang selalu berubah, baik dari sisi internal maupun eksternal. Perubahan dalam berbagai aspek membuat organisasi harus beradaptasi agar tidak tertinggal, kehilangan daya saing, menjadi tidak relevan, bahkan gagal mencapai tujuannya. Karena itu, perubahan adalah syarat penting bagi organisasi untuk bertahan, berkembang, dan tetap kompetitif.

2. Definisikan efektivitas organisasi dan kaitannya dengan perubahan organisasi!
Jawab
: Efektivitas organisasi dapat diartikan sebagai kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara optimal. Organisasi yang efektif bukan hanya sekadar bisa menghasilkan output, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan tantangan lingkungannya.

Perubahan menjadi alat penting untuk meningkatkan efektivitas. Ketika kondisi eksternal berubah, organisasi yang tidak melakukan penyesuaian akan kehilangan efektivitasnya. Sebaliknya, organisasi yang berani berubah dan berinovasi akan lebih mampu mencapai tujuan secara efisien.

3. Bagaimana menghargai perbedaan antara perubahan individu, kelompok dan sistem?
Jawab
: Perubahan dalam organisasi bisa terjadi di tiga level yang berbeda:
  • Individu, yang menekankan pada sikap, motivasi, dan perilaku seseorang dalam merespons lingkungannya.
  • Kelompok, menyangkut norma, nilai, dan pola interaksi dalam tim.
  • Sistem, menyangkut perubahan besar secara menyeluruh dan melibatkan struktur organisasi, budaya, serta prosedur kerja.
Menghargai perbedaan ini berarti menyadari bahwa setiap level memerlukan pendekatan yang berbeda. Misalnya, individu bisa dibantu dengan pelatihan, kelompok bisa difasilitasi lewat kerja sama dan komunikasi, sedangkan sistem memerlukan kebijakan dan restrukturisasi.

4. Bagaimana menghargai sifat penolakan terhadap perubahan dan kaitannya dengan komitmen dan kesiapan terhadap perubahan?
Jawab:
Penolakan terhadap perubahan adalah sesuatu yang wajar, bahkan seringkali muncul secara otomatis ketika organisasi berusaha melakukan hal baru. Penolakan bisa terjadi karena karyawan merasa tidak nyaman, takut kehilangan posisi, tidak percaya pada pimpinan, atau tidak memahami alasan perubahan. Namun, penolakan ini tidak selalu negatif. Justru dengan memahami alasan di balik resistensi, organisasi bisa mencari solusi yang tepat. Jika karyawan dilibatkan, diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, dan diyakinkan akan manfaat dari perubahan, maka penolakan bisa berubah menjadi komitmen. Semakin organisasi menghargai resistensi, semakin besar peluang terciptanya komitmen bersama.

5. Bagaimana peran dan keterampilan agen perubahan ?
Jawab:
Agen perubahan adalah individu atau kelompok yang berperan penting dalam memimpin dan memfasilitasi proses perubahan dalam organisasi. Mereka berfungsi sebagai jembatan antara pimpinan dan karyawan, membantu mendiagnosis masalah, merancang strategi perubahan, dan mengatasi resistensi yang muncul. Peran agen perubahan tidak hanya sebatas mengarahkan, tetapi juga menjadi teladan dalam menjalani proses transformasi. Untuk itu, seorang agen perubahan harus memiliki keterampilan komunikasi yang efektif, kemampuan membangun motivasi dan kepercayaan, serta keahlian dalam negosiasi dan manajemen konflik. Mereka juga perlu memiliki analisis situasi yang tajam serta kreativitas dalam mencari solusi. Dengan kombinasi peran dan keterampilan ini, agen perubahan menjadi motor utama yang memastikan perubahan berjalan dengan semestinya.
Nama : Elsa Estevania Natali
NPM : 2311011089
Kelas : Manajemen Ganjil
Prodi : S1 Manajemen

Analisis Kasus

a. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang Anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?

Jawab : Artikel tersebut membahas tentang kondisi penegakan HAM di Indonesia sepanjang tahun 2019 yang dinilai buruk oleh berbagai lembaga. Tahun 2019 ini dapat dikatakan sebagai tahun yang kelam, karena banyak terjadi kasus pelanggaran HAM dan banyaknya serangan terhadap para pembela HAM. Komnas HAM menyoroti masih adanya pelanggaran HAM berat di masa lalu dan konflik sumber daya alam yang belum tertangani dengan baik. Pakar seperti Usman Hamid dan Asmin Fransiska juga menyampaikan pandangan mereka mengenai berbagai pelanggaran HAM yang terjadi. Namun, walaupun banyak tantangan yang mengganggu jalannya penegakan HAM di negara kita, Indonesia telah meratifikasi hampir seluruh perjanjian HAM Internasional dan berkomitmen untuk meratifikasi konvensi lainnya yang belum terwujud. Selain itu, kembalinya gerakan mahasiswa dan kekuatan komunitas lokal dalam memperjuangkan hak masyarakat menjadi harapan positif bagi penegakan HAM di Indonesia.

b. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa?

Jawab : Sistem demokrasi yang diterapkan di Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia seperti gotong-royong, musyawarah mufakat, kebhinekaan, ke-Tuhanan yang Maha Esa, dan prinsip kekeluargaan. Integrasi dari nilai-nilai ini berkontribusi untuk menciptakan sistem demokrasi yang tidak hanya berfungsi secara politik tetapi juga sosial masyarakat, mencerminkan identitas dan persatuan bangsa Indonesia. Menurut pendapat saya, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa memberikan dampak positif bagi pelaksanaan demokrasi itu sendiri. Hal ini memungkinkan terjadinya keseimbangan antara kebebasan individu dengan tanggung jawab moral dan sosial yang timbul dari keputusan yang dibuat, serta menjamin kebebasan berekspresi dan berpendapat dilakukan dengan memperhatikan nilai-nilai keagamaan dan moralitas.

c. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia?

Jawab : Pada praktiknya, sistem demokrasi di Indonesia masih sering disepelekan dan dikesampingkan oleh sebagian masyarakat. Pancasila mengedepankan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tetapi kenyataan yang terjadi masih banyak ketimpangan ekonomi dan sosial di masyarakat, serta pendidikan yang belum merata. Konstitusi Indonesia menjamin Hak Asasi Manusia, namun dalam pelaksanaannya masih perlu diperbaiki. Misalnya, kebebasan berekspresi dan ha katas keadilan yang masih sering dilanggar. Hal-hal semacam ini yang perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah, agar sistem demokrasi yang sudah ditetapkan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

d. Bagaimanakah sikap Anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?

Jawab : Menurut Saya, sebagai anggota parlemen yang berwenang dalam hal politik harus memiliki sikap bertanggung jawab atas tugasnya. Pemerintah perlu menegaskan kriteria dan kemampuan para anggota parlemen dalam proses rekrutmennya, sehingga terhindar dari oknum yang mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dzn berbeda dengan kepentingan masyarakat. Sikap proaktif dan kritis bagi masyarakat juga diperlukan, masyarakat harus menggunakan hak mereka dengan bijak untuk mengawasi dan menuntut transparansi serta akuntabilitas dari para wakil mereka. Partisipasi aktif dalam pemilu dn proses demokrasi lainnya juga sangat penting untuk memastikan wakil rakyat yang terpilih benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat.

e. Bagaimanakah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakat dari tradisi, maupun agama, tega menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?

Jawab : Menurut saya, pemimpin dengan kekuasaan kharismatik yang menggunakan loyalitas rakyat untuk tujuan yang tidak jelas seringkali menyimpang dari prinsip-prinsip hak asasi manusia. manipulasi emosi dan loyalitas untuk kepentingan tertentu dapat menyebabkan terjadinya kasus pelanggaran HAM, seperti penindasan terhadap kelompok tertentu atau pengabaian hak-hak dasar masyarakat sebagai warga negara. Konsep hak asasi manusia mencakup hak-hak dasar seperti kebebasan berekspresi, kebebasan berkumpul, hak atas kehidupan, dan kebebasan dari penindasan. Dalam era demokrasi dewasa saat ini, penting untuk memiliki mekanisme hukum yang kuat untuk melindungi individu dari ekploitasi dan memastikan bahwa hak asasi manusia dihormati dan ditegakkan dengan baik.
Nama : Elsa Estevania Natali
NPM : 2311011089
Kelas : Manajemen Ganjil
Prodi : S1 Manajemen

Analisis Video

Video tersebut membahas tentang Geopolitik Indonesia. Di mana Geopolitik merupakan ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dikaitkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Terdapat macam-macam teori Geopolitik, diantaranya:
- Teori Geopolitik Frederich Ratzel
- Teori Geopolitik Rudolf Kjellen
- Teori Geopolitik Karl Haushofer
- Teori Geopolitik Halford Mackinder
- Teori Geopolitik Alfred Thayer Mahan
- Teori Geopolitik Guilio Douhet, William Mitchel, Saversky, dan JFC Fuller

Teori Geopolitik pertama kali diperkenalkan oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Adapun konsep Geopolitik Indonesia, yang menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideology nasional dipergunakan sebagai pertimbangan dasar dalam menentukan poliyik nasional ketika dihadapkan kepada kondisi dan kedudukan wilayah geografis Indonesia. Prinsip Geopolitik Indonesia tidak mementingkan perihal wilayah, tetapi lebih kepada membangun kesatuan bangsa dalam satu wilayah tersebut.

Cara pandang bangsa Indonesia terhadap konsep wawasan nusantara sebagai Geopolitik Indonesia:
- Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai suatu kesatuan politik
- Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi
- Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya
- Perwujudan kepulauan Nusantar sebagai satu kesatuan pertahanan keamanan

Konsep NKRI dicantumkan dalam pasal 1 ayat 1 UUD Negara Republik Indonesia. Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia, kesatuan wilayah Indonesia mencakup kesatuan politik, kesatuan hukum, kesatuan sosial-budaha, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.