Nama : Stefanus Nicolas Manik
NPM: 2315011064
Jurnal yang berjudul "AGAMA MUSUH PANCASILA? STUDI SEJARAH DAN PERAN AGAMA DALAM LAHIRNYA PANCASILA" menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metode sejarah.
Agama dan Negara memiliki hubungan yang saling menguntungkan. Agama membutuhkan negara dalam merealisasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan dan negara membutuhkan agama dalam menjalankan pemerintahan. Jurnal ini membahas perbedaan pandangan antara Soekarno yang menginginkan Pancasila sebagai dasar negara dan Muhammad Natsir yang menginginkan Islam sebagai dasar negara.
Dalam jurnal ini, juga dijelaskan bahwa perbedaan pandangan ini bermulai dengan adanya artikel dari Soekarno yang berjudul "Sebab Turki Memisahkan Agama dan Negara" pada tahun 1940. Soekarno berpendapat bahwa agama dan negara harus dipisahkan. Namun, di sisi lain, Natsir berpendapat bahwa agama dan negara harus disatukan, karena Islam mencakup seluruh aspek kehidupan termasuk dalam mengelola negara dan pemerintahan .
Agama memiliki peran yang besar dalam lahirnya Pancasila. Agama telah dijamin dalam Undang-Undang 1945 dan dalam sila pertama. Sebaliknya dengan adanya agama hidup berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan harmonis.
NPM: 2315011064
Jurnal yang berjudul "AGAMA MUSUH PANCASILA? STUDI SEJARAH DAN PERAN AGAMA DALAM LAHIRNYA PANCASILA" menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan metode sejarah.
Agama dan Negara memiliki hubungan yang saling menguntungkan. Agama membutuhkan negara dalam merealisasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan dan negara membutuhkan agama dalam menjalankan pemerintahan. Jurnal ini membahas perbedaan pandangan antara Soekarno yang menginginkan Pancasila sebagai dasar negara dan Muhammad Natsir yang menginginkan Islam sebagai dasar negara.
Dalam jurnal ini, juga dijelaskan bahwa perbedaan pandangan ini bermulai dengan adanya artikel dari Soekarno yang berjudul "Sebab Turki Memisahkan Agama dan Negara" pada tahun 1940. Soekarno berpendapat bahwa agama dan negara harus dipisahkan. Namun, di sisi lain, Natsir berpendapat bahwa agama dan negara harus disatukan, karena Islam mencakup seluruh aspek kehidupan termasuk dalam mengelola negara dan pemerintahan .
Agama memiliki peran yang besar dalam lahirnya Pancasila. Agama telah dijamin dalam Undang-Undang 1945 dan dalam sila pertama. Sebaliknya dengan adanya agama hidup berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan harmonis.