Posts made by Astin Trimartalena

EKONDUS C2025 -> DISKUSI

by Astin Trimartalena -
Nama: Astin Trimartalena
Npm: 2213031081

Setelah menonton video “Indonesia Menyambut Revolusi Industri 4.0”, terlihat bahwa Indonesia sedang berada pada momen penting yang menghadirkan tantangan sekaligus peluang besar. Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan kecerdasan buatan, robotika, dan Internet of Things menuntut kesiapan sumber daya manusia agar tidak tertinggal. Video tersebut menekankan bahwa sektor pendidikan, terutama SMK dan pendidikan vokasi, memegang peran krusial dalam mempersiapkan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Upaya untuk memperkuat kompetensi tenaga pendidik juga mendapat perhatian, dengan adanya pelatihan bagi guru agar tidak hanya menguasai keterampilan tradisional, tetapi juga keterampilan berbasis komputer dan teknologi digital. Dengan kurikulum yang disesuaikan kebutuhan industri, lulusan SMK diharapkan dapat langsung memasuki dunia kerja karena telah memiliki keterampilan praktis sesuai standar industri. Hal ini menjadi sangat relevan menjelang bonus demografi tahun 2035, ketika jumlah penduduk usia produktif akan mencapai puncaknya. Tanpa persiapan yang matang, keunggulan demografis tersebut berisiko menjadi masalah sosial dan ekonomi.

Menurut saya, langkah-langkah yang dijelaskan dalam video merupakan strategi tepat untuk menghadapi era transformasi teknologi. Revolusi Industri 4.0 bukan hanya soal penggunaan teknologi canggih, tetapi juga tentang kemampuan masyarakat untuk menyesuaikan diri dan berkolaborasi dalam ekosistem digital. Dengan kerja sama yang kuat antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor industri, Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global dan memaksimalkan manfaat dari era digital yang terus berkembang.

EKONDUS C2025 -> DISKUSI

by Astin Trimartalena -
Nama: Astin Trimartalena
Npm: 2213031081

Setelah melihat video berjudul “10 Most Practical Pricing Strategies (with real world examples)”, tampak bahwa kontennya merupakan panduan ringkas namun komprehensif untuk memahami berbagai metode penetapan harga dalam bisnis. Video ini menggabungkan strategi tradisional seperti cost-plus pricing yang menambahkan margin keuntungan dari total biayadan competition-based pricing yang menyesuaikan harga dengan kondisi pasar dan pesaing. Di saat yang sama, video ini juga menyoroti strategi yang lebih modern dan relevan di era digital, seperti Freemium dan dynamic pricing. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana, sistematis, dan dilengkapi contoh nyata, sehingga penonton mudah membayangkan penerapannya.

Menurut saya, video ini sangat membantu bagi pelaku usaha, khususnya mereka yang baru memulai bisnis. Penjelasannya membuat konsep penetapan harga yang biasanya dianggap kompleks menjadi lebih mudah dipahami dan terlihat aplikatif. Setiap strategi digambarkan dalam konteks tujuan bisnis, baik untuk menjaga margin keuntungan, menarik pelanggan baru, maupun meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan. Dengan demikian, video ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan arah praktis dalam menyusun strategi harga yang efektif.

EKONDUS C2025 -> DISKUSI

by Astin Trimartalena -
Nama: Astin Trimartalena
Npm: 2213031081

Video ini membahas konsep *Minimum Efficient Scale* (MES) atau skala efisiensi minimum, yaitu titik produksi di mana perusahaan mencapai biaya rata-rata jangka panjang paling rendah. Pada titik ini, peningkatan output tidak lagi memberikan penghematan biaya per unit, sehingga perusahaan telah mencapai skala produksi paling efisien. Perusahaan yang masih beroperasi di bawah MES cenderung memiliki biaya produksi yang lebih tinggi, membuatnya sulit untuk bersaing dengan perusahaan yang sudah mencapai efisiensi optimal. Sebaliknya, perusahaan yang berada pada atau melewati MES memiliki struktur biaya lebih rendah dan memperoleh keunggulan kompetitif dalam pasar.

Video ini juga menekankan hubungan antara MES dan struktur pasar. Jika ukuran MES relatif kecil dibandingkan dengan luas pasar, banyak perusahaan dapat beroperasi secara efisien, sehingga menciptakan pasar yang lebih kompetitif dengan banyak pemain. Namun, ketika MES besar dan mendekati ukuran pasar, hanya sedikit perusahaan yang mampu menghasilkan pada skala efisien. Hal ini mendorong terbentuknya pasar yang terkonsentrasi, misalnya oligopoli. Dalam situasi ekstrem, ketika MES bahkan melebihi ukuran pasar, hanya satu perusahaan yang dapat beroperasi secara efisien. Kondisi ini menjadi dasar terbentuknya monopoli alami, yang biasanya terjadi pada industri dengan investasi infrastruktur sangat besar seperti energi listrik, air minum, atau jaringan transportasi.

Secara keseluruhan, video tersebut menjelaskan bahwa konsep MES sangat penting untuk memahami dinamika persaingan antarperusahaan. MES membantu menjelaskan mengapa beberapa industri dapat menampung banyak perusahaan kecil, sementara industri lain hanya dikuasai oleh satu atau dua perusahaan besar. Dengan memahami MES, pelaku usaha dan analis pasar dapat menilai bagaimana efisiensi biaya membentuk struktur industri, tingkat persaingan, serta potensi masuknya pendatang baru dalam jangka panjang.

EKONDUS C2025 -> DISKUSI

by Astin Trimartalena -
Nama: Astin Trimartalena
Npm: 2213031081

Video tersebut menjelaskan bahwa setiap kegiatan ekonomi berlangsung dalam suatu struktur pasar yang berbeda-beda, dan setiap jenis pasar memiliki ciri khas yang memengaruhi bagaimana produsen dan konsumen berinteraksi. Empat struktur pasar yang dibahas persaingan sempurna, monopoli, persaingan monopolistik, dan oligopoli memiliki perbedaan mendasar dalam hal jumlah pelaku, tingkat persaingan, hambatan masuk pasar, serta kemampuan produsen dalam menentukan harga. Melalui penjelasan dan contoh nyata, video menegaskan bahwa pemahaman mengenai struktur pasar sangat penting karena memengaruhi strategi produksi, harga, dan pemasaran yang harus dijalankan oleh pelaku usaha.

Secara keseluruhan, video ini memberikan gambaran bahwa tidak semua pasar memiliki karakter yang sama, sehingga setiap jenis usaha perlu menyesuaikan diri dengan kondisi persaingan yang ada. Struktur pasar menjadi alat analisis penting dalam memahami bagaimana harga terbentuk dan bagaimana pelaku ekonomi dapat bersaing secara efektif. Dengan memahami struktur pasar ini, baik perusahaan besar maupun UMKM dapat merumuskan strategi yang paling sesuai untuk mempertahankan daya saing dan keberlanjutan usaha mereka.

EKONDUS C2025 -> PERTEMUAN 6: Studi SCP di Indonesia

by Astin Trimartalena -
Nama: Astin Trimartalena
NPM: 2213031081

Tulisan ini mengulas tentang struktur, perilaku, serta kinerja industri air minum dalam kemasan di Indonesia dengan menggunakan pendekatan Structure–Conduct–Performance (SCP). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, industri ini pada awalnya berada dalam struktur pasar oligopoli yang sangat ketat (1990–2002), kemudian beralih menjadi oligopoli longgar, dan selanjutnya berkembang ke arah effective competition (2006–2014) seiring bertambahnya jumlah pelaku usaha baru. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya tingkat persaingan di pasar. Perkembangan ini juga menunjukkan bahwa industri air minum dalam kemasan memiliki daya tarik tinggi bagi investor maupun pelaku usaha baru.
Analisis regresi ini menunjukkan bahwa konsentrasi industri (CR4 dan HHI), efisiensi internal (X-eff), dan pertumbuhan pasar memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap price-cost margin (PCM). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin efisien suatu perusahaan dan semakin pesat pertumbuhan pasar, maka semakin tinggi pula tingkat keuntungan yang dapat diperoleh. Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa faktor internal dan eksternal perusahaan memiliki peran penting dalam menentukan kinerja industri secara keseluruhan.
Menurut pandangan saya, temuan ini sangat penting karena membuktikan bahwa persaingan yang terbuka tidak serta-merta menekan profitabilitas, justru dapat menjadi pendorong efisiensi dan inovasi. Meski begitu, peran pemerintah tetap krusial dalam menjaga agar pasar tetap kompetitif dan tidak dikuasai segelintir pelaku besar. Kebijakan yang tepat akan membantu menjaga keberlangsungan industri sekaligus melindungi kepentingan konsumen. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi rujukan bagi sektor industri lainnya yang ingin bertransformasi dari struktur pasar oligopolistik menuju bentuk persaingan yang lebih sehat dan dinamis. Dengan begitu, tercipta iklim usaha yang stabil, berkeadilan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.