Nama : Khoiril Akbar
NPM : 2214161086
Kelas : AGRC
1. Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama. Penggunaan tanaman yang akan dipolikultur pun harus tepat dan saling menguntungkan atau setidaknya tidak saling merugikan karena terdapat dua jenis tanaman yang berbeda dalam satu lahan
2. Penanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Metode pertanian ini sangat populer di daerah industri.
3. Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.Rotasi tanaman memiliki banyak keunggulan, pada beberapa sistem pertanian organik, rotasi tanaman sangat direkomendasikan.
4. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Konsep penanaman pendamping atau companion planting yang saat ini banyak dikenal masyarakat adalah Three sisters dimana tanaman tumbuh bersama dan bersimbiosis. Konsep three sisters ini merupakan metode bertani kuno native American.
7. Beneficial Plants atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat sepertimampu mengundang musuh alami hama kelapa sawit, contohnya dapat menarik Sycanus sp. untuk mengendalikan hama ulat api.
8. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan. Penanaman dilakukan di lorong atau gang antara barisan pagar tanaman semak atau pohon/tahunan
9. Pertanaman ganda (Multiple Cropping) adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu. Tujuan pertanaman ganda ini adalah untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mengurangi resiko kegagalan panen
10. Sistem tanam tumpang sari adalah salah satu usaha sistem tanam di mana terdapat dua atau lebih jenis tanaman yang berbeda ditanam secara bersamaan dalam waktu relatif sama atau berbeda dengan penanaman berselang‐seling dan jarak tanam teratur pada sebidang tanah yang sama
11. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen
12. Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM : 2214161086
Kelas : AGRC
1. Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama. Penggunaan tanaman yang akan dipolikultur pun harus tepat dan saling menguntungkan atau setidaknya tidak saling merugikan karena terdapat dua jenis tanaman yang berbeda dalam satu lahan
2. Penanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Metode pertanian ini sangat populer di daerah industri.
3. Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.Rotasi tanaman memiliki banyak keunggulan, pada beberapa sistem pertanian organik, rotasi tanaman sangat direkomendasikan.
4. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Konsep penanaman pendamping atau companion planting yang saat ini banyak dikenal masyarakat adalah Three sisters dimana tanaman tumbuh bersama dan bersimbiosis. Konsep three sisters ini merupakan metode bertani kuno native American.
7. Beneficial Plants atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat sepertimampu mengundang musuh alami hama kelapa sawit, contohnya dapat menarik Sycanus sp. untuk mengendalikan hama ulat api.
8. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan. Penanaman dilakukan di lorong atau gang antara barisan pagar tanaman semak atau pohon/tahunan
9. Pertanaman ganda (Multiple Cropping) adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu. Tujuan pertanaman ganda ini adalah untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mengurangi resiko kegagalan panen
10. Sistem tanam tumpang sari adalah salah satu usaha sistem tanam di mana terdapat dua atau lebih jenis tanaman yang berbeda ditanam secara bersamaan dalam waktu relatif sama atau berbeda dengan penanaman berselang‐seling dan jarak tanam teratur pada sebidang tanah yang sama
11. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen
12. Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.