KUMPULKAN TUGAS PADA FORUM KOLOM KOMENTAR
NPM: 2214161110
Kelas: AGR C
1. Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang tersusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2. Monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
3. Pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanaman variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Intercropping adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Companion planting adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
7. Benificial weeds (gulma menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar.
9. Multi-cropping ( sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu
10. Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
11. Penanaman pendamping dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan, memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Npm : 2214161116
~Pertanaman campuran atau polikultur adalah usaha pertanian yang membudidayakan berbagai jenis tanaman pertanian pada lahan yang sama.
~Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
~Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
~ Pertanaman variatif atau pola tanam adalah usaha penanaman pada sebidang lahan dengan mengatur susunan tata letak dan urutan tanaman selama bercocok tanam.
~ Companion planting merupakan sebuah kumpulan tanaman yang ditanam bersamaan agar dapat saling memberikan fungsi untuk mengoptimalkan hasil.
~Benifical weeds atau gulma menguntungkan adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
~ Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan.
~Multi-cropping atau Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
~ Penanaman pendamping atau penananman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
~ Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM: 2214161104
Kelas: AGR C
1. Polikultur adalah sistem tanam yang menggunakan tanaman lebih dari 1 jenis dalam luasan areal lahan.
2. Monokultur adalah sistem tanam (budidaya tanaman) yang hanya menggunakan 1 jenis saja dalam 1 lahan.
3. Pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanaman variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Intercropping (Tumpang sari) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Companion planting (Penanaman pendamping) adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
7. Benificial weeds (Gulma menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley cropping (Sistem pertanaman lorong) merupakan suatu bentuk budidaya tanaman dengan menanam tanaman semusim di antara tanaman berumur panjang.
9. Multi-cropping (Sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang sari adalah sistem budidaya tanaman dimana lebih dari satu tanaman ditanam dalam satu areal penanaman.
11. Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu pemilihan dan adopsi dari beberapa tambahan tipe komoditas yang berorientasi pasar, untuk dihasilkan melalui budidaya pertanian secara modern, baik pada tingkat nasional maupun regional.
NPM : 2214161111
Kelas : AGR C
• Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
• monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
• pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
• pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
• Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
• Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
• Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
• Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
• Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
• Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
• penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
• Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
NPM : 2214151095
Kelas : AGRC
1. Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama. Penggunaan tanaman yang akan dipolikultur pun harus tepat dan saling menguntungkan atau setidaknya tidak saling merugikan karena terdapat dua jenis tanaman yang berbeda dalam satu lahan
2. Penanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Metode pertanian ini sangat populer di daerah industri.
3. Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.Rotasi tanaman memiliki banyak keunggulan, pada beberapa sistem pertanian organik, rotasi tanaman sangat direkomendasikan.
4. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Konsep penanaman pendamping atau companion planting yang saat ini banyak dikenal masyarakat adalah Three sisters dimana tanaman tumbuh bersama dan bersimbiosis. Konsep three sisters ini merupakan metode bertani kuno native American.
7. Beneficial Plants atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat sepertimampu mengundang musuh alami hama kelapa sawit, contohnya dapat menarik Sycanus sp. untuk mengendalikan hama ulat api.
8. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan. Penanaman dilakukan di lorong atau gang antara barisan pagar tanaman semak atau pohon/tahunan
9. Pertanaman ganda (Multiple Cropping) adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu. Tujuan pertanaman ganda ini adalah untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mengurangi resiko kegagalan panen
10. Sistem tanam tumpang sari adalah salah satu usaha sistem tanam di mana terdapat dua atau lebih jenis tanaman yang berbeda ditanam secara bersamaan dalam waktu relatif sama atau berbeda dengan penanaman berselang‐seling dan jarak tanam teratur pada sebidang tanah yang sama
11. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen
12. Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM : 2214161103
PS : AGR C
1. Polikultur adalah penanaman beberapa jenis tanaman dalam
waktu yang sama ataupun berbeda pada lahan yang sama.
2. Monokultur adalah penanaman satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang bersamaan.
3. Pergiliran Tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanaman Variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Intercropping adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanam pada satu tempat yang sama.
6. Companion Planting adalah pola tanam yang dilakukan dengan menanam lebih dari satu tanaman dalam satu bedeng dengan tanaman lain yang melengkapi kebutuhan fisik dan unsur hara.
7. Beneficial Weeds (Gulma Menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley Cropping adalah pola tanam yang dilakukan dengan menanam tanaman yang berumur pendek seperti wortel, selada, dan beberapa jenis tanaman lainnya yang cepat tumbuh di antara larikan tanaman yang tumbuh tinggi serta berumur panjang atau tahunan.
9. Multi-Cropping adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang Sari adalah penanaman lebih dari satu jenis tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanam pada satu tempat yang sama.
11. Penanaman Pendamping (Penanaman berkelompok) adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi Pertanian adalah usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Npm: 2214161082
Kelas: Agr C
1.Polikultur adalah usaha pertanian yang membudidayakan berbagai jenis tanaman pertanian pada lahan yang sama yang tersusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2.Monokultur adalah pertanian dengan menanam tanaman sejenis. Misalnya sawah ditanami padi saja, jagung saja, atau kedelai saja. Tujuan menanam secara monokultur adalah meningkatkan hasil pertanian.
a.Pergiliran tanaman merupakan pola tanam yang dilakukan dengan menanam jenis-jenis tanaman dari famili yang berbeda-beda secara bergantian di satu lahan
b.Pertanaman variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
c.Intercropping atau disebut sebagai tumpang sari adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
d.Companion planting merupakan sebuah kumpulan tanaman yang ditanam bersamaan agar dapat saling memberikan fungsi untuk mengoptimalkan hasil
e.Beneficial Planting atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat
f.Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan.
3 a.Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
b.Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan
c.Penanaman pendamping dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman
d.Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian
Npm :2254161001
Polikultur (multi cropping) ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
monokultur yaitu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
Tumpang sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
penanaman pendamping (companion planting) yang saat ini banyak dikenal masyarakat adalah Three sisters dimana tanaman tumbuh bersama dan bersimbiosis. Konsep three sisters ini merupakan metode bertani kuno native American.
Beneficial Plants (tanaman menguntungkan) adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat seperti
mampu mengundang musuh alami hama.
Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar.
penanaman pendamping adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat.
diversifikasi pertanian yaitu penganekaragaman usaha dalam penanganan satu komoditi pertanian seperti usahaproduksi penanganan pasca panen, pengolahan dan pemasaran.
Npm :2214161088
Kelas : AGR C
1. Pola tanam monokultur adalah penanaman satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang bersamaan.
2. Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah : salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
3. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
4. Intercroppingg adalah praktik penanaman ganda yang melibatkan penanaman dua atau lebih tanaman dalam jarak yang berdekatan. Dengan kata lain, tumpangsari adalah penanaman dua tanaman atau lebih secara bersamaan pada lahan yang sama.
5. Companion planting adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan,menyediakan habitat
bagi serangga yangbermanfaat,memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen. Pertanaman berkelompok merupakan bentuk dari pertanaman campuran.
6. Benificial weeds adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
7. Alley cropping adalah teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. Tanaman legum pohon/ semak ditanam rapat dalam baris/pagar searah kontur, dengan jarak antar baris 5-10 meter, sehingga membentuk lorong.
8. Multi cropping adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
9. Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
10. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
11. Diservikasi pertanian adalah pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM : 2214161085
Kelas : AGR C
1. Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2. Monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
3. Pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
6. Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
7. Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
9. Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
11. Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
NPM: 2214161083
A. Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
B. monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
C. pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
D. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
E. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
F. Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
G. Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
H. Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
I. Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
J. Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
K. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
L. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Npm : 221461093
1. Polikultur
Polikultur adalah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik,Salah satu pola tanam polikultur adalah tumpangsari.
2. Monokultur
Pola tanam monokultur adalah penanaman satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang bersamaan.
3. Pergiliran tanaman
rotasi tanam atau pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanaman variatif
Penanaman variatif adalah penanaman dengan pola tanam yang bervariasi seperti padi-padi-polowijo dan padi-polowijo-padi.
5. Intercropping
Tumpang sari adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Companion planting
Dalam bidang pertanian dan perkebunan, penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
7. Benificial weeds
Gulma menguntungkan adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat. Tanaman ini biasanya tidak dijinakkan. Namun, beberapa tanaman invasif, seperti dandelion, dibudidayakan secara komersial, selain tumbuh di alam liar. Gulma yang bermanfaat termasuk banyak bunga liar, serta gulma lain yang biasanya dihilangkan atau diracuni.
8. Alley cropping
Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. Tanaman legum pohon/ semak ditanam rapat dalam baris/pagar searah kontur, dengan jarak antar baris 5-10 meter, sehingga membentuk lorong.
9. Multi cropping
Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang sari
Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
11. Penanaman pendamping
penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen. Pertanaman berkelompok merupakan bentuk dari pertanaman campuran.
12. Diversifikasi pertanian
Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM: 2214161114
Prodi: Agronomi C
Izin menjawab pertanyaan bu,
1. Polikultur: Tanam polikultur adalah penanaman lebih dari satu jenis tanaman pada suatu lahan pertanian dalam waktu satu tahun. Polikultur adalah model pertanian yang menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik dan melestarikan keanekaragaman hayati lokal.
2. Monokultur: Pertanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
3. Pergiliran Tanaman: Sistem pergiliran Tanaman ( rotasi tanaman ) merupakan salat Satu metode yang sering diterapkan oleh petani hearts rangka untuk review mencegah perkembangan hama Dan penyakit, memelihara atau memperbaiki kesuburan tanah (ketersediaan hara Dan sifat-sifat fisik tanah) serta dapat mengurangi erosi lahan. Sistem ini dilakukan penanaman berbagai tanaman secara bergilir dalam urutan waktu tertentu pada sebidang lahan.
4. Pertanaman Variatif: Pola tanam dengan berbagai macam variasi.
5. Intercropping: Merupakan salah satu perwujudan multiple cropping yang dapat didefinisikan sebagai suatu cara bercocok tanam pada sebidang lahan dimana dua atau lebih spesies tanaman di tanam dan tumbuh bersama dalam jarak dan larikan yang teratur.
6. Companion Planting: Adalah praktik mengelompokkan tanaman menjadi satu sehingga saling menguntungkan, menciptakan ekosistem di dalam taman agar tanaman dapat tumbuh subur.
7. Benificial Weeds: Adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping , dapat dimakan , berkontribusi pada kesehatan tanah , menambah nilai hias, atau bermanfaat .
8. Alley Cropping: Adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan. Penanaman dilakukan di lorong atau gang antara barisan pagar tanaman semak atau pohon/tahunan.
9. Multi Cropping: Adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang Sari: Adalah bentuk pola tanam yang membudidayakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satuan waktu tertentu, dan tumpangsari ini merupakan suatu upaya dari program intensifikasi pertanian dengan tujuan untuk memperoleh hasil produksi yang optimal, dan menjaga kesuburan tanah.
11. Penanaman Pendamping: Adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi Pertanian: Adalah suatu pemilihan dan adopsi dari beberapa tambahan tipe komoditas yang berorientasi pasar, untuk dihasilkan melalui budidaya pertanian secara modern, baik pada tingkat nasional maupun regional.
NPM : 2214161086
Kelas : AGRC
1. Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama. Penggunaan tanaman yang akan dipolikultur pun harus tepat dan saling menguntungkan atau setidaknya tidak saling merugikan karena terdapat dua jenis tanaman yang berbeda dalam satu lahan
2. Penanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Metode pertanian ini sangat populer di daerah industri.
3. Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.Rotasi tanaman memiliki banyak keunggulan, pada beberapa sistem pertanian organik, rotasi tanaman sangat direkomendasikan.
4. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Konsep penanaman pendamping atau companion planting yang saat ini banyak dikenal masyarakat adalah Three sisters dimana tanaman tumbuh bersama dan bersimbiosis. Konsep three sisters ini merupakan metode bertani kuno native American.
7. Beneficial Plants atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat sepertimampu mengundang musuh alami hama kelapa sawit, contohnya dapat menarik Sycanus sp. untuk mengendalikan hama ulat api.
8. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan. Penanaman dilakukan di lorong atau gang antara barisan pagar tanaman semak atau pohon/tahunan
9. Pertanaman ganda (Multiple Cropping) adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu. Tujuan pertanaman ganda ini adalah untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mengurangi resiko kegagalan panen
10. Sistem tanam tumpang sari adalah salah satu usaha sistem tanam di mana terdapat dua atau lebih jenis tanaman yang berbeda ditanam secara bersamaan dalam waktu relatif sama atau berbeda dengan penanaman berselang‐seling dan jarak tanam teratur pada sebidang tanah yang sama
11. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen
12. Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM : 2214161084
1. Polikultur merupakan pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang tersusun dan terencana untuk menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik
2.Monokultur ialah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
3. Pergiliran tanam merupakan salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan
4. Pertanaman variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Intercropping adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Companion planting adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
7. Benificial weeds (gulma menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar.
9. Multi-cropping ( sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu
10. sedangkan Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
11. Penanaman pendamping dalam berkebun dan pertanian ialah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan, memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
NPM : 2254161004
Kelas : AGR C
1. Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama. Penggunaan tanaman yang akan dipolikultur pun harus tepat dan saling menguntungkan atau setidaknya tidak saling merugikan karena terdapat dua jenis tanaman yang berbeda dalam satu lahan
2. Penanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Metode pertanian ini sangat populer di daerah industri. Strategi ini menguntungkan petani karena memungkinkan pengurangan biaya, tetapi ketika satu varietas spesies ditanam, hal itu juga dapat membahayakan pertanian hingga kegagalan panen yang meluas.
3. Pergiliran tanaman merupakan pola tanam yang dilakukan dengan menanam jenis-jenis tanaman dari famili yang berbeda-beda secara bergantian atau bergilir. Tujuan dari pergiliran tanaman adalah untuk mengendalikan penyebaran hama dan penyakit
4. Pertanaman variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor,seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5.Intercropping adalah suatu penanaman yang lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6.Companion planting (Penanaman pendamping) adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat atau tempat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang lingkup, dan meningkatkan hasil panen yang maksimal
7. Benificial weeds (gulma menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat berupa dimakan, berkontribusi pada kelangsungan kesehatan tanah, menambah pada nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley cropping (Sistem pertanaman lorong) merupakan suatu bentuk budidaya tanaman dengan menanam tanaman semusim diantaranya yaitu tanaman berumur panjang dan berkayu
9.Multi-cropping (Sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem usaha petani dalamperkembang biakan yang di lakukan oleh petani untuk mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang sari adalah salah satu bentuk pertanaman campuran yang melibatkan dua jenis tanaman atau lebih pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau dalam jangka waktu yang tidak terlampu lama
11. Penanaman pendamping dalam perkebunan dan pertanian adalah teknik budidaya tanaman yang berbeda secara tidak langsung rentan waktu yang berdekatan karena beberapa alasan yang berbeda, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan, memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman
12.Diversifikasi pertanian sendiri adalah salah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
Npm : 2214161094
PS. : Agronomi dan hortikultura/c
A.Polikuktur
Pola tanam Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
B. Monokultur
Pola tanam monokultur adalah pertanian dengan menanam tanaman sejenis. Misalnya sawah ditanami padi saja, jagung saja, atau kedelai saja. Tujuan menanam secara monokultur adalah meningkatkan hasil pertanian.
C. Pergiliran tanaman
rotasi tanam atau pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan
D. Pertanaman Variatif
Yaitu pola tanaman yang bervariasi
E. Intercropping (Tumpang Sari)
Tumpang sari adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
F.Companion planting
penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan.
G.Beneficial weeds
atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat seperti
Mampu mengundang musuh alami hama kelapa sawit, contohnya dapat menarik Sycanus sp. Untuk mengendalikan hama ulat api.
H. Alley cropping
Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. Tanaman legum pohon/ semak ditanam rapat dalam baris/pagar searah kontur, dengan jarak antar baris 5-10 meter, sehingga membentuk lorong
I.Tumpang sari
Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan
J.Multi cropping
Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu
K.Diversifikasi pertanian
Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
Npm. : 2214161101
Kelas. :AGR C
1.Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2.monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
3. pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
6. Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
7. Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
9. Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
11. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Npm : 2214161106
1. Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama. Penggunaan tanaman yang akan dipolikultur pun harus tepat dan saling menguntungkan atau setidaknya tidak saling merugikan karena terdapat dua jenis tanaman yang berbeda dalam satu lahan
2. Penanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Metode pertanian ini sangat populer di daerah industri.
3. Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.Rotasi tanaman memiliki banyak keunggulan, pada beberapa sistem pertanian organik, rotasi tanaman sangat direkomendasikan.
4. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Konsep penanaman pendamping atau companion planting yang saat ini banyak dikenal masyarakat adalah Three sisters dimana tanaman tumbuh bersama dan bersimbiosis. Konsep three sisters ini merupakan metode bertani kuno native American.
7. Beneficial Plants atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat sepertimampu mengundang musuh alami hama kelapa sawit, contohnya dapat menarik Sycanus sp. untuk mengendalikan hama ulat api.
8. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan. Penanaman dilakukan di lorong atau gang antara barisan pagar tanaman semak atau pohon/tahunan
9. Pertanaman ganda (Multiple Cropping) adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu. Tujuan pertanaman ganda ini adalah untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mengurangi resiko kegagalan panen
10. Sistem tanam tumpang sari adalah salah satu usaha sistem tanam di mana terdapat dua atau lebih jenis tanaman yang berbeda ditanam secara bersamaan dalam waktu relatif sama atau berbeda dengan penanaman berselang‐seling dan jarak tanam teratur pada sebidang tanah yang sama
11. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen
12. Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM : 2214161112
1. Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang tersusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2. Monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
3. Pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
6. Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
7. Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
9. Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
11. Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Npm :. 2214161097
• Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
• monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
• pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
• pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
• Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
• Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
• Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
• Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
• Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
• Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
• penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
• Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Nama : Dyah Ayu Pitaloka
Npm : 2214161118
Kelas : AGRC
1. Polikultur adalah wadah beberapa jenis tanaman dalam
waktu yang sama ataupun berbeda pada lahan yang sama.
2. Monokultur adalah menjembatani satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang sama.
3. Pergiliran Tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanaman Variatif adalah sistem pemujaan dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Tumpang sari adalah pemendekkan lebih dari satu tanaman pada waktu yang sama atau selama periode tanam pada satu tempat yang sama.
6. Companion Planting adalah pola tanam yang dilakukan dengan menanam lebih dari satu tanaman dalam satu bedeng dengan tanaman lain yang melengkapi kebutuhan fisik dan unsur hara.
7. Gulma Menguntungkan (Gulma Menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley Cropping adalah pola tanam yang dilakukan dengan menanam tanaman yang berumur pendek seperti wortel, selada, dan beberapa jenis tanaman lainnya yang cepat tumbuh di antara larikan tanaman yang tumbuh tinggi serta berumur panjang atau tahunan.
9. Multi-Cropping adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang Sari adalah persembunyian lebih dari satu jenis tanaman pada waktu yang sama atau selama masa tanam di satu tempat yang sama.
11. Penanaman Pendamping (Penanaman berkelompok) adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi Pertanian adalah usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Npm : 2214161113
• Polikultur merupakan pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
• Monokultur adalah pola penanaman dengan menanam tanaman sejenis.
• Pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
• Pertanaman variatif adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
• Intercropping merupakan penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
• Companion planting merupakan pengendalian hama dengan pola penanaman polikultur yang mencakup lebih dari satu jenis tanaman yang ditanam secara berdampingan.
• Beneficial weeds adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau manfaat lainnya.
• Alley cropping merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar.
• Multiple cropping atau sistem tanam ganda merupakan usaha petanian untuk mendapatkan hasil panen lebih dari satu kali dari jenis atau beberapa jenis pada sebidang tanah yang sama dalam satu tahun.
• Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman.
• Penanaman pendamping merupakan suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat.
• Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
NPM:2214161091
1.monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
2.Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
3.pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
4.pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
5.Tumpang Sari
(Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
6.Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
7.Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8.Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
9.Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
10.Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
11.Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
12.penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
NPM: 2214161100
•Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
•Monokultur adalah pertanian dengan menanam tanaman sejenis. Misalnya sawah ditanami padi saja, jagung saja, atau kedelai saja. Tujuan menanam secara monokultur adalah meningkatkan hasil pertanian.
•Pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
•Pertanaman variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
•Tumpang sari (intercroppingg) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
•Tanaman Pendamping (companion planting) : dalam satu bedeng ditanam lebih dari satu tanaman sebagai pendamping jenis tanaman lainnya. Tujuannya untuk saling melengkapi dalam kebutuhan fisik dan unsur hara, karena itu pemilihan tanaman perlu diperhatikan.
•Benificial weeds (gulma menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
•Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar.
•Multi-cropping ( sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
•Tumpang sari yang umum dilakukan adalah penanaman dalam waktu yang hampir bersamaan untuk dua jenis tanaman budidaya yang mirip, seperti jagung dan kedelai atau jagung dan kacang tanah.
• Penanaman pendamping dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan, memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
•Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
Npm:2214161107
• Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
• monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
• pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
• pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
• Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
• Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
• Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
• Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
• Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
• Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
• penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
• Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
NPM : 2214161102
Kelas : AGR C
1. Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama. Penggunaan tanaman yang akan dipolikultur pun harus tepat dan saling menguntungkan atau setidaknya tidak saling merugikan karena terdapat dua jenis tanaman yang berbeda dalam satu lahan
2. Penanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Metode pertanian ini sangat populer di daerah industri.
3. Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.Rotasi tanaman memiliki banyak keunggulan, pada beberapa sistem pertanian organik, rotasi tanaman sangat direkomendasikan.
4. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan tambak) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Tumpangsari) adalah pelekatan lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Konsep peliputan pendamping atau pendamping penanaman yang saat ini banyak dikenal masyarakat adalah Tiga saudara perempuan dimana tanaman tumbuh bersama dan bersimbiosis. Konsep three sisters ini merupakan metode bertani kuno native American.
7. Tumbuhan Bermanfaat atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat sepertimampu mengundang musuh alami hama kelapa sawit, contohnya dapat menarik Sycanus sp. untuk mengendalikan hama ulat api.
8. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan. Penanaman dilakukan di lorong atau gang antara barisan pagar tanaman semak atau pohon/tahunan
9. Pertanaman ganda (Multiple Cropping) adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tujuan perkebunan ganda ini adalah untuk meningkatkan produktivitas lahan dan mengurangi resiko kegagalan panen dan jarak tanam teratur pada sebidang tanah yang sama
11. membentengi pendamping atau membentengi berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada menyembunyikan berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen
12. Diversifikasi pertanian itu sendiri adalah
suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM : 2214161099
Kelas : AGR C
1. Polikultur adalah sistem tanam yang menggunakan tanaman lebih dari 1 jenis dalam luasan areal lahan.
2. Monokultur adalah sistem tanam (budidaya tanaman) yang hanya menggunakan 1 jenis saja dalam 1 lahan.
3. Pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanaman variatif adalah sistem pemujaan dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Tumpangsari (Tumpang sari) adalah pelekatan lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6. Companion Planting (Penanaman Pendamping) adalah salah satu bentuk budidaya yang mengacu pada penutupan berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
7. Gulma menguntungkan (Gulma menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley cropping (Sistem pertanaman lorong) merupakan salah satu bentuk budidaya tanaman dengan menanam tanaman semusim di antara tanaman berumur panjang.
9. Multi-cropping (Sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang sari adalah sistem budidaya tanaman dimana lebih dari satu tanaman ditanam dalam satu areal pemujaan.
11. Penanaman pendamping atau kultivasi berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada pembekalan berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu pemilihan dan adopsi dari beberapa tambahan tipe komoditas yang diarahkan pasar, untuk dihasilkan melalui budidaya pertanian secara modern, baik pada tingkat nasional maupun regional.
NPM : 2214161109
Kelas : AGR C
1.POLIKULTUR : adalah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2. MONOKULTUR : adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
3.PERGILIRAN TANAM : adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda jenis dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. PERTANIAN FARIATIF : adalah sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor pertanian.Seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. TUMPANG SARI (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
6. PENANAMAN PENDAMPING ( companion planting )adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
7. Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
9. Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
11. penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Nama : Irma Sukma Ningrum
NPM : 2214161105
PS : AGR C
Jelaskan pengertian dari :
1. Polikultur : adalah usaha pertanian yang membudidayakan berbagai jenis tanaman pertanian pada lahan yang sama. Sistem ini meniru keanekaragaman ekosistem alami dan menghindari pertanaman tunggal atau monokultur. Tumpang sari dan wanatani termasuk ke dalam praktik pertanaman campuran.
2. Monokultur : adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Cara budidaya ini meluas praktiknya sejak paruh kedua abad ke-20 di dunia serta menjadi penciri pertanian intensif dan pertanian industrial.
3. Pergiliran tanaman : adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan. Rotasi tanaman memiliki banyak keunggulan, pada beberapa sistem pertanian organik, rotasi tanaman sangat direkomendasikan.
4. Pertanian variatif : adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Intercropping : intercropping atau tumpang sari adalah praktik penanaman ganda yang melibatkan penanaman dua atau lebih tanaman dalam jarak yang berdekatan. Dengan kata lain, tumpangsari adalah penanaman dua tanaman atau lebih secara bersamaan pada lahan yang sama.
6. Companion planting : companion planting atau penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
7. Beneficial weeds : beneficial weeds atau gulma menguntungkan adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley cropping : Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. Tanaman legum pohon/ semak ditanam rapat dalam baris/pagar searah kontur, dengan jarak antar baris 5-10 meter, sehingga membentuk lorong.
9. Multi cropping : adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
10. Tumpang sari : adalah suatu bentuk pertanaman campuran (polyculture) berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan. Tumpang sari yang umum dilakukan adalah penanaman dalam waktu yang hampir bersamaan untuk dua jenis tanaman budidaya yang sama, seperti jagung dan kedelai, atau jagung dan kacang tanah.
11. Penanaman pendamping : penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat dan memaksimalkan ruang.
12. Diversifikasi pertanian : adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM : 2354161004
PS : Agrc
1. Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama.
2. monokultur adalah penanaman satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang bersamaan.
3. pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Intercroppingg adalah praktik penanaman ganda yang melibatkan penanaman dua atau lebih tanaman dalam jarak yang berdekatan.
6. Companion planting adalah bidang pertanian dan perkebunan, penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
7. Benificial weeds adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan.
9. Multiple Cropping adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang sari (intercropping) adalah sistem atau cara pola tanam yang mencampurkan 2 atau lebih tanaman atau makhluk hidup lainnya dalam satu areal yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan semaksimal mungkin.
11. Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Nama : Anes Regina Maharani
NPM : 2214161115
1.Polikultur adalah pola pertanian dengan penanaman banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
Tanaman yang cocok menggunakan pola seperti ini adalah jagung, kedelai, dan ubi kayu.
2.Monokultur adalah penanaman satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang bersamaan. Misalnya sawah ditanami padi saja, jagung saja, atau kedelai saja.
3.Pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
Tujuan rotasi tanaman yaitu, Rotasi tanaman mencegah terakumulasinya patogen dan hama yang sering menyerang satu spesies saja. Rotasi tanaman juga meningkatkan kualitas struktur tanah dan mempertahankan kesuburan dengan melakukan pergantian antara tanaman berakar dalam dengan tanaman berakar dangkal.
4.Pertanian variatif adalah sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
Salah satu contoh tumpangsari yang sering diterapkan oleh para petani adalah penerapan untuk tanaman semusim yang mempunyai umur tanaman yang tidak berbeda jauh dengan tanaman yang lebih panjang yang nantinya akan menjadi tanaman pokoknya seperti Jagung dan kedelai, jagung dan kacang tanah, padi dan ikan ataupun tumpangsari tanaman tahunan seperti tanaman vanili dan kopi.
6. Tanaman Pendamping (Companion Planting) adalah penanaman dalam satu bedeng ditanami lebih dari satu tanaman sebagai pendamping jenis tanaman lainnya. Tujuannya untuk saling melengkapi dalam kebutuhan fisik dan unsur hara, karena itu pemilihan tanaman perlu diperhatikan. Misalnya tanaman yang perakarannya dalam dapat mengurangi kepadatan tanah dan menambah kesuburan tanah dengan tambahnya bahan organik sehingga berguna bagi tanaman pendamping yang perakarannya dangkal.
7. Beneficial Plants atau tanaman menguntungkan adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan karena memiliki manfaat seperti mampu mengundang musuh alami hama kelapa sawit.
8. Pertanaman lorong (Alley cropping) adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan. Tanaman legum pohon/ semak ditanam rapat dalam baris/pagar searah kontur, dengan jarak antar baris 5-10 meter, sehingga membentuk lorong.
9. Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
Ada beberapa jenis sistem tanam ganda yang biasa dilakukan, yaitu:
10.Sistem tumpang sari, yaitu suatu bentuk sistem pola tanam campuran yang melibatkan dua jenis tanaman atau lebih pada satu areal dalam waktu yang bersamaan atau hampir bersamaan.
11.Sistem tumpang gilir, yaitu pola tanam campuran antara dua jenis tanaman yang dilakukan secara bergiliran atau bergantian, pada sistem ini jenis tanaman kedua ditanam beberapa saat menjelang tanaman pertama dipanen atau segera setelah tanaman pertama dipanen.
12.Sistem tanaman bersisipan, yaitu metode penanaman yang dilakukan dengan menyisipkan satu atau beberapa jenis tanaman selain tanaman pokok.
13.Sistem tanaman campuran, yaitu metode penanaman yang tersusun dari beberapa jenis tanaman yang tumbuh tanpa diatur jarak tanamnya (secara acak).
14. Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
Npm : 2214161081
1. Polikultur adalah penanaman beberapa jenis tanaman dalam
waktu yang sama ataupun berbeda pada lahan yang sama.
2. Monokultur adalah penanaman satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang bersamaan.
3. Pergiliran Tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanaman Variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Intercropping adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanam pada satu tempat yang sama.
6. Companion Planting adalah pola tanam yang dilakukan dengan menanam lebih dari satu tanaman dalam satu bedeng dengan tanaman lain yang melengkapi kebutuhan fisik dan unsur hara.
7. Beneficial Weeds (Gulma Menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley Cropping adalah pola tanam yang dilakukan dengan menanam tanaman yang berumur pendek seperti wortel, selada, dan beberapa jenis tanaman lainnya yang cepat tumbuh di antara larikan tanaman yang tumbuh tinggi serta berumur panjang atau tahunan.
9. Multi-Cropping adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang Sari adalah penanaman lebih dari satu jenis tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanam pada satu tempat yang sama.
Nama : Dika Oktanto
Npm : 2214161089
~Pertanaman tunggal atau monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
~Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
~Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
~ Pertanaman variatif atau pola tanam adalah usaha penanaman pada sebidang lahan dengan mengatur susunan tata letak dan urutan tanaman selama bercocok tanam.
~ Companion planting merupakan sebuah kumpulan tanaman yang ditanam bersamaan agar dapat saling memberikan fungsi untuk mengoptimalkan hasil.
~Benifical weeds atau gulma menguntungkan adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
~ Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan.
~Multi-cropping atau Tumpang sari adalah suatu bentuk pertanaman campuran berupa pelibatan dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
~ Penanaman pendamping atau penananman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
~ Diversifikasi pertanian sendiri adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Terbatasnya pemanfaatan lahan produktif untuk pertanian merupakan salah satu penyebab diberlakukannya diversifikasi pertanian.
NPM :. 2214161098
PS : AGR/C
• Polikultur
Polikultur adalah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang tersusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
• Monokultur
Monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
• Pergiliran Tanaman
Salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
• Pertanian Variatif
Sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
• Tumpang Sari (Intercropping)
Penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
• Penanaman pendamping ( companion planting ) dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
• Gulma menguntungkan (Beneficial weeds) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
• Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
• Sistem tanam ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
• Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
• Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
• Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
NPM : 2214161117
Polikultur merupakan teknik menanam yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan dan waktu yang sama.
monokultur adalah penanaman satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang bersamaan.
pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
pertanian variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
Intercroppingg adalah praktik penanaman ganda yang melibatkan penanaman dua atau lebih tanaman dalam jarak yang berdekatan.
Companion planting adalah bidang pertanian dan perkebunan, penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
Benificial weeds adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
Alley cropping adalah suatu bentuk usahatani atau penggunaan tanah untuk menanam tanaman semusim atau tanaman pangan.
Multiple Cropping adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
Tumpang sari (intercropping) adalah sistem atau cara pola tanam yang mencampurkan 2 atau lebih tanaman atau makhluk hidup lainnya dalam satu areal yang bertujuan untuk memanfaatkan lahan semaksimal mungkin.
Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
Diversifikasi pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
NPM:2254161007
Kelas:AGRC
1. Polikultur adalah penanaman beberapa jenis tanaman dalam
waktu yang sama ataupun berbeda pada lahan yang sama.
2. Monokultur adalah penanaman satu jenis tanaman pada waktu dan tempat yang bersamaan.
3. Pergiliran Tanaman adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanaman Variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Intercropping adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanam pada satu tempat yang sama.
6. Companion Planting adalah pola tanam yang dilakukan dengan menanam lebih dari satu tanaman dalam satu bedeng dengan tanaman lain yang melengkapi kebutuhan fisik dan unsur hara.
7. Beneficial Weeds (Gulma Menguntungkan) adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Alley Cropping adalah pola tanam yang dilakukan dengan menanam tanaman yang berumur pendek seperti wortel, selada, dan beberapa jenis tanaman lainnya yang cepat tumbuh di antara larikan tanaman yang tumbuh tinggi serta berumur panjang atau tahunan.
9. Multi-Cropping adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan dua atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpang Sari adalah penanaman lebih dari satu jenis tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanam pada satu tempat yang sama.
11. Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi pertanian adalah suatu pemilihan dan adopsi dari beberapa tambahan tipe komoditas yang berorientasi pasar, untuk dihasilkan melalui budidaya pertanian secara modern, baik pada tingkat nasional maupun regional.
NPM : 2214161090
Kleas : AGR C
- Polikultur ialah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik
- Monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Monokultur juga dikenal sebagai metode pertanian tradisional yang dapat memelihara kesuburan tempat tinggal mereka (petani).
- Rotasi tanam atau pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan
- Pertanaman variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
- Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama
- Tanaman Pendamping (companion planting) : dalam satu bedeng ditanam lebih dari satu tanaman sebagai pendamping jenis tanaman lainnya. Tujuannya untuk saling melengkapi dalam kebutuhan fisik dan unsur hara.
- Benificial Plants (tanaman Bermanfaat atau tanaman menguntungkan) adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan yang bermanfaat untuk pengendalian hayati dengan memanfaatkan faktor pengendali yang sudah ada di alam.
- Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar.
- Sistem ganda (multiple cropping) merupakan suatu usaha untuk meningkatkan hasil pertanian dengan memperhatikan pemilihan kombinasi tanaman yang tepat, sehingga tidak menimbulkan persaingan antar tanaman.
- Sistem tanam tumpang sari adalah salah satu usaha sistem tanam di mana terdapat dua atau lebih jenis tanaman yang berbeda ditanam secara bersamaan dalam waktu relatif sama atau berbeda dengan penanaman berselang‐seling dan jarak tanam teratur pada sebidang tanah yang sama.
- Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat.
- Diversifikasi pertanian adalah usaha penganekaragaman usahatani (diversifikasi horizontal) dan penganekaragaman usaha dalam penanganan satu komoditi pertanian seperti usaha produksi penanganan pasca panen, pengolahan dan pemasaran (diversifikasi vertikal).
2. Monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal. Monokultur juga dikenal sebagai metode pertanian tradisional yang dapat memelihara kesuburan tempat tinggal mereka (petani).
3. Rotasi tanam atau pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan
4. Pertanaman variatif adalah sistem penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5. Tumpang Sari (Intercropping) adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama
6. Tanaman Pendamping (companion planting) adalah dalam satu bedeng ditanam lebih dari satu tanaman sebagai pendamping jenis tanaman lainnya. Tujuannya untuk saling melengkapi dalam kebutuhan fisik dan unsur hara.
7. Benificial Plants (tanaman Bermanfaat atau tanaman menguntungkan) adalah tanaman yang sengaja di tanam pada areal perkebunan yang bermanfaat untuk pengendalian hayati dengan memanfaatkan faktor pengendali yang sudah ada di alam.
8. Sistem pertanaman lorong (alley cropping) merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar.
9. Sistem ganda (multiple cropping) merupakan suatu usaha untuk meningkatkan hasil pertanian dengan memperhatikan pemilihan kombinasi tanaman yang tepat, sehingga tidak menimbulkan persaingan antar tanaman.
10. Sistem tanam tumpang sari adalah salah satu usaha sistem tanam di mana terdapat dua atau lebih jenis tanaman yang berbeda ditanam secara bersamaan dalam waktu relatif sama atau berbeda dengan penanaman berselang‐seling dan jarak tanam teratur pada sebidang tanah yang sama.
11. Penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat.
12. Diversifikasi pertanian adalah usaha penganekaragaman usahatani (diversifikasi horizontal) dan penganekaragaman usaha dalam penanganan satu komoditi pertanian seperti usaha produksi penanganan pasca panen, pengolahan dan pemasaran (diversifikasi vertikal).
NPM:2254161006/AGR C
1. Polikultur: Pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu
bidang lahan yang tersusun dan terencana dengan baik menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik
2. Monokultur: penanaman dengan tanaman sejenis
3. Pergiliran tanaman: salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir
atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan
4. Pertanian variatif: pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu
bidang lahan
5. Intercropping: suatu usaha menanam beberapa jenis tanamanpada lahan dan
waktu yang sama
6. Companion Planting: dalam satu bedeng ditanam lebih dari satu tanaman sebagai
pendampingan jenis tanaman lainnya
7. Beneficial weeds: benih tanaman yang sengaja ditanam karena memiliki
manfaat
8. Alley cropping: teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng atau datar
9. Multi cropping: sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahkan dua
atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu
10. Tumpang sari: bentuk penanaman tanaman campuran berupa perlibatan dua
jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam dalam waktu yang bersamaan atau seiring bersamaan
11. Penanaman pendamping: suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman
berbagai tanaman yang berdekatan
12. Diversifikasi pertanian: usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian
untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
Npm. : 2214161096
Kelas. : AGR C
1. Polikultur Adalah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu bidang lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2. Monokultur adalah salah satu cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu areal.
3. Pergiliran Tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menggilir atau menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4. Pertanian Variatif merupakan sistem integrasi pertanian yang menggabungkan beberapa sektor, seperti pertanian, peternakan dan sektor lain (perkebunan, perikanan, dan kehutanan) sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan dan konservasi lingkungan.
5. Tumpang Sari adalah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama dan dalam jarak yang berdekatan.
6. Penanaman Pendamping dalam berkebun dan pertanian adalah penanaman tanaman yang berbeda secara berdekatan karena beberapa alasan berbeda, termasuk pengendalian hama , penyerbukan , menyediakan habitat bagi serangga yang menguntungkan , memaksimalkan penggunaan ruang, dan sebaliknya meningkatkan produktivitas tanaman.
7. Gulma Menguntungkan adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping, dapat dimakan, berkontribusi pada kesehatan tanah, menambah nilai hias, atau bermanfaat.
8. Sistem Pertanaman Lorong merupakan teknik konservasi vegetatif, pada lahan berlereng ataupun datar. mempunyai kemampuan mendaurulang hara dan meningkatkan kemampuan tanah menyimpan air pada lahan kering.
9. Sistem Tanam Ganda (Multiple Cropping) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10. Tumpangsari merupakan suatu usaha menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dalam waktu yang sama, yang diatur sedemikian rupa dalam barisan-barisan tanaman dan dalam waktu yang bersamaan atau agak bersamaan.
11. penanaman Pendamping atau Penanaman Berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12. Diversifikasi Pertanian adalah suatu usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian.
NPM: 2254161005
Kelas: AGR C
1.Polikultur adalah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2.monokultur ialah cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu area. Cara budidaya ini meluas praktiknya sejak paruh kedua abad ke-20 di dunia serta menjadi penciri pertanian intensif dan pertanian industrial.
3.pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4.Pertanaman variatif adalah penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5.Intercropping ialah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6.companion planting yaitu dalam satu bedeng ditanam lebih dari satu tanaman sebagai pendamping jenis tanaman lainnya. Tujuannya untuk saling melengkapi dalam kebutuhan fisik dan unsur hara, karena itu pemilihan tanaman perlu diperhatikan. Misalnya tanaman yang perakarannya dalam dapat mengurangi kepadatan tanah dan menambah kesuburan tanah dengan tambahnya bahan organik sehingga berguna bagi tanaman pendamping yang perakarannya dangkal.
7.Benificial weed adalah Gulma menguntungkan adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping , dapat dimakan , berkontribusi pada kesehatan tanah , menambah nilai hias,atau bermanfaat .
8.Alley cropping atau sistem pertanaman lorong adalah sistem penanaman tanaman lain seperti jagung atau sorgum di antara pepohonan, di mana pohon bertindak mencegah tanah dari erosi, terutama pada daerah lereng.
9.Multi-cropping ( sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10.Tumpang Sari (Intercropping) adalah menanam tanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
11.penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12.Diversifikasi pertanian, penganekaragaman pertanian, atau penganekaan pertanian adalah pengalokasian sumber daya pertanian ke beberapa aktivitas lainnya yang menguntungkan secara ekonomi maupun lingkungan.