Kiriman dibuat oleh 2218011175 2218011175

Nama : Daffa Anendra Putra
NPM : 2218011175
ANALISIS JURNAL
Identitas Jurnal
Nama Jurnal : eL-Muhbib, Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar
Volume: 2
Nomor: 2
Halaman: 29-41
Tahun Penerbit: 2018
Judul Jurnal: Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Nama Penulis: Syarifuddin

ISI JURNAL
Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.
Pancasila yang terdiri dari lima sila, merupakan bentuk akumulasi proses pemecahan masalah kehidupan bangsa Indonesia dalam kehidupan seharihari, berbangsa dan bernegara.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Sebagai mahluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta dan menguasai jagad raya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh karena itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia. Iptek harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan IPTEK.
3. Persatuan Indonesia
iptek harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan masyarakat internasional.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Permusyawaratan adalah suatu tata cara khas kepribadian Indonesia untuk merumuskan dan atau memutuskan sesuatu hal berdasarkan kehendak rakyat, sehingga tercapai keputusan yang berdasarkan kebulatan pendapat/mufakat
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah; Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan
Nama : Daffa Anendra Putra
NPM : 2218011175
ANALISIS SOAL 2
A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu dan landasan etika di tengah tengah persaingan globalisasi, ialah :
1. Sila ke-1, Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu pada sila ini menempatkan manusia dalam alam sebagai bagiannya dan bukan pusatnya.
2. Sila ke-2, Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan yaitu untuk kemanusiaan, tidakhanya untuk kelompok, lapisan tertentu.
3. Sila ke-3, Persatuan Indonesia, solidaritas dalam sub-sistem sangat penting untuk kelangsungan keseluruhan individualitas, tetapi tidak mengganggu integras.
4. Sila ke-4, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, yaitu eksperimentasi penerapan dan penyebaran ilmu pengetahuan harus demokratis dapat dimusyawarahkan secara perwakilan, sejak dari kebijakan, penelitian sampai penerapan massal.
5. Sila ke-5, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, keadilan sosial juga menjagake seimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat, karena kepentingan individu tidak boleh terinjak oleh kepentingan semu.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Harapan saya sebgai warga negara mengenai pemimpin, ilmuan serta warga negara sendiri ialah mampu bertanggung jawab dengan setiap apa yang dilakukan serta di ucapkan, mampu mengelola dengan sangat baik, bisa berupa SDM atau SDA nya sendiri. Rendah hati serta memiliki nilai luhur Pancasila yang tinggi
Nama : Daffa Anendra Putra
NPM : 2218011175
ANALISIS SOAL !
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
tanggapan saya mengenai prihal tersebut yaitu akan benar adanya dan akan berdampak buru sebaiknya kita harus lebih jelih lagi dalam mengansumsi sebuah berita yang belum tentu benar ada nya dan harus berhati hati terhadap mediasosial.
B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila akan berdampak buruk tentunya bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang. Dampak negative ini salah satu contohnya adalah akan ada banyak terjadi bullying berunsur SARA di media sosial, pengguna media sosial tidak mengenal umur dan gender membuat pengguna media sosial bersemena-mena dengan pendapat yang mereka keluarkan.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Menurut program studi/jurusan yang saya ambil, solusinya adalah dengan menerapkan sistem prioritas. Dalam sistem ini, kita dapat memilah dan memiilih apa yang penting dan tidak terlalu penting, serta produk teknologi tersebut harus segera kita miliki atau tidak. Menurut saya, dengan menerapkan sistem prioritas tersebut kita dapat mengurangi sikap konsumerisme.
Nama : Daffa Anendra Putra
NPM : 2218011175
Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Peran-peran dari Pancasila ini dalam pengembangan iptek yakni pertama dalam pluralisme nilai pada manusia. Dimana pada saat zaman sekarang, banyak sekali perkembangan serta perubahan cara pandang manusia tentang kehidupan. Dengan pengamalan nilai Pancasila maka masyarakat yang mengamalkannya akan tidak terjerumus pada nilai yang tidak sesuai dengan nilai kepribadian bangsa. Kedua yakni, pada perkembangan IPTEK ini bisa menjadikan seseorang pada titik yang membahayakan seperti pada ketidakpastian eksistensi manusia di masa depan. Dengan memegang nilai Pancasila maka seseorang tersebut akan keluar dari titik yang membahayakan tersebut. Ketiga, perkembngan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Dengan memegang nilai Pancasila tersebut maka seseorang dapat membedakan sesuatu yang buruk atau baik. Dengan penerapan nilai Pancasila ini, maka seseorang akan selalu melakukan tindakan penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesui dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.