Jonathan Farrel Panggabean
2218011145
A. Bagaimana sistem etika perilaku politik saat ini, apakah sejalan dengan nilai-nilai Pancasila? ceritakan!
Kehidupan politik Indonesia selalu didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Pancasila adalah dasar dan tujuan kehidupan politik kita. Berkaitan dengan hal tersebut, proses pembangunan politik yang sedang berlangsung di negara kita saat ini membutuhkan suatu rezim politik demokrasi yang kredibel Pancasila, tingkat kemandirian yang tinggi yang tidak hanya kuat tetapi juga memungkinkan untuk terus dibangun. sistem politik yang telah disiapkan. Atau berkembang secara keseluruhan sesuai kebutuhan, aspirasi karyawan dan perubahan zaman.
B. Pembahasan etika umumnya membicarakan masalah nilai (baik atau buruk) karena etika selalu berkaitan dengan masalah nilai. Bagaimana etika generasi muda yang Anda tinggali? Apakah itu mencerminkan etika dan nilai-nilai bangsa Indonesia? Berikan solusi atas dekadensi moral yang terjadi sekarang!
Menurut saya generasi muda banyak yang mengalami kemerosotan etika dan moral. Carilah bukti bahwa kasus kriminal meningkat dari hari ke hari. Mulai dari pencurian, penjarahan, perampokan, perzinahan, kecurangan, pemerkosaan, pelecehan seksual, perjudian, hingga pembunuhan. Yang jelas fakta membuktikan bahwa semakin hari semakin banyak korban yang menjadi korban seiring dengan menurunnya kualitas moral masyarakat ini.
Sebagai Solusi Kerusakan Moral, harus disesuaikan dengan kelompok sasaran yang ingin diwartakan. Misalnya, kelompok sasarannya adalah anak-anak, remaja dan orang tua, baik laki-laki maupun perempuan. Dalam arti tertentu, Dafa kita berkhotbah kepada semua orang tanpa kecuali. Untuk melakukan ini, Anda perlu mengetahui apa yang disukai anak Anda, apa yang disukai anak remaja Anda, dan apa yang disukai orang tua Anda.Anda dapat membuat kartun yang menggabungkannya. Anak-anak suka dongeng. Anda dapat membuat dongeng fiksi atau non-fiksi yang menyampaikan keutamaan ibadah, dll. Remaja menyukai sinetron dan Anda bisa membuat sinetron dengan nuansa religi. Remaja suka membaca novel. Kita bisa menulis fiksi religi untuk pendidikan. Remaja menyukai musik. Hal ini dapat Anda manfaatkan dengan mengadaptasi musik religi dengan genre musik yang disukai remaja.
Orang tua menyukai humor. Dakwah bisa ditipu dengan menambahkan sedikit humor. Dengan sentuhan humor tentunya