གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ginting, Arron Nathaniel

Ginting, Arron Nathaniel
2218011131

Video tersebut menjelaskan warga yang melakukan tindakan langsung untuk menutup saluran limbah pabrik yang mencemari sungai karena merasa sudah tidak nyaman atas bau yang ditimbulkan. Warga sudah membuat kesepakatan jika dirasa limbah mengganggu maka bisa jadi pabrik pabrik lain yang tidak memiliki cara pengolahan limbah akan ditutup
Ginting, Arron Nathaniel
2218011131

Analisis Jurnal
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi ditengah-tengah kita akan
memberiksn kemudahan dan
memecahkan berbagi persoalan hidup
dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Beberapa peristiwa yang terjadi didunia
ini misalnya dampak negatif dari bom
atom yang dijatihjan di Hirosima dan
Nagasaki pada waktu Perang Dunia
kedua, dampak ini akan berdampak
negatif kepada masyarakat Jepang waktu
dan menimbulkan traumatik kepada
generasi berikutmya. Dan bahkan akan
berdampak enyentuh pada nilai
kemanusian secara universal. Nila
kemnusiaan itu akan bukan milik
sekelompok orang tertentu tetapi milik
bersama umat manusia.
Melihat kenyataan diatas makan
Pancasila sebagai dasar pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat
ditelurusi, dalam hal-hal sebagai berikut.
Pertama, prulalisme nilai yang
berkembang pada masyarakat Indonesia
pada saat ini seiring dengan kemajuan
iptek menimbulkan perubahan dan cara
pandang manusia tentang kehidupan. Hal
ini akan menimbulkan renungan supaya
bangsa Indonesia tidak terjerumus dalam
keputisan nilai yang tidak sesuai dengan
kepribadian bangsa. Kedua, kemajuan
iptek pada tataran sekarang telah
menimbulkan dampak yang neatif dan ada
pada titik yang membahayakan terhadap
eksistensi manusia dimasa yang akan
datang. Ketiga, perkembngan iptek yang
didominasi oleh negara-negara barat akan
mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki
oleh bangsa Indonesia. Oleh karen aperlu
penyaringan dan penangkalan yang jelas
tentang pengaruh dunia secara global yang
tidak sesui dengan nilai-nilai kepribadian
bangsa Indonesia.
Sehingga urgensi Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi adalah dapat
disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi (iptek)
yang dikembangkan di Indoenesia
haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di
Indonesia harus menyertakan nilai-
nilai Pancasila sebagai faktor internal
pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-
rambu normatif dalam perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi di
Indonesia agar nantinya mampu
mengendalikan diri serta tidak keluar
dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi khususnya bagi kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
diharapkan dapat menjadi dasar dan akar
pada pengembangan keilmuan yang
disesuaikan dengan nilai-nilai budaya
yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,
sehingga pengembangan iptek tadi tidak
keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki
bangsa Indonesia.
Ginting, Arron Nathaniel
2218011131

Analisis Jurnal

Kemajuan teknologi menyebabkan
perubahan yang begitu besar pada
kehidupan manusia dengan segala
peradaban dan kebudayaannya. Perubahan
ini juga memberikan dampak yang begitu
besar tehadap dunia pendidikan.
Khususnya masyarakat dengan budaya dan
adat ketimuran seperti Indonesia. Saat ini,
di Indonesia dapat kita saksikan begitu
besar pengaruh kemajuan teknologi
terhadap aspek-aspek pendidikan yang ada
di masyarakat, baik masyarakat perkotaan
maupun pedesaan (modernisasi).
Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon
dan telepon genggam (HP), bahkan internet
bukan hanya melanda masyarakat kota,
namun juga telah dapat dinikmati oleh
masyarakat di pelosok-pelosok desa.
Akibatnya, segala informasi yang bernilai
positif maupun negatif, dapat dengan
mudah di akses oleh masyarakat. Dan di
akui atau tidak, perlahan-lahan mulai
mengubah pola hidup dan pola pemikiran
masyarakat khususnya dalam aspek
pendidikan. jika dikaitkan dengan ideologi
yang dianut Indonesia yakni pancasila.
Maka akar permasalahan yang dihadapi
adalah apakah nilai-nilai dalam pancasila
yang selama ini menjadi pedoman hidup bangsa Indonesia terpengaruh
perkembangan teknologi informasi.
Ginting, Arron Nathaniel
2218011131

Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila adalah dasar perkembangan IPTEK saat ini agar kepentingan IPTEK itu sendiri dapat diambil nilai positifnya. Dan dapat menjadi pedoman etika dalam menyikapi perkembangan iptek, seperti
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak. Mempertimbangkan dampak baik buruk IPTEK bagi seluruh mahluk. Pengolahan diimbangi dengan pelestarian. Sila pertama menempatkan manusia di alam semesta bukan sebagai pusatnya melainkan sebagai bagian yang sistematik dari alam yang diolahnya.

2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasardasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab. IPTEK harus mengangkat harkat dan derajat manusia, bukan membuat manusia menjadi angkuh dan sombong.

3. Sila Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa Iptek harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan masyarakat internasional.

4. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis. Artinya setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sikap yang terbuka artinya terbuka untuk dikritik, dikaji ulanh maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.

5. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.