Posts made by Rais Amaral Haq

Nama: Rais Amaral Haq
NPM: 2218011101

Analisis Jurnal


Pancasila merupakan hasil pemikiran dari pendiri-pendiri bangsa yang di dalamnya terkandung nilai-nilai ketuhanan, keadilan, kemanusian, dan masih banyak lagi. Setelah mencapai kesepakatan, Pancasila dijadikan sebagai dasar aturan, termasuk dalam perkembangan IPTEK yang ada di Indonesia. Perkembangan IPTEK yang tidak dibersamai dengan nilai-nilai Pancasila tentu akan menjadi “senjata makan tuan” karena tidak diikuti oleh pemikiran-pemikiran yang matang dan benar.

Pancasila sebagai Dasar Negara merupakan 5 (panca) dan nilai (sila) yang memiliki aturan tentang tingkah laku dan bersikap yang selayaknya sebagai masyarakat yang utuh di Indonesia. Melambangkan persatuan dan kesatuan sudah menjadi alasan kuat mengapa Pancasila harus hadir di tengah-tengah bangsa. Selain itu, Pancasila juga dijadikan sebagai pedoman hidup oleh warga negara Indonesia itu sendiri. Campuran antarakulturasi budaya yang ada di Indonesia mampu membuat berbagai keanekaragaman aspek mulai dari ekonomi, politik, sampai ke pendidikan sehingga dibutuhkan nilai-nilai konkrit yang mampu menyatukan semua perbedaan itu.

Pancasila juga memiliki peran sebagai filsafat ilmu. Ajaran-ajaran Pancasila mengajak masyarakat untuk melihat lebih dalam kembali tentang potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sebagai landasan berpikir dan berpengetahuan, masyarakat harus memanfaatkan kehadiran Dasar Negara tersebut sebagai sumber dari segala sumber pengetahuan agar pokok pikiran para pendiri bangsa tidak lenyap begitu saja. Kerjasama antarmasyarakat untuk mencari kebenaran dan kebijaksanaan dapat dipermudah dengan peran Pancasila sebagai filsafat ilmu. Pemikiran-pemikiran rasional, bahasa, dan wawasan yang luas semuanya juga bisa berakar kepada Pancasila.

Mulai dari sila pertama, kolaborasi antara IPTEK dan Pancasila berperan untuk memberikan pemikiran secara akal dan rasional bahwa bagaimana manusia ditempatkan di alam semesta ini dan tujuan dari penciptaan manusia itu sendiri. Lalu, di sila kedua, Pancasila juga dapat dijadikan sebagai pedoman dasar bagi masyarakat agar terus menjaga adab dan moral yang berlaku selama perkembangan IPTEK terus berlangsung. Kemudian, sila ketiga mengajarkan bahwa perkembangan dari nilai IPTEK itu sendiri diharapkan mampu meningkatkan rasa nasionalitas dan kebangsaan yang ada sehingga mampu menciptakan rasa persatuan dan kesatuan di masyarakat. Pada sila keempat, adanya perkembangan nilai IPTEK juga harus didasari dengan asas-asas demokratis yang menjunjung tinggi perbedaan dan penghargaan kebebasan orang lain serta memiliki pandangan dan sikap yang terbuka terhadap kritik-kritik yang diberikan. Terakhir, di sila kelima, harapan dari komplementasi nilai IPTEK dan Pancasila seharusnya mampu menjaga keseimbangan antara keadilan dan prinsip kehidupan antarsesama manusia, manusia dengan Tuhan, manusia dengan bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungan.
Nama: Rais Amaral Haq
NPM: 2218011101

Analisis Soal 1

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?

Jawab: Menurut saya pribadi, sangat disayangkan adanya informasi yang tidak benar dan tersebar secara luas dan tidak bertanggung jawab. Hal ini tentunya akan merugikan khalayak ramai yang menerima berita palsu tersebut. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoaxs ini sebaiknya kita memastikan kembali kepada yg bersangkutan di dalam informasi tersebut apakah informasi yang beredar tersebut benar sesuai fakta atau tidak. Selain itu, dengan menanamkan rasa hati-hati untuk membagikan sesuatu juga wajib dimiliki oleh setiap orang agar timbul kesadaran akan perbuatan yang akan dilakukannya.

2. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan  solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Jawab: IPTEK tanpa adanya nilai-nilai pancasila dapat menjadi berbahaya karena dapat memunculkan berbagai macam permasalahan. Contohnya adalah media sosial yang di dalamnya terdapat banyak dampak negatif, seperti hate speech atau cyber bullying. Selain itu, muncul banyak hacker yang dapat membahayakan data pribadi ataupun data-data dalam teknologi digital yg cukup penting di masa sekarang. Oleh karena itu, pengembangan IPTEK akan jauh lebih baik jika dibiasakan berperilaku baik dan tolong-menolong antarsesama yang didasari nilai Pancasila.

3. Sikap konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Jawab: Berdasarkan jurusan kesehatan yang saat ini sedang saya tempuh, solusi paling logis adalah dengan mendahulukan kebutuhan akan kesehatan dan kebugaran dibandingkan keinginan yang berkaitan dengan perilaku hedonisme. Penggantian skala prioritas yang lebih memilih untuk fokus kepada kebutuhan akan kesehatan untuk tubuh memerlukan kesadaran yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan adanya edukasi secara merata agar perilaku konsumerisme dapat perlahan diubah sehingga mencapai tujuan yang lebih baik di akhir waktu.
Nama: Rais Amaral Haq
NPM: 2218011101

Analisis Soal 2

Analisis Soal 2

1. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Jawab: Perkembangan nilai Pancasila diikuti dengan majunya IPTEK di era globalisasi saat ini. Paradigma dari sudut pandang Pancasila dapat dijadikan tolak ukur melalui nilai-nilai sila yang terkandung. Penggabungan pembelajaran IPTEK melalui nilai-nilai Pancasila dapat dijabarkan sebagai berikut:
1). Sila 1, Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini IPTEK berperan untuk memberikan pemikiran secara akal dan rasional bahwa bagaimana manusia ditempatkan di alam semesta ini dan tujuan dari penciptaan manusia itu sendiri.
2). Sila 2, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, gabungan antara IPTEK dan nilai Pancasila dapat dijadikan sebagai pedoman dasar bagi masyarakat agar terus menjaga adab dan moral yang berlaku.
3). Sila 3, Persatuan Indonesia, perkembangan dari nilai IPTEK itu sendiri diharapkan mampu meningkatkan rasa nasionalitas dan kebangsaan yang ada sehingga mampu menciptakan rasa persatuan dan kesatuan di masyarakat.
4). Sila 4, Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, adanya perkembangan nilai IPTEK juga harus didasari dengan asas-asas demokratis yang menjunjung tinggi perbedaan dan penghargaan kebebasan orang lain serta memiliki pandangan dan sikap yang terbuka terhadap kritik-kritik yang diberikan.
5). Sila 5, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, harapan dari komplementasi nilai IPTEK dan Pancasila seharusnya mampu menjaga keseimbangan antara keadilan dan prinsip kehidupan antarsesama manusia, manusia dengan Tuhan, manusia dengan bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungan.

Tentunya, proses yang sekarang sedang terjadi harus disertai dengan kehadiran dari unsur Pancasila, khususnya di era globalisasi. Hal ini dapat dilakukan untuk menghindari adanya paham-paham yang tidak sesuai dan semakna dengan isi kandungan dari Pancasila.

2. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Jawab: Menurut pendapat saya pribadi, tentu saja besar harapan saya bagi negeri ini untuk mendapatkan pemimpin yang mampu adil dan mengayomi, warganegara yang taat dan patuh terhadap peraturan, dan ilmuan-ilmuan cerdas yang mampu bersaing di kancah internasional untuk membanggakan nama Indonesia. Semua itu didasari dengan aspek-aspek dari nilai dasar Pancasila agar tumbuh rasa kebanggaan untuk melakukan suatu tindakan yang nyata. Sesuai juga dengan perkembangan IPTEK, komponen pemimpin, warganegara, dan ilmuan yang dibutuhkan olej negara, seharusnya mampu saling membantu untuk berkembang dan berjalan bersama-sama menuju suatu perubahan yang baru di masa yang akan datang.
Nama: Rais Amaral Haq
NPM: 2218011101

Analisis Video 1

Warga Desa Pegaden Tengah, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah melakukan unjuk rasa dengan cara menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian karena warga merasakan ketidaknyamanan dari limbah pabrik yg langsung dibuang ke sungai karena mencemarkan lingkungan sungai dengan menimbulkan bau busuk yg sudah terjadi -+ 25 tahun. Oleh karena itu, warga meminta pihak aparat desa untuk menutup ke 6 pabrik tersebut yg tidak memiliki alat pengolahan limbah tersebut.
Nama: Rais Amaral Haq
NPM: 2218011101

Analisis Video 2

Pada tanggal 15 Agustus 1948 diperingati dengan menyerahnya Jepang tanpa syarat kepada sekutu karena faktor pengeboman nuklir di wilayah Nagasaki dan Hiroshima. Hal tersebut membuat Indonesia mampu memanfaatkan kesempatan penyerahan itu untuk memprokalamasikan kemerdekaan.

Peristiwa pengeboman nuklir yang dilakukan oleh Jepang dipicu dengan penyerangan di Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 lalu. Peristiwa tersebut akhirnya memicu sekutu termasuk Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan lainnya untuk memberi perlawanan kepada Jepang pada saat itu. Selain itu, negara seperti Jerman dan Italia juga ikut meramaikan aksi perlawanan tersebut. Puncak dari perlawanan itu adalah ketika pengeboman nuklir di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Lebih dari 140 ribu orang tewas seketika dan ratusan ribu lainnya menderita penyakit akibat radiasi dari ledakan nuklir. Seketika tepat pada tanggal 15 Agustus 1945 lalu, Menteri Luar Negeri Jepang menandatangani dokumen penyerahan tanpa syarat kepada sekutu. Hal ini sekaligus menandai berakhirnya Perang Pasifik. Momen ini dimanfaatkan oleh Indonesia dengan memproklamirkan kemerdekaan 2 hari pasca tanda tangan penyerahan dokumen di USS Missouri.