Nama : Jedo Muchamad Tias Temun
NPM : 2218011039
Tugas Analisis Jurnal
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan sebuah kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama oleh bangsa Indonesia. Maka sebab itu, perlu adanya perumusan Pancasila sebagai paradigma keilmuan bagi kegiatan keilmuan Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini kian pesat, sehingga peradaban manusia mengalami perubahan yang nyata adanya. Perkembangan IPTEK dan ilmu pengetahuan sejalan adanya. Ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berkembang dalam suatu kawasan budaya. Di sisi lain, perkembangan IPTEK bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama, sehingga di satu sisi diperlukan semangat objektivitas, di sisi lain iptek harus memperhatikan pertimbangan budaya dan nilai-nilai religi. . dipertimbangkan dalam perkembangannya. agar tidak merugikan umat manusia.
Konteks pengembangan ilmu pengetahuan menegarahi bahwa kebanyakan orang sering mencampuradukkan antara kebenaran dan kemajuan seseorang tentang kebenaran terpengaruh oleh kemajuan yang dilihatnya, hal ini ditegaskan bahwa kebenaran itu bersifat non-comulative ( tidak bertambah) karena kebenaran itu tidak makin bertambah dari waktu kewaktu.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia menjadi pedoman dalam pengaturan seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila meliputi :
- Nilai dasar (instrinsik) : tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the founding fathers;
- Nilai instrumental : bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman, mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara;
- Nilai praktis : merupakan perpaduan identitas dan realitas, terkandung dalam kenyataan sehari-hari sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila
Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
b. Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua karena faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaan dalam permusyarawatan/perwakilan, hal
yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi.
e. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia.
Pengembangan IPTEK sudah seharusnya ditujukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana tertulis sebagai cita-cita bangsa dalam pembukaan UUD 1945. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa Pancasila merupakan hal penting yang menjadi dasar etika dan pandangan hidup dalam pengembangan IPTEK.
NPM : 2218011039
Tugas Analisis Jurnal
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan sebuah kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama oleh bangsa Indonesia. Maka sebab itu, perlu adanya perumusan Pancasila sebagai paradigma keilmuan bagi kegiatan keilmuan Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini kian pesat, sehingga peradaban manusia mengalami perubahan yang nyata adanya. Perkembangan IPTEK dan ilmu pengetahuan sejalan adanya. Ilmu pengetahuan dan teknologi selalu berkembang dalam suatu kawasan budaya. Di sisi lain, perkembangan IPTEK bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama, sehingga di satu sisi diperlukan semangat objektivitas, di sisi lain iptek harus memperhatikan pertimbangan budaya dan nilai-nilai religi. . dipertimbangkan dalam perkembangannya. agar tidak merugikan umat manusia.
Konteks pengembangan ilmu pengetahuan menegarahi bahwa kebanyakan orang sering mencampuradukkan antara kebenaran dan kemajuan seseorang tentang kebenaran terpengaruh oleh kemajuan yang dilihatnya, hal ini ditegaskan bahwa kebenaran itu bersifat non-comulative ( tidak bertambah) karena kebenaran itu tidak makin bertambah dari waktu kewaktu.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia menjadi pedoman dalam pengaturan seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila meliputi :
- Nilai dasar (instrinsik) : tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the founding fathers;
- Nilai instrumental : bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman, mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara;
- Nilai praktis : merupakan perpaduan identitas dan realitas, terkandung dalam kenyataan sehari-hari sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila
Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya
a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
b. Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua karena faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaan dalam permusyarawatan/perwakilan, hal
yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi.
e. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia.
Pengembangan IPTEK sudah seharusnya ditujukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana tertulis sebagai cita-cita bangsa dalam pembukaan UUD 1945. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa Pancasila merupakan hal penting yang menjadi dasar etika dan pandangan hidup dalam pengembangan IPTEK.