Posts made by Amalia Febriyanti

Nama : Amalia Febriyanti
NPM : 2218011035
Analisis Video 1

Dalam video tersebut, warga melaukan unjuk rasa kepada enam pabrik pakaian yang membuang limbah ke sungai. Di lokasi pabrik warga melakukan penutupan saluran pembuangan limbah. Warga merasa tidak nyaman terhadap bau busuk yang ditimbulkan. Oleh karena itu, warga meminta aparat desa untuk menutup 6 pabrik tersebut.
Menurut saya, seharusnya pemilik pabrik bisa lebih teliti lagi terhadap lingkungan sekitarnya, dan aksi unjuk warga tersebut sangatlah wajar karena merasa dirugikan. Ketika pemilik pabrik bisa mengelola limbah tersebut dengan berar maka tidak akan ada aksi unjuk rasa tersebut.
Nama : Amalia Febriyanti
NPM : 2218011035
Analisis Video 2

Pada 7 Desesmber 1941 terrjadinya peristiwa bersejarah dimana Jepang menyerah kepada sekutu dan membuka peluang bagi Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan 2 hari kemudian. Pada saat itu Jepang menyerang pangkalan Amerika Serikat di Pulau Harber memicu bersatunya sekutu Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia-Belanda dan sejumlah negara jajan Inggris serta sejumlah segara Amerika Latin untuk bersama-sama melawan Jepang. Jerman dan Italia bergabung kemudian. Puncaknya dijatuhkannya bom atom pada Hiroshima Jepang pada 6 Agustus 1945 dan banyak penduduk Hiroshima tewas seketika. Selantunya, bom atom kedua di jatuhkan pada Nagasaki Jepang 3 Hari kemudian, yaitu 9 Agustus 1945. Pada 15 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada sekutu. Mentri luar negeri Jepang menandatangani surat penyerahan Jepang kepada sekutu di kapal perang Amerika, sehingga hal inilah yang mengakhiri Perang Dunia II di Pasifik. Hal ini di Indonesia membuat kekosongan kekuasaan, sehinggan 2 hari kemudian Indonesia memproklamasikan kemerkedaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.
NAMA : AMALIA FEBRIYANTI
NPM : 2218011035
ANALISIS JURNAL

JUDUL : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Jurnal : Jurnal Pendidikan
Tahun : 2018
Vol. dan hal. : Vol. 2 No. 2, 29-41

Pancasila sebagai suatu sistem filsafat pada hakikatnya adalah suatu sistem pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan.
Pancasila yang terdiri dari lima sila, merupakan bentuk akumulasi proses pemecahan masalah kehidupan bangsa Indonesia dalam kehidupan seharihari, berbangsa dan bernegara.
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
Implikasi Sila I Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Sebagai mahluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta dan menguasai jagad raya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh karena itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia. Iptek harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan IPTEK.
3. Persatuan Indonesia
iptek harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan masyarakat internasional. 
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Permusyawaratan adalah suatu tata cara khas kepribadian Indonesia untuk merumuskan dan atau memutuskan sesuatu hal berdasarkan kehendak rakyat, sehingga tercapai keputusan yang berdasarkan kebulatan pendapat/mufakat
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Implikasi sila ke 5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah; Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan
Nama : Amalia Febriyanti
NPM : 2218011035
Analisis Soal 2

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Peran Pancasila sebagai paradigma ilmu dan landasan etika di tengah tengah persaingan globalisasi, ialah :
1. Sila ke-1, Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu pada sila ini menempatkan manusia dalam alam sebagai bagiannya dan bukan pusatnya.
2. Sila ke-2, Kemanusiaan yang adil dan beradab, memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan yaitu untuk kemanusiaan, tidakhanya untuk kelompok, lapisan tertentu.
3. Sila ke-3, Persatuan Indonesia, solidaritas dalam sub-sistem sangat penting untuk kelangsungan keseluruhan individualitas, tetapi tidak mengganggu integras.
4. Sila ke-4, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, yaitu eksperimentasi penerapan dan penyebaran ilmu pengetahuan harus demokratis dapat dimusyawarahkan secara perwakilan, sejak dari kebijakan, penelitian sampai penerapan massal.
5. Sila ke-5, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, keadilan sosial juga menjagake seimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat, karena kepentingan individu tidak boleh terinjak oleh kepentingan semu.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Harapan saya sebgai warga negara mengenai pemimpin, ilmuan serta warga negara sendiri ialah mampu bertanggung jawab dengan setiap apa yang dilakukan serta di ucapkan, mampu mengelola dengan sangat baik, bisa berupa SDM atau SDA nya sendiri. Rendah hati serta memiliki nilai luhur Pancasila yang tinggi
Nama : Amalia Febriyanti
NPM : 2218011035
Analisis Soal 1
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Menurut saya mengenai berita tersebut memanglah benar karena masyarakat sekarang lebih mudah menerima berita tanpa menyaring terlebih dahulu. Dan sesuai dengan yang Anita tuturkan apapun yang diterima informasinya baik itu palsu akan selalu dipercaya ketika berita itu cocok dengan apa yang dia percaya. Mengenai cara mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs bisa dimulai dari mengcrosscek kembali kebenaran beritanya, menyaring dan mencari tahu apakah yang diberitakan benar, ketika ada berita hoax yang sampai pada kita berita tersebut jangan diteruskan kembali ke orang lain sehingga berita tersebut berhenti pada kita untuk meminimalisir berita hoaxs yang lainnya.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengaruh IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial termasuk salah satunya hoaxs tersebut dan banyaknya kata-kata yang tidak sepantasnya untuk dituliskan di media sosial memanglah sangat tidak baik bagi perkembangan generasi sekarang, karena dengan adanya teknologi tersebut sesuatu dapat mudah sekali viral. Solusi yang pantas untuk perkembangan IPTEK itu sendiri bisa dengan memblokir situs-situs yang tidak baik selain itu diimbangi atau mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Dengan jurusan yang saya ambil yaitu kedokteran kita diajarkan untuk memilih atau memprioritaskan mana yang lebih dulu perlu untuk diselesaikan, begitupula dengan sikap konsumerisme yang mengharuskan kita mendahului apa yang diperlukan terlebih dahulu serta selektif dalam membeli sesuatu terutama alat-alat kesehatan yang sudah teruji klinisnya.