Nama : Timothy Rooney Santosa
NPM : 2218011021
Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Pemikiran ini merupakan pemikiran dan pengetahuan yang berasal dari Eropa, Timur Tengah, Asia, dan lokal membahur menjadi satu, pemikiran pembentukan negara Indonesia. Pengetahuan dan pemikiran dari berbagai macam arah, terwujud pada rumusan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Pancasila sebagai ilmu pengetahuan harus dikembangkan demi ilmu pengetahuan yang mana harus dapat menjawab berbagai persoalan hidup dengan mengambil nilai dari lima silanya.
Tujuan Pancasila sebagai Filsafat Ilmu :
Masing-masing sila Pancasila memiliki implikasi dalam pengembangan IPTEK, yaitu :
NPM : 2218011021
Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Pemikiran ini merupakan pemikiran dan pengetahuan yang berasal dari Eropa, Timur Tengah, Asia, dan lokal membahur menjadi satu, pemikiran pembentukan negara Indonesia. Pengetahuan dan pemikiran dari berbagai macam arah, terwujud pada rumusan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Pancasila sebagai ilmu pengetahuan harus dikembangkan demi ilmu pengetahuan yang mana harus dapat menjawab berbagai persoalan hidup dengan mengambil nilai dari lima silanya.
Tujuan Pancasila sebagai Filsafat Ilmu :
- Membuka cakrawala bagi diskusi secara terbuka terhadap masalah-masalah dan secara kritis terhadap penyempitan-penyempitan ideologis.
- membantu mengambil sikap terbuka dan kritis terhadap dampak modernisasi dan menjadi pemain aktif, mempertahankan identitas sebagai bangsa Indonesia.
- memecahkan permasalahan dalam kehidupan.
Masing-masing sila Pancasila memiliki implikasi dalam pengembangan IPTEK, yaitu :
- Ketuhanan yang maha esa → manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi yang mana manusia sebagai bagiannya dan bukan sebagai pusatnya, Tuhanlah sebagai pusatnya bukanlah manusia. Manusia memilki keterbatasan kemampuan dan harus mengembalikan kepada sang Pencipta.
- Kemanusiaan yang adil dan beradab → sikap dan perbuatan manusia yang sesungguhnya sesuai dengan kodrat hakikat manusia yang berbudi, sadar nilai dan berbudaya.
- Persatuan Indonesia → memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, iptek harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
- Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan → mendasari pengembangan Iptek secara demokratis.
- Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia → mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.