Posts made by Alissa Zahara Anggelika

Nama:Alissa Zahara Anggelika
NPM:2258011015
Analisis Video-2

Pada tanggal 15 Agustus 1948 diperingati dengan menyerahnya Jepang tanpa syarat kepada sekutu karena faktor pengeboman nuklir di wilayah Nagasaki dan Hiroshima. Hal tersebut membuat Indonesia mampu memanfaatkan kesempatan penyerahan itu untuk memprokalamasikan kemerdekaan. Peristiwa pengeboman nuklir yang dilakukan oleh Jepang dipicu dengan penyerangan di Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 lalu. Peristiwa tersebut akhirnya memicu sekutu termasuk Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan lainnya untuk memberi perlawanan kepada Jepang pada saat itu. Selain itu, negara seperti Jerman dan Italia juga ikut meramaikan aksi perlawanan tersebut. Puncak dari perlawanan itu adalah ketika pengeboman nuklir di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Lebih dari 140 ribu orang tewas seketika dan ratusan ribu lainnya menderita penyakit akibat radiasi dari ledakan nuklir. Seketika tepat pada tanggal 15 Agustus 1945 lalu, Menteri Luar Negeri Jepang menandatangani dokumen penyerahan tanpa syarat kepada sekutu. Hal ini sekaligus menandai berakhirnya Perang Pasifik. Momen ini dimanfaatkan oleh Indonesia dengan memproklamirkan kemerdekaan 2 hari pasca tanda tangan penyerahan dokumen di USS Missouri. Hal ini menjadi tanda berakhirnya perang dunia ke-II di wilayah pasifik.
Nama:Alissa Zahara Anggelika
NPM:2258011015
Analisis Video-1

Dalan video Limbah Pabrik Cemari Lingkungan Warga memperlihatkan warga desa yang bersangkutan menutup saluran limbah dari pabrik karena limbah tersebut dibuang ke sungai sehingga aliran sungai tercemar dan membuat warga setempat tidak nyaman dari bau busuk yang ditimbulkan. Limbah tersebut berasal dari 6 pabrik pakaian. Hal ini disebabkan karena pabrik-pabrik pakaian tersebut tidak memiliki alat untuk mengolah limbah. Hal ini sangat mengganggu kenyamanan warga setempat. Sungai menjadi tersemar dan timbul bau tak sedap.
Hal ini sangat merugikan sungai, lingkungan dan mengganggu kehidupan warga seharusnya para pemilik pabrik mempunyai kesadaran yang penuh dan memikirkan nya dalam hal ini serta peduli.
Nama:Alissa Zahara Anggelika
NPM:2258011015
Analisis soal

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Jawaban:
Peran pengembangan IPTEK terikat oleh nilai, maka harus ada paradigma yang menjadi landasannya. di Indonesia, paradigma landasan IPTEK adalah pancasila. pancasila menjadi landasan pengembangan IPTEK karena setiap nilai pancasila mengandung hal hal penting dan menunjukan etika dalam pengembangan IPTEK.
1. sila pertama yaitu dapat melengkapi ilmu pengetahuan dalam menciptakan keseimbangan diantara rasional dan irasional, rasa akal dan rasa dan pengembangan iptek dibuat untuk kebersamaan keyakinan umat beragama agar saling menghormati satu sama lainnya.
2. Sila kedua yaitu memberikan arahan dan mengendalikan ilmu pengetahuan pada setiap fungsi kemanusiaan bagi semua pihak serta pengembangan iptek harus dengan dilakukan dengan cara-cara yang menanamkan sikap berperikemanusiaan yang tidak merugikan semua pihak.
3. Sila ke-3, Persatuan Indonesia, solidaritas dalam sub-sistem sangat penting untuk kelangsungan keseluruhan individualitas, tetapi tidak mengganggu integras.
4. Sila ke-4, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, yaitu eksperimentasi penerapan dan penyebaran ilmu pengetahuan harus demokratis dapat dimusyawarahkan secara perwakilan, sejak dari kebijakan, penelitian sampai penerapan massal.
5. Sila ke-5, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, keadilan sosial juga menjagake seimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat, karena kepentingan individu tidak boleh terinjak oleh kepentingan semu.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Jawaban:
Harapan saya baik pemimpin, warga negara, atau ilmuwan yang pancasilais di Indonesia dapat melakukan tugasnya dengan baik, dan menghargai satu sama lain. Tidak semena-mena, keputusan apapun yang dibuat harus memikirkan kalangan masyarakat yang lain.
Nama:Alissa Zahara Anggelika
NPM:2258011015
Analisis soal
A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawaban:
Tanggapan saya adalah kita sebagai generasi muda Indonesia harus mempunyai kecerdesaan literasi digital yang tinggi. Sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh berita-berita hoax yang dapat melunturkan persatuan dan kesatuan bangsa.Untuk mengantisipasi dampak negative dari penyebaran hoaxs kita harus menerapkan perilaku Hati-hati dengan judul provokatif, Periksa fakta, Cek keaslian foto.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawaban:
Pengaruh perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan Pancasila yaitu banyaknya penyalahgunaan media social, seperti menyebarkan berita hoax, kebencian dll , membuat konten yang menyinggung seseorang, membuat konten berunsur SARA, membuat konten yang tidak sesuai dengan umur. Solusinya yaitu selalu tingkatkan toleransi dan hidup rukun.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawaban:
Berdasarkan jurusan kesehatan yang saat ini sedang saya tempuh, solusi paling logis adalah dengan mendahulukan kebutuhan akan kesehatan dan kebugaran dibandingkan keinginan yang berkaitan dengan perilaku hedonisme.
Nama:Alissa Zahara Anggelika
NPM:2258011015
Analisis Jurnnal

Pancasila merupakan falsafah dan pedoman hidup bangsa indonesia dari hasil pemikiran yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. menurut Soekarno pancasila adalah isi jiwa bangsa Indonesia yang turun temurun sekian abad lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan Barat. Dengan demikian, Pancasila tidak saja falsafah negara, tetapi lebih luas lagi, yakni falsafah bangsa Indonesia(Sunoto, 1991).
Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang maha esa
a. Percaya dan takwa kepada Tuhan yang maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
b. Hormat menghormati dan berkerjasama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup.
c. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan 35 agama dan kepercayaannya. d. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
a. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesame manusia.
b. Saling mencintai sesame manusia.
c. Mengembalikan sikap tenggang rasa
d. Tidak semena-mena terhadap orang lain e. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
f. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan
g. Berani membela kebenaran dan keadilan
h. Bangsa indonesia merasa dirinya bagian dari seluruh umat manusia
3. Persatuan Indonesia
a. Pengakuan terhadap bhineka Tunggal Ika suku bangsa, etnis, agama, adat Istiadat dan kebudayaan.
b. Pengakuan terhadap persatuan bangsa dan wilayah indonesia serta wajib membela dan menjunjung tingginya (Patriotisme).
c. Cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (Nasionalisme).
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
a. Negara adalah untuk kepentingan seluruh rakyat.
b. Kedaulatan adalah ditangan rakyat
c. Manuasia indonesia adalah sebagai warga Negara dan warga masyarakat mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
d. Pimpinan kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat.
e. Keputusan yang diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh wakil-wakil rakyat.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
a. Perlakuan yang adil disegala bidang kehidupan terutama dibidang politik, ekonomi, social dan budaya.
b. Perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia.
c. Keseimbangan antara hak dan kewajiban.
d. Menghormati hak milik orang lain
e. Cita-cita masyarakat yang adil dan makmur yang merata material dan spiritual bagi seluruh rakyat indonesia.
f. Cinta akan kemajuan dan pembangunan.