Nama:Alissa Zahara Anggelika
NPM:2258011015
Analisis Video-2
Pada tanggal 15 Agustus 1948 diperingati dengan menyerahnya Jepang tanpa syarat kepada sekutu karena faktor pengeboman nuklir di wilayah Nagasaki dan Hiroshima. Hal tersebut membuat Indonesia mampu memanfaatkan kesempatan penyerahan itu untuk memprokalamasikan kemerdekaan. Peristiwa pengeboman nuklir yang dilakukan oleh Jepang dipicu dengan penyerangan di Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 lalu. Peristiwa tersebut akhirnya memicu sekutu termasuk Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan lainnya untuk memberi perlawanan kepada Jepang pada saat itu. Selain itu, negara seperti Jerman dan Italia juga ikut meramaikan aksi perlawanan tersebut. Puncak dari perlawanan itu adalah ketika pengeboman nuklir di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Lebih dari 140 ribu orang tewas seketika dan ratusan ribu lainnya menderita penyakit akibat radiasi dari ledakan nuklir. Seketika tepat pada tanggal 15 Agustus 1945 lalu, Menteri Luar Negeri Jepang menandatangani dokumen penyerahan tanpa syarat kepada sekutu. Hal ini sekaligus menandai berakhirnya Perang Pasifik. Momen ini dimanfaatkan oleh Indonesia dengan memproklamirkan kemerdekaan 2 hari pasca tanda tangan penyerahan dokumen di USS Missouri. Hal ini menjadi tanda berakhirnya perang dunia ke-II di wilayah pasifik.
NPM:2258011015
Analisis Video-2
Pada tanggal 15 Agustus 1948 diperingati dengan menyerahnya Jepang tanpa syarat kepada sekutu karena faktor pengeboman nuklir di wilayah Nagasaki dan Hiroshima. Hal tersebut membuat Indonesia mampu memanfaatkan kesempatan penyerahan itu untuk memprokalamasikan kemerdekaan. Peristiwa pengeboman nuklir yang dilakukan oleh Jepang dipicu dengan penyerangan di Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 lalu. Peristiwa tersebut akhirnya memicu sekutu termasuk Amerika Serikat, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan lainnya untuk memberi perlawanan kepada Jepang pada saat itu. Selain itu, negara seperti Jerman dan Italia juga ikut meramaikan aksi perlawanan tersebut. Puncak dari perlawanan itu adalah ketika pengeboman nuklir di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Lebih dari 140 ribu orang tewas seketika dan ratusan ribu lainnya menderita penyakit akibat radiasi dari ledakan nuklir. Seketika tepat pada tanggal 15 Agustus 1945 lalu, Menteri Luar Negeri Jepang menandatangani dokumen penyerahan tanpa syarat kepada sekutu. Hal ini sekaligus menandai berakhirnya Perang Pasifik. Momen ini dimanfaatkan oleh Indonesia dengan memproklamirkan kemerdekaan 2 hari pasca tanda tangan penyerahan dokumen di USS Missouri. Hal ini menjadi tanda berakhirnya perang dunia ke-II di wilayah pasifik.