གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Felicia Key Josephine

Felicia Key Josephine
2218011033
Analisis Soal 2 - Pertemuan 15

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
Pancasila merupakan landasan berpikir bangsa Indonesia termasuk dalam bidang ilmu kedokteran. Misalnya sila Ketuhanan YME, dalam penerapan ilmu kedokteran harus dipahami bahwa kesembuhan pasien merupakan berkat dari Tuhan sehingga kita tidak bisa menjanjikan dan mengklaim bahwa kesembuhan pasien karena kemampuan kita sebagai dokternya, tetapi kita berusaha dengan sebaik mungkin dan sesuai dengan kompetensi keilmuan kita. Dari sila yang kedua, kita tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap pasien dengan tidak melihat asal usul, agama, maupun preferensi politik pasien dan strata sosial pasien. Dari sila ketiga sebagai dokter kita harus selalu mengutamakan persatuan diantara dokter, tidak terpecah, misalnya ketika ada perkembangan medis terbaru, ada yang mendukung ataupun menolak sehingga bisa menimbulkan perpecahan. Dari sila keempat, mengutamakan musyawarah dan mufakat juga dalam menentukan pengobatan terbaik bagi pasien dalam sebuah tim multidisiplin. Dari sila kelima, dokter harus dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pasien sesuai dengan kompetensinya di semua daerah di Indonesia.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warga negara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
Pemimpin harus jujur, rendah hati, merakyat, dan dapat menjadi panutan bagi seluruh golongan masyarakat. Warga negara hendaknya dapat memiliki kesadaran untuk selalu mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ilmuwan dalam mengembangkan teknologi hendaknya dapat memiliki sikap yang jujur dan terbuka, serta mau dikritik dan selalu berlandaskan Pancasila agar teknologi tersebut tidak menyimpang.
Felicia Key Josephine
2218011033
Analisis Soal 1 - Pertemuan 15

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Menurut saya, penyebaran berita hoaks saat ini semakin banyak. Ditambah lagi, informasi yang didapat tidak disaring lagi oleh penerima informasi sehingga menimbulkan banyak kesalahpahaman, fitnah, dan perpecahan. Hal ini juga dapat mempengaruhi pola pikir masyarakat yang lama kelamaan bisa mempercayai suatu hoax yang terus menerus diberitakan. Yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax adalah dengan menjadikan budaya literasi di negara kita sehingga setiap berita selalu diuji dulu kebenarannya sebelum diberitakan.

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan IPTEK yang lebih baik?
Pengembangan IPTEK menyebabkan semua informasi dari penjuru negeri didapatkan dengan mudah. Dengan demikian, budaya luar yang negatif yang tidak sesuai dengan budaya bangsa kita dapat masuk dan mempengaruhi masyarakat Indonesia dengan menurunnya kecintaan terhadap produk dalam negeri, naiknya permintaan barang impor, dan berubahnya gaya hidup masyarakat menjadi negatif (konsumerisme, individualisme, dll.). Solusi yang dapat saya berikan adalah masyarakat harus lebih bisa selektif, menyaring setiap informasi dan budaya yang masuk, dan membentengi kita, terutama generasi muda, dari budaya-budaya yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

C. Sikap konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimana solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Solusinya adalah banyak melakukan penelitian di bidang medis sehingga dapat menemukan penemuan-penemuan baru di bidang medis, seperti obat-obatan, teknik-teknik pengobatan atau operasi, dan sebagainya oleh anak bangsa.
Felicia Key Josephine
2218011033
Analisis Video 1 - Pertemuan 15

Warga Desa Pegaden Tengah melakukan protes terhadap limbah pabrik yang dibuang ke sungai. Warga merasa tidak nyaman dengan bau busuk dan melakukan penutupan saluran pembuangan limbah yang berasal dari enam pabrik pakaian. Warga juga meminta aparat desa agar pabrik-pabrik tersebut ditutup. Pemilik pabrik bahkan mengakui bahwa ia tidak mengetahui cara pengolahan limbah pabrik. Warga akan terus melakukan aksi unjuk rasa apabila penutupan pabrik tidak dilakukan oleh pihak pemerintah setempat.

Dari video ini, dapat disimpulkan bahwa teknologi sudah sangat berkembang saat ini. Teknologi dapat membantu pekerjaan manusia agar lebih cepat dan efisien. Limbah yang dihasilkan dari teknologi perlu diolah sebelum dibuang agar tidak mencermarkan lingkungan. Pemilik pabrik perlu diedukasi mengenai cara mengelola limbah yang benar.
Felicia Key Josephine
2218011033
Analisis Video 2 - Pertemuan 15

Pada 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan AS di Pearl Harbor sehingga memicu bersatunya AS, Britania Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan negara lainnya untuk melawan Jepang. Sekutu menjatuhkan bom atom di Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Tiga hari kemudian, bom atom kedua dijatuhkan oleh Sekutu di Nagasaki. Pada 15 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada Sekutu dan hal ini menandai berakhirnya Perang Dunia II di wilayah Pasifik. Momen ini menyebabkan kekosongan kekuasaan sehingga dimanfaatkan bangsa Indonesia, yang saat itu masih dijajah Jepang, untuk memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945.

Dari video ini, dapat disimpulkan bahwa perkembangan teknologi dapat memberikan dampak negatif, salah satunya adalah bom, yang dapat menghilangkan banyak nyawa. Oleh sebab itu, perkembangan teknologi haruslah dipastikan bahwa teknologi tersebut dapat bermanfaat bagi banyak orang dan tidak merugikan pengguna dan lingkungan.
Felicia Key Josephine
2218011033
Analisis Jurnal - Pertemuan 15

Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu dan Implikasi terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan, serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Pancasila sebagai filsafat ilmu tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, serta memenuhi hasrat ingin tahu manusia, tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang berwujud filsafat Pancasila dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari dan juga sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan.

Implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang Maha Esa
Dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi dan manusia perlu memahami batas kemampuannya dalam berfikir. Manusia harus menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irasional, antara rasa dan akal.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Pada prinsipnya, kemanusiaan yang adil dan beradab adalah sikap dan perbuatan manusia yang sesungguhnya sesuai dengan kodrat hakikat manusia yang berbudi, sadar nilai, dan berbudaya. Pembangunan IPTEK harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia. IPTEK harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia.
3. Persatuan Indonesia
Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan IPTEK. Dengan IPTEK, persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan IPTEK.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Dalam pengembangan IPTEK, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK, harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain, dan harus memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Berangkat dari pemikiran tersebut, maka pengembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila diharapkan dapat membawa perbaikan kualitas hidup manusia Indonesia dan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman, dan damai.