Posts made by RIE DAHNIAR MARISSA MARPAUNG _2218011141

NAMA : RIE DAHNIAR MARISSA MARPAUNG

NPM : 2218011141

 Tujuh puluh lima tahun lalu terjadi peristiwa bersejarah Jepang menyerah kepada sekutu yang membuka peluang bangsa Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaannya dua hari kemudian pasca pemboman Nagasaki tanggal 15 Agustus 1945. Jepang menyerah kepada sekutu dan kemudian Indonesia yang saat itu dijajah Jepang momen ini menjadikan terjadinya kekosongan kekuasaan memanfaatkan hal ini dua hari kemudian bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.

Bangsa kita telah melalui berbagai perjuangan untuk kemerdekaan melaului berbagai peristiwa dan juga pengorbanan. Oleh sebab itu, sebagai generasi penerus bangsa, sudah menjadi kewajiban kita untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan tokoh-tokoh bangsa dengan cara meningkatkan pembangunan Indonesia dan ikut dalam usaha mempertahankan bangsa demi keberlangsungan bangsa.

 


NAMA : RIE DAHNIAR MARISSA MARPAUNG
NPM : 2218011141

Video tersebut berisi ratusan warga desa di kabupaten Pekalongan Jawa tengah melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah dari lokasi pabrik pembuatan pakaian. Warga merasakan ketidaknyamanan dari limbah pabrik yang dibuang langsung ke sungai pemilik pabrik juga mengaku selama ini tidak mengetahui cara pengolahan limbah pabrik miliknya, kemudian warga akan terus melakukan aksi unjuk rasa apabila penutupan pabrik tidak dilakukan oleh pihak pemerintah setempat.Menurut saya, unjuk rasa tersebut sangat benar dilakukan karena limbah tersebut telah mengotori sungai selama 25 tahun dan mengganggu kehidupan masyarakat sekitar. Seharusnya pemilik pabrik melakukan riset terlebih dahulu mengenai pengolahan limbah ataupun cara pembuangan limbah yang benar agar tidak mengganggu keseimbangan alam dan kehidupan masyarakat sekitar
NAMA : RIE DAHNIAR MARISSA MARPAUNG
NPM : 2218011141

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?
JAWAB :
Pancasila merupakan pedoman dalam melakukan segala sesuatu, termasuk dalam bidang disiplin ilmu. Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Konsep keilmuan harus menciptakan hubungan yang baik dengan Tuhan, dan toleransi terhadap orang lain
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Keilmuan Pancasila harus tetap sesuai dengan adab dan nilai moral yang berlaku di masyarakat sehingga tidak menghargai keseimbangan hak dan kemanusiaan di masyarakat.
3. Persatuan Indonesia
Pancasila menjadikan ilmu yang berkembang sekarang hendaknya digunakan bersama-sama untuk kemajuan bangsa Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Pancasila menjadi dasar orang berilmu berperilaku, misalnya melakukan musyawarah mufakat dalam pengambilan keputusan, dan melakukan hasil musyawarag sebagai tanggung jawab bersama
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Dengan Pancasila , ilmu yang kita dapatkan menjadikan kita semakin bijaksana dalam memperlakukan orang lain dengan adil
Dewasa ini, banyak berkembang pandangan-pandangan ideologi yang mempertanyakan keberadaan pancasila sebagai sistem ideologi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari segi moralitas dan mentalitas. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang terlampau deras menyebabkan terlalu mudahnya informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita, sehingga penting kiranya memperkuat warga negara menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?
JAWAB :
Harapan saya mengenai pemipin, warganegara dan para ilmuwan sekarang dan di masa depan adalah hendaknya mengamalkan nilai Pancasila dengan sebaik-baiknya. Pemimpin yang saya harapkan tentunya pemimpin yang amanah, jujur, dapat dipercaya dan cerdas. Begitu pula dengan ilmuwan dan warganegara Indonesia kedepannya. Hendaknya seluruh lapisan masyarakat secara bersama-sama harus mengikuti pedoman dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam menghadapi rintangan dan hambatan yang menanti bangsa Indonesia ke depannya
NAMA : RIE DAHNIAR MARISSA MARPAUNG
NPM : 2218011141

A.Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
JAWAB :
Saya sangat setuju dengan isi berita tersebut karena sampi sekarang banyak seklai ditemui orang-orang yang menyebarkan informasi berdasarkan yang mereka baca saja, bukan berdasarkan kebenarnannya. Hal ini menyebabkan masyarakat kita kurang kritis dalam menanggapi informasi sehingga banyak oknum yang memanfaatkannya untuk berbuat kejahatan. Keadaan seperti ini sudah saatnyakita hentikan, sebab semakin lama akn merugikan kehidupan bangsa kita.
Cara saya untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoax adalah:
- tidak langsung mempercayaisetiap informasi yang diterima dan mencari kebenarannya terlebih dahulu
- menyaring informasi yang akan disebarkan kepada orang lain agar tidak terjadi dampak buruk seperti adanya kesempatan untuk melakukan tindak kriminal oleh oknum yang kurang bertanggung jawab
- mengajak dan mengedukasi orang lain agar turut serta dalam pencegahan penyebaran hoax

B.Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
JAWAB :
Saat ini penggnaan media sosia menjadi tidak terkendali sebab semua orang menggunakan media sosial dengan bebas tanpa pengawasan. Mulai dari kaum muda-mudi hingga orang tua menggunakan media sosial untuk mengakses informasi. Hal ini bisa saja menimbulkan dampak buruk seperti menjadi sarana untuk melakukan tindak kriminal dimasyarakat, seperti penipuan dan kemudin tindak pemerasan. Hal ini tentunya berlawanan dengan nilai pancasila yaitu sila ke 2, Kermanusian yang adil dan beradab, dimana membuat orang lain merasa dirugikan ataupun membuat orang lain merasa tertekan. Selain iu terdapat piula pelanggaran terhadap sila pertama, Ketuhanan yang maha esa dimana media sosial menjadi sarana untuk adanya perilaku rasisme yang dilakukan berbagai kaum tanpa pandang usia dan jabatan ataupun pekerjaannya. Media sosial juga menjadi sarana penyebaran hoax yang menimbulkan perpecahan dimasyarakat seperti informasi hoax megenai keputusan ataupun kebijakan pemerintah,

Agar perkembangan IPTEK dapat dimanfaatkan dengan baik, diperlukan kesadaran dari diri kita masing-masing untuk hidup berpedoman dengan Pancasila, satu-satunya pedoman yang sangat sesuai untuk kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia. Dengan menerapkan ataupun mengikuti pedoman dari Pancasila secara konsisten, pasti kita bisa bersama-sama menciptakan kerukunan serta kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik lagi walaupun ditambah dengan adanya IPTEK ataupun hambatan lainnya.


C.Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
JAWAB :
Di Pendidikan Dokter, Kami diajarkan untuk hidup dengan berorientasi ke masa depan. Memikirkan dampak dari apa yang dilakukan saat ini, apakah berdampak baik untuk kehidupan nantinya atau malah berdampak buruk. Kita harus mencegah dampak buruk konsumerisme, yaitu menimbulkan keresahan masyarakat, adanya ketimpangan sosial, semakin sedikitnya kesempatan untuk menabung, dan adanya budaya tidak memikirkan masa depan, Oleh sebab itu kita harus bersama-sama melawan dampak buruk konsumerisme dengan mulai menjauhi ataupun mengurangi gaya hidup konsumerisme dan mulai berfikir jauh kedepan
NAMA : RIE DAHNIAR MARISSA MARPAUNG
NPM : 2218011141
PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasan teoritik (dan normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek dan menetapkan tujuan; dan nilai instrinsik tujuan iptek dilandasi oleh nilai mental kepribadian dan moral manusia.
Pancasila sebagai Filsafat Ilmu adalah pancasila sebagai pedoman dalam hidup berbangsa dan bernegara yang merupakan hasil dari proses berpikir yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa berdasarkan nilai-nilai budaya nusantara. Dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa Indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa, dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia Indonesia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam hidup dan kehidupan
Pancasila sebagai filsafat ilmu didalam mengadakan pemikiran yang sedalam-dalamnya, tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan, tidak sekedar untuk memenuhi hasrat ingin tahu dari manusia yang tidak habis-habisnya, tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang berwujud filsafat pancasila tersebut dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup, filsafat hidup, way of life, dan sebagainya) dan juga sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan agar hidupnya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat
Dewasa ini, banyak berkembang pandangan-pandangan ideologi yang mempertanyakan keberadaan pancasila sebagai sistem ideologi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi yang tidak dibarengi dengan dasar-dasar Pancasila yang kuat justru akan menjadi aspek penghancur bangsa, terutama dari segi moralitas dan mentalitas. Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang terlampau deras menyebabkan terlalu mudahnya informasi dari seluruh penjuru dunia masuk ke dalam bangsa kita, sehingga penting kiranya memperkuat warga negara menanamkan nilai-nilai pancasila sebagai dasar dalam memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara Indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.