Posts made by Resti Purnama

KP AUD 2023 kls A -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

by Resti Purnama -
NAMA : Resti Purnama
NPM : 2213054027
KELAS :3A

-Jelaskan apa yang di maksud komunikasi?
Menurut (Effendy. 2003: 9) istilah komunikasi (communication) berasal dari kata latin communication, dan bersumber dari kata communis yang berarti sama. Sama di sini maksudnya adalah sama makna. Apapun istilah yang dipakai, secara umum komunikasi mengandung pengertian “memberikan informasi, pesan, atau gagasan pada orang lain dengan maksud agar orang lain tersebut memiliki kesamaan informasi, pesan atau gagasan dengan pengirim pesan.

-Jelaskan fungsi-fungsi dan unsur-unsur komunikasi?
a. Fungsi informasi. melalui komunikasi, maka apa yang ingin disampaikan oleh narasumber atau pemimpin kepada bawahannya dapat diberikan dalam bentuk lisan maupun tulisan.
b. Fungsi komando akan perintah. Haln ini berkaitan dengan kekuasaan, dimana kekuasaan orang adalah hak untuk memberi perintah kepada bawahan dimana para bawahan tunduk dan taat serta disiplin dalam menjalankan tugasnya dengan puenuh tanggung jawab.
c. Fungsi mempengaruhi dan penyaluran. Fungsi pengaruh berarti memasukan unsur-unsur yang meyakinkan dari pada atasan baik bersifat motivasi maupun bimbingan, sehingga bawahan merasa berkewajiban harus menjalankan pekerjaan atau tugas yang harus dilaksanakannya.
d. Fungsi integrasi. Organisasi sebagai suatu sistem harus berintegrasi dalam satu total kesatuan yang saling berkaitan dan semua urusan satu sama lain tak dapat dipisahkan karena saling berhubungan dan saling memberikan pengaruh satu sama lainnya sehingga terciptanya suatu proses komunikasi untuk mencapai tujuan bersama yang telah di tetapkan.
a. Fungsi informasi. melalui komunikasi, maka apa yang ingin disampaikan oleh narasumber atau pemimpin kepada bawahannya dapat diberikan dalam bentuk lisan maupun tulisan. b. Fungsi komando akan perintah. Haln ini berkaitan dengan kekuasaan, dimana kekuasaan orang adalah hak untuk memberi perintah kepada bawahan dimana para bawahan tunduk dan taat serta disiplin dalam menjalankan tugasnya dengan puenuh tanggung jawab. c. Fungsi mempengaruhi dan penyaluran. Fungsi pengaruh berarti memasukan unsur-unsur yang meyakinkan dari pada atasan baik bersifat motivasi maupun bimbingan, sehingga bawahan merasa berkewajiban harus menjalankan pekerjaan atau tugas yang harus dilaksanakannya. d. Fungsi integrasi. Organisasi sebagai suatu sistem harus berintegrasi dalam satu total kesatuan yang saling berkaitan dan semua urusan satu sama lain tak dapat dipisahkan karena saling berhubungan dan saling memberikan pengaruh satu sama lainnya sehingga terciptanya suatu proses komunikasi untuk mencapai tujuan bersama yang telah di tetapkan.
b. Messages (pesan)

Pesan dapat disampaikan dalam berbagai bentuk, seperti perintah, permintaan, pendapat, saran dan usul. Hal tersebut dilakukan bisa secara lisan maupun tulisan, bentuk secara pengumuman maupun edaran, dalam bentuk tulisan gambar, kode dan hal lain sebagainya. Isi pesan haruslah secara jelas sehingga apa yang dimaksud oleh pengirim dapat diterima oleh pihak penerima berita.
3. Komunikan (penerima pesan) Pihak penerima pesa harus memberikan tanggapan terhadap pesan yang diterimanya. Sebagai penerima tentunya harus menafsirkan pesan yang diterima seperti yang dimaksud oleh pengirim pesannya sendiri.
4 Transmits (proses pengiriman pesan)
Proses pengiriman pesan menyangkut pada sarana dan media yang dipakai dalam mengirim pesan. Sarana dan media yang diperlukan dan digunakan dalam proses komunikasi tergantung pada jenis dan sifat pesan yang akan disampaikan
5. Respon (reaksi atau tanggapan) Pesan yang dikirim oleh komunikator akan mendapatkan reaksi atau tangggapan dari komunikan. Tanggapan yang diberikan oleh pihak komunikan disebut respon atau umpan balik.

KP AUD 2023 kls A -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by Resti Purnama -
NAMA : Resti Purnama
NPM : 2213054027
KELAS : 3A

Komunikasi non-verbal adalah proses komunikasi yang tidak menggunakan lambang verbal atau isyarat yang bukan kata, baik lisan maupun tulisan (Yusuf, 2021, hlm. 83). Komunikasi ini mencakup semua rangsangan non-verbal dalam seluruh konteks komunikasi oleh seseorang dan mempunyai nilai pesan bagi pengirim dan penerima pesan. Sementara itu menurut Hariyanto (2021, hlm. 60) komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi di mana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh dari komunikasi non-verbal adalah menggunakan gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainya. Komunikasi non-verbal merupakan bentuk komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata, baik lisan maupun tulisan yang menggunakan tanda-tanda melalui tubuh, meliputi gerak tubuh, ekspresi muka, nada suara, dsb.
Dalam pendidikan, pemahaman dan penggunaan yang bijak tentang komunikasi non-verbal dapat meningkatkan pembelajaran, keterlibatan siswa, dan iklim kelas secara keseluruhan. Guru yang sensitif terhadap bahasa tubuh siswa dapat merespons kebutuhan mereka dengan lebih baik, sementara siswa yang mampu membaca bahasa tubuh guru dapat merasa lebih terlibat dan termotivasi dalam proses pembelajaran. Jika komunikasi non-verbal digunakan secara bijak, ini bisa menjadi alat yang kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif dan produktif.

BK kls 3A 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik diskusi -> Re: Topik diskusi

by Resti Purnama -
Nama :Resti Purnama
NPM :2213054027
Kls :3A

- Struktur program bimbingan konseling
Struktur program bimbingan diklasifikasikan kedalam empat jenis layanan yaitu:
(a) Layanan Dasar Bimbingan
Layanan dasar bimbingan diartikan sebagai proses pemberian bantuan kepada semua sissa (for all) melalui kegiatan-kegiatan secara klasikal atau kelompok yang disajikan secara sistematis dalam rangka membantu perkembangan dirinya secara optimal. Layanan ini bertujuan untuk membantu semua siswa agar memperoleh perkembangan yang normal, memiliki mental yang sehat, dan memperoleh keterampilan dasar hidupnya, atau dengan kata lain membantu siswa agar mereka dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya.

(b) Layanan Responsif
Layanan responsif merupakan pemberian bantuan kepada siswa yang memiliki kebutuhan dan masalah yang memerlukan pertolongan dengan segera. Tujuan layanan responsive adalah membantu siswa agar dapat memenuhi kebutuhannya dan memecahkan masalah yang dialaminya atau membantu siswa yang mengalami hambatan, kegagalan dalam mencapai tugas-tugas perkembangannya. Materi layanan responsif bergantung kepada masalah atau kebutuhan siswa. Masalah dan kebutuhansiswa berkaitan dengan keinginan untuk memahami tentang suatu hal karena diipadang penting bagi perkembangan dirinya yang positif. Kebutuhan ini seperti keinginan untuk memperoleh informasi tentang bahaya obat terlarang, minuman keras, narkotika, pergaulan bebas dan sebagainya.

(c) layanan perencanaan individual
Layanan ini diartikan” proses bantuan kepada siswa agar mampu merumuskan dan melakukan aktifitas yang berkaitan dengan perencanaan masa depannya. Berdasarkan pemahaman akan kelebihan dan kekurangan dirinya, serta pemahaman akan peluang dan kesempatan yang tersedia dilingkungannya”. Layanan perencanaan individual bertujuan untuk membantu siswa agar (1) memiliki pemahaman tentang diri dan lingkungannya, (2) mampu merumuskan tujuan, perencanaan, atau pengelolaan terhadap perkembangan dirinya, baik menyangkut aspek pribadi, sosial, belajar, maupun karir, dan (3) dapat melakukan kegiatan berdasrkan pemahaman, tujuan, dan rencana yang kelak dirumuskannya.

(d) layanan dukungan sistem.
Dukungan siswa adalah kegiatan-kegiatan manajemen yang bertujuan untuk memantapkan, memelihara, dan meningkatkan program bimbingan secara menyeluruh melalui pengembangan professional; hubungan masyarakat dan staf, konsultasi dengan guru, staf ahli/penasehat, masyarakat yang lebih luas; manajmen program; penelitian dan pengembangan (Thomas Ellis, 1990).

- Evaluasi bimbingan perkembangan
Fungsi evaluasi kegiatan bimbingan konseling adalah memberikan umpan balik kepada guru pembimbing (konselor) untuk memperbaiki atau mengembangkan program bimbingan dan konseling dan memberikan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan atas perkembangan sikap, perkembangan perilaku, dan perkembangan potensi siswa.
proses evaluasi ada dua macam yaitu penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses dilihat dari segi bagaimana keefektivan proses layanan bimbingan dan konseling sedangkan penilaian hasil sendiri dilihat dari segi kefektivan hasil layanan bimbingan dan konseling. Untuk aspek-aspek yang perlu dievaluasi dalam program bimbingan dan konseling meliputi kesesuaian antara program dan pelaksanaan, keterlaksanaan program, apa saja hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program tersebut, dampak kegiatan bimbingan konseling terhadap kegiatan belajar mengajar, bagaimana respon siswa, personil sekolah, orang tua siswa serta masyarakat, dan perubahan-perubahan siswa serta perkembangan potensi siswa ketika masih dalam lingkup sekolah hingga lingkup luasnya.

BK kls 3A 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by Resti Purnama -

NAMA :RESTI PURNAMA

NPM :2213054027

KELAS :3A


Pendekatan-Pendekatan Perkembangan Dalam Konseling di PAUD

.1. Pendekatan Kritis

2. Pendekatan Remedial

3. Pendekatan Preventif

4. Pendekatan Perkembangan

Teknik-Teknik Dalam Pelaksanaan Dalam Berbagai Pendekatan

Terdapat beberapa teknik dalam bimbingan konseling anak usia dini yaitu: 

 a. Aktif Aktif yang dimaksudkan di sini adalah guru harus menciptakan suasana yang sedemikian rupa sehingga anak-anak aktif untuk bertanya, mempertanyakan mengenai apa yang dibahas dan berani mengemukakan gagasan. Belajar harus merupakan suatu proses yang aktif dari anak dalam membangun pengetahuannya, bukan hanya proses pasif yang hanya menerima dari guru saja ilmu pengetahuan tersebut.

b. Kreatif Kreatif merupakan suatu daya cipta, memiliki kemampuan berkreasi. Peran aktif anak dalam proses pembelajaran akan menghasilkan generasi yang mampu menciptakan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan kepentingan orang lain. Kreatif juga bertujuan agar guru menciptakan kegiatan-kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan anak.

c. Efektif Pembelajaran yang efektif terwujud karena pembelajaran yang dilaksanakan dapat menumbuhkan daya kreatif bagi anak sehingga dapat membekali anak dengan berbagai kemampuan setelah proses pembelajaran berlangsung, kemampuan yang diperoleh anak tidak hanya berupa pengetahuan, namun kemampuan yang lebih bermakna artinya tidak dapat mengembagkan bebagai potensi yangada dalam diri anak, sehingga menghasilkan kemampuan yang beragam.

d. Menyenangkan Dalam proses belajar anak perlu terciptanya suasana pembelajaran yang menyenangkan sehingga anak memusatkan perhatiannya secara utuh pada pembelajaran. Menurut hasil penelitian tingginya perhatian anak terbukti dapat meningkatkan hasil belajar. Kondisi yang menyenangkan, aman, dan nyaman, akan mengaktifkan otak untuk berfikir dan mengoptimalkan proses belajar serta meningkatkan kepercayaan diri anak. Suasana kelas yang kaku, penuh beban, akan menurunkan fungsi otak pada anak, maka anak tiak dapat berfikir secara optimal.

Prinsip-Prinsip Bimbingan Perkembangan

  1. Bimbingan merupakan proses dalam membantu individu supaya mereka bisa menyelesaikan masalah yang harus dihadapi.
  2. Bimbingan harus berfokus pada individu yang sedang dibimbing.
  3. Bimbingan harus luwes, identifikasi kebutuhan harus benar-benar dirasakan oleh individu yang dibimbing.
  4. Bimbingan konseling hanya bagi semua konselor, bimbingan tersebut bisa untuk bimbingan bermasalah atau tidak bermasalah, sehingga ada pendekatan bimbingan yang sifatnya preventif juga pengembangan penyembuhan.
  5. Bimbingan bukan sekedar tugas atau tanggung jawab para konselor, tetapi juga untuk para tenaga pendidik, termasuk kepala sekolah, guru sesuai peran masing-masing.
Unsur-unsur lingkungan perkembangan

1. Lingkungan Fisik

2. Dukungan Komunitas (Pelayanan Posyandu dan Pemeriksaan Jentik Nyamuk

3. Situasi finansial

4. Hubungan sosial

5. Kesehatan dan nutrisi


KP AUD 2023 kls A -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by Resti Purnama -

Nama :Resti Purnama

Kelas :3A

NPM :2213054027


Komunikasi nonverbal merupakan proses komunikasi yang dilakukan tanpa menggunakan bahasa ataupun kata-kata, tetapi biasanya proses komunikasi tersebut dilakukan dengan cara lain seperti bahasa tubuh, mimik wajah, sensitifitas kulit, dan lain-lain. Pada komunikasi verbal sendiripun seperti kata-kata baik lisan ataupun tulisan masih memiliki kekurangan dalam menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga pesan-pesan yang bersifat nonverbal tentunya tetap dibutuhkan untuk memperjelas informasi-informasi yang disampaikan oleh komunikator agar komunikan dapat lebih memahami isi pesan tersebut, sehingga dapat memperkecil terjadinya kesalahan persepsi.

Kinesik (ilmu gerak) adalah ilmu yang mempelajari sesuatu yang dapat diobservasi, tersembunyi dan penuh arti bagi komunikasi dalam lingkungan pergaulan dengan tujuan untuk mencari arti gerakan itu. Kinesik diperhatikan secara abstrak dari pergantian otot yang teratur dimana karakter yang ada pada sistem psikologis bergabung untuk bergerak secara bersamaan pada proses komunikasi dan untuk sistem interaksi pada kelompok sosial. Komunikasi kinesik merupakan bentuk komunikasi nonverbal yang paling jelas tapi juga merupakan bentuk komunikasi yang paling membingungkan karena memberikan bermacam-macam arti melalui gerakan anggota tubuh.

Gestur menunjukkan gerakan sebagian anggota badan seperti mata dan tangan untuk mengkomunikasikan berbagai makna. Pesan ini berfungsi untuk mengungkapkan:

1) Mendorong atau membatasi

2) Menyesuaikan atau mempertentangkan

3) Responsif atau tak responsif

4) Perasaan positif atau negatif

5) Memperhatikan atau tidak memperhatikan