Nama: Silfi Fitriyani
Npm: 2213p54025
Kelas 3 A .pgpaud
Pendekatan-pendekatan perkembangan dalam bimbingan konseling di PAUD
Teknik–teknik dalam pelaksanaan berbagai pendekatan
Prinsip-prinsip bimbingan perkembangan
Unsur-unsur lingkungan perkembangan
Jawaban :
1. Pendekatan-pendekatan perkembangan dalam bimbingan konseling di PAUD adalah sebagai berikut
Pendekatan Krisis: Pendekatan ini diarahkan kepada individu yang mengalami krisis atau masalah. Tujuannya adalah membantu mengatasi krisis atau masalah-masalah yang dialami individu.
Pendekatan Remedial: Pendekatan ini diarahkan kepada individu yang mengalami kesulitan dalam belajar atau perilaku. Tujuannya adalah membantu individu untuk memperbaiki kekurangan atau kelemahan yang dimilikinya.
Pendekatan Preventif: Pendekatan ini diarahkan kepada individu yang belum mengalami masalah atau kesulitan. Tujuannya adalah mencegah terjadinya masalah atau kesulitan di masa depan.
Pendekatan Perkembangan: Pendekatan ini menekankan pada pengembangan potensi dan kekuatan yang ada pada individu. Guru atau pembimbing yang menggunakan pendekatan ini berusaha memahami tahap-tahap perkembangan anak, kebutuhan, minat, serta membantu mereka mempelajari ketrampilan hidup.
Pendekatan ini dipandang sebagai pendekatan yang tepat digunakan dalam tatanan lembaga pendidikan karena diarahkan untuk memberikan perhatian kepada tahap-tahap perkembangan anak.Dalam bimbingan konseling di PAUD, pendekatan perkembangan dipandang sebagai pendekatan yang tepat digunakan karena memberikan perhatian kepada tahap-tahap perkembangan anak, kebutuhan, minat, serta membantu mereka mempelajari ketrampilan hidup
2. Berikut adalah teknik-teknik dalam pelaksanaan berbagai pendekatan:
Teknik Pembelajaran: Teknik pembelajaran adalah cara-cara konkrit yang dipakai saat proses pembelajaran berlangsung. Guru dapat berganti-ganti teknik pembelajaran meskipun dalam koridor metode yang sama. Satu metode dapat diaplikasikan melalui berbagai teknik pembelajaran. Contoh teknik pembelajaran adalah diskusi kelompok, inquiry, tanya jawab, siswa membuat dan menjawab pertanyaan, dan sebagainya.
Teknik Inquiry: Inquiry mempunyai kesamaan konsep dengan istilah lain seperti
Teknik inquiry membelajarkan siswa untuk mengendalikan situasi yang dihadapi ketika berhubungan dengan dunia fisik yaitu dengan menggunakan teknik yang digunakan oleh para ahli peneliti
Teknik Penemuan: Teknik penemuan memberi kesempatan pada siswa untuk mengajukan pertanyaan untuk kemudian melakukan penyelidikan yang berkaitan dengan pertanyaan yang mereka ajukan.
Teknik Ceramah: Penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas
Teknik Diskusi: Dengan penggunaan metode diskusi, perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. Dalam hal ini, guru pun dapat berganti-ganti teknik meskipun dalam koridor metode yang sama
Teknik Taktik Pembelajaran: Taktik pembelajaran merupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Misalkan, terdapat dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin teknik yang digunakan akan berbeda.Dalam pelaksanaan berbagai pendekatan, teknik-teknik tersebut dapat digunakan untuk memperkaya proses pembelajaran.
3. Bimbingan perkembangan adalah proses membantu individu untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dan berfokus pada pertumbuhan aspek positif dari setiap individu. Berikut adalah prinsip-prinsip bimbingan perkembangan yang dapat ditemukan dari beberapa sumber:
Bimbingan harus berfokus pada individu yang sedang dibimbing
Bimbingan harus luwes, identifikasi kebutuhan harus benar-benar dirasakan oleh individu yang dibimbing
Bimbingan konseling hanya bagi semua konselor, bimbingan tersebut bisa untuk bimbingan bermasalah atau tidak bermasalah
Bimbingan bukan sekedar tugas atau tanggung jawab para konselor, tetapi juga untuk para tenaga pendidik, termasuk kepala sekolah, guru sesuai peran masing-masing
Bimbingan harus dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang dirasakan anak
Bimbingan harus fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan
Bimbingan harus berpusat pada anak yang dibimbing
Bimbingan merupakan proses yang menyatu dalam semua kegiatan pendidikan
Kegiatan bimbingan mencakup seluruh kemampuan perkembangan anak yang meliputi kemampuan fisik, motorik, kecerdasan sosial maupun emosional
Bimbingan dilakukan seoptimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang dimiliki guru sebagai pelaksana bimbingan, jika ada masalah maka guru pembimbing harus mengkonsultasikan kepada kepala sekolah
Bimbingan harus diberikan secara berkelanjutan
Dalam bimbingan perkembangan, tujuannya adalah untuk membantu individu dalam memenuhi kebutuhan psikologis termasuk untuk merealisasikan keinginan juga mengembangkan potensi diri
4. Unsur-unsur lingkungan perkembangan
Lingkungan perkembangan dapat merujuk pada berbagai hal, seperti lingkungan hidup, lingkungan keluarga, atau lingkungan pembelajaran.
Berikut adalah unsur-unsur lingkungan perkembangan yang dapat ditemukan dalam beberapa konteks:
Lingkungan Hidup
Unsur Abiotik: unsur lingkungan hidup yang terdiri atas benda-benda mati dan sangat berpengaruh pada kehidupan makhluk hidup, seperti air, angin, cahaya matahari, derajat keasaman, garam, kelembapan udara, suhu, dan tanah
Unsur Biotik: unsur lingkungan hidup yang terdiri atas manusia, hewan, tumbuhan, dan organisme kecil yang tidak terlihat. Berdasarkan kemampuan mendapatkan makanan, unsur ini dibagi menjadi tiga, yaitu: produsen, konsumen, dan pengurai
Unsur Sosial Budaya: unsur lingkungan hidup yang terdiri atas kepercayaan dan kesenian
Lingkungan Keluarga
Lingkungan Keluarga: pilar utama untuk membentuk baik buruknya pribadi manusia agar berkembang dengan baik dalam beretika, moral dan akhlaknya. Peran keluarga dapat membentuk pola sikap dan pribadi anak, juga dapat menentukan proses pendidikan yang diperoleh anak, tidak hanya di sekolah akan tetapi semua faktor bisa dijadikan sumber pendidikan
Lingkungan Pembelajaran
Unsur Manusia: unsur-unsur berupa manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan, dan prosedur yang saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan pembelajaran
Unsur Peluang: unsur yang memberikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi dengan teman dan lingkungannya
Unsur Pendukung: unsur yang membantu anak dalam mengembangkan potensi dan kreativitasnya
Unsur Penghargaan: unsur yang memberikan penghargaan atas prestasi yang dicapai anak
Lingkungan Epidemiologi
Unsur Kualitas-Waktu-Ruang: unsur lingkungan yang meliputi ruang, waktu, dan kualitas
Unsur Biotik-Kimia-Fisik: unsur lingkungan yang meliputi faktor biotik (organisme hidup), kimia (zat-zat kimia), dan fisik (faktor fisik seperti suhu, kelembaban, dan radiasi)
Dalam berbagai konteks, unsur-unsur lingkungan perkembangan dapat berbeda-beda. Namun, unsur-unsur tersebut dapat mempengaruhi perkembangan individu dan lingkungan di sekitarnya.