Nama: Rahmawati Ayu Anggraeni
Npm : 2213054057
Kelas: 3A
1. Pengertian
Bimbingan adalah Proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak,remaja, atau orang dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku (Prayitno dan Erman Amti, 2004:99).
PENGERTIAN KONSELING
Konseling adalah proses pemberian bantuan antara konselor dan konseli (klien) secara face to face dalam upaya mencari berbagai solusi pemecahan masalah yang dialami konseli dalam suasana;• saling interaksi,• komunikasi,• saling menghargai,• berdasarkan norma-norma.
PENGERTIAN BIMBINGAN & KONSELING
bimbingan dan konseling adalah proses interaksi antara konselor dan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya atau pun memecahkan permasalahan yang dialaminya.
2. Tujuan
Menurut Syaodih, Agustin, Nurihsan (2011)menyatakan bahwa“layanan BK pada AUD sangatlah penting diadakan di lembaga pendidikan seperti PAUD/TK bertujuan agar anak dapat tumbuh kembang secara baik dan mampu mengatasi masalah yang dihadapinya.
3. Fungsi
a. Fungsi pemahaman
Meliputi pemahaman diri oleh guru dan orang tua, hambatan yang dihadapi anak, lingkungan luar rumah dan cara menyesuaikan diri
b. Fungsi pencegahan
Usah bimbingan yang menghasilkan tercegahnya anak anak dari berbagai permasalahan yang dapat mengganggu, menghambat atau menimbulkan kesulitan dalam proses perkembangan
c. Fungsi perbaikan
Diarahkan pada terselesaikannya berbagai hambatan atau kesulitan yang dihadapi oleh anak didik
d. Fungsi Pemeliharaan dan pengembangan
Usah bimbingan yang menghasilkan terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi positif anak didik dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan
4. Prinsip
• Bimbingan merupakan bagian penting dari proses pendidikan.
• Bimbingan diberikan kepada seluruh anak dan bukan hanya untuk anak yang menghadapi masalah.
• Bimbingan harus berpusat pada anak yang dibimbing.
• Bimbingan merupakan proses yang menyatu dalam semua kegiatan pendidikan
• Kegiatan bimbingan mencakup seluruh kemampuan perkembangan anak yang meliputi kemampuan fisik, motorik,kecerdasan sosial maupun emosional.
• Bimbingan harus dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang dirasakan anak
• Bimbingan harus fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan anak.
• Dalam melaksanakan kegiatan bimbingan hendaknya orang tua diikutsertakan, agar mengerti bimbingan untuk anaknya saat dirumah.
• Dalam menyampaikan permasalahan anak pada orang tua hendaknya menciptakan situasi yang aman dan menyenangkan• Bimbingan dilakukan seoptimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang dimiliki guru sebagai pelaksana Bimbingan
• Bimbingan harus diberikan secara berkelanjutan
5. Ruang lingkup
1. Bidang Bimbingan Pribadi Sosial membantu siswa mengenal dan berhubungan dengan lingkungan sosial yang dilandasi budi pekerti luhur, tanggungjawab kemasyarakatan dankenegaraan
2. Bidang Bimbingan Belajar membantu siswa mengembangkan diri, sikap dan kebiasaan belajar yang baik untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan serta menyiapkannya melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi
3. Bidang Bimbingan Karier membantu siswa merencanakan dan mengembangkan masa depan karier
Npm : 2213054057
Kelas: 3A
1. Pengertian
Bimbingan adalah Proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak,remaja, atau orang dewasa; agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku (Prayitno dan Erman Amti, 2004:99).
PENGERTIAN KONSELING
Konseling adalah proses pemberian bantuan antara konselor dan konseli (klien) secara face to face dalam upaya mencari berbagai solusi pemecahan masalah yang dialami konseli dalam suasana;• saling interaksi,• komunikasi,• saling menghargai,• berdasarkan norma-norma.
PENGERTIAN BIMBINGAN & KONSELING
bimbingan dan konseling adalah proses interaksi antara konselor dan konseli baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka untuk membantu konseli agar dapat mengembangkan potensi dirinya atau pun memecahkan permasalahan yang dialaminya.
2. Tujuan
Menurut Syaodih, Agustin, Nurihsan (2011)menyatakan bahwa“layanan BK pada AUD sangatlah penting diadakan di lembaga pendidikan seperti PAUD/TK bertujuan agar anak dapat tumbuh kembang secara baik dan mampu mengatasi masalah yang dihadapinya.
3. Fungsi
a. Fungsi pemahaman
Meliputi pemahaman diri oleh guru dan orang tua, hambatan yang dihadapi anak, lingkungan luar rumah dan cara menyesuaikan diri
b. Fungsi pencegahan
Usah bimbingan yang menghasilkan tercegahnya anak anak dari berbagai permasalahan yang dapat mengganggu, menghambat atau menimbulkan kesulitan dalam proses perkembangan
c. Fungsi perbaikan
Diarahkan pada terselesaikannya berbagai hambatan atau kesulitan yang dihadapi oleh anak didik
d. Fungsi Pemeliharaan dan pengembangan
Usah bimbingan yang menghasilkan terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi positif anak didik dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan
4. Prinsip
• Bimbingan merupakan bagian penting dari proses pendidikan.
• Bimbingan diberikan kepada seluruh anak dan bukan hanya untuk anak yang menghadapi masalah.
• Bimbingan harus berpusat pada anak yang dibimbing.
• Bimbingan merupakan proses yang menyatu dalam semua kegiatan pendidikan
• Kegiatan bimbingan mencakup seluruh kemampuan perkembangan anak yang meliputi kemampuan fisik, motorik,kecerdasan sosial maupun emosional.
• Bimbingan harus dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan yang dirasakan anak
• Bimbingan harus fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan anak.
• Dalam melaksanakan kegiatan bimbingan hendaknya orang tua diikutsertakan, agar mengerti bimbingan untuk anaknya saat dirumah.
• Dalam menyampaikan permasalahan anak pada orang tua hendaknya menciptakan situasi yang aman dan menyenangkan• Bimbingan dilakukan seoptimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang dimiliki guru sebagai pelaksana Bimbingan
• Bimbingan harus diberikan secara berkelanjutan
5. Ruang lingkup
1. Bidang Bimbingan Pribadi Sosial membantu siswa mengenal dan berhubungan dengan lingkungan sosial yang dilandasi budi pekerti luhur, tanggungjawab kemasyarakatan dankenegaraan
2. Bidang Bimbingan Belajar membantu siswa mengembangkan diri, sikap dan kebiasaan belajar yang baik untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan serta menyiapkannya melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi
3. Bidang Bimbingan Karier membantu siswa merencanakan dan mengembangkan masa depan karier