གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rakhma Al-awwabin Hamid

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

Rakhma Al-awwabin Hamid གིས-
Model - Model Komunikasi
a. Model Stimulus - Respons
Model ini merupakan model yang
paling dasar dalam ilmu komunikasi.
Model ini menunjukan komunikasi sebagai
sebuah proses aksi reaksi.
b.Model Aristoteles
Model ini merupakan model
yang paling klasik dalam ilmu komunikasi.
Bisa juga disebut sebagai model retorikal.
Model ini membuat rumusan tentang
model komunikasi verbal yang petama.
c. Model Lasswell
Model ini menggambarkan komunikasi
dalam ungkapan who, says what, in
which channel, to whom, with what
effect atau dalam bahasa Indonesia adalah,
siapa, mengatakan apa, dengan medium
apa, kepada siapa,pengaruh apa? Model ini
menjelaskan tentang proses komunikasi
dan fungsinya terhadap masyarakat.
d. Model Shannon dan Weaver
Model ini membahas tentang masalah
dalam mengirim pesan berdasarkan tingkat
kecermatannya. Model ini mengandaikan
sebuah sumber daya informasi (source
information) yang menciptakan sebuah
pesan (message)dan mengirimnya dengan
suatu saluran (channel) kepada
penerima (receiver) yang kemudian
membuat ulang (recreate) pesan tersebut.
e. Model Schramm
Wilbur Scheram membuat serangkai
model komunikasi, dimulai dengan model
komunikasi manusia yang sederhana
(1954), lalu model yang lebih rumit yang
memperhitungkan pengalaman dua
individu yang mencoba berkomunikasi,
hingga ke model komunikasi yang
dianggap interaksi dua individu
f. Model Newcomb
Theodore Newcomb (1953) melihat
komunikasi dari pandangan sosial
psokologi. Model ini juga dikenal dengan
nama model ABX.
g. Model Westley dan Maclean
Model ini berbicara dalam dua konteks,
komunikasi interperonal dan massa.Dan
perbedaan yang paling penting diantara
komunikasi interpersonal dan massa
adalah pada umpan balik (feedback).
h. Model Gerbner
Model ini merupakan perluasan dari
model komunikasi milik Lasswell, terdiri
dari model verbal dan model diagramatik.
i. Model Berlo
Model ini hanya memperlihatkan proses
komunikasi satu arah dan hanya terdiri dari
empat komponen yaitu sumber (Source),
pesan (Message), saluran (Channel), dan
penerima (Receiver). Sumber adalah
pembuat pesan.
j. Model Defleur
Model ini merupakan model
komunikasi massa. Dengan
menyisipkan perangkat media massa (mass
medium device) dan perangkat umpan
balik (feedback device).
k. Model Komunikasi Linear
Model komunikasi ini dikemukakan
oleh Claude Shannon dan Warren Weaver
pada tahun 1949 dalam buku The
Mathematical of Communication.
l. Model Interaksional
Model interaksional dikembangkan oleh
Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang
menekankan pada proses komunikasi dua
arah di antara para komunikator.

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

Rakhma Al-awwabin Hamid གིས-
komunikasi adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan untuk membuat pesan yang dimaksud tersebut bisa tersampaikan dan dipahami.

Unsur Komunikasi
Dalam prosesnya, setidaknya komunikasi memiliki 3 unsur yaitu pengirim pesan (komunikator), penerima pesan (komunikan), dan pesan itu sendiri.

Lebih lanjut, berikut merupakan unsur-unsur komunikasi:

- Sumber Informasi (Source)
Source adalah sumber atau orang yang menyampaikan pesan, melalui proses dari timbulnya stimulus untuk menciptakan pemikiran dan keinginan untuk berkomunikasi.

- Encoding
Encoding merupakan proses di mana sistem pusat saraf sebagai sumber informasi memilih simbol-simbol untuk menggambarkan pesan.

- Pesan (Message)
Pesan termasuk unsur komunikasi yang menjadi segala sesuatu yang memiliki makna. Di mana, pesan ini merupakan hasil akhir dari proses encoding.

- Media
Media komunikasi adalah alat atau cara yang digunakan dalam menyampaikan pesan ke komunikan. Media komunikasi di antaranya bisa berupa telepon, surat, atau tatap muka secara langsung.

- Decoding
Decoding yaitu proses di mana komunikasi menginterpretasikan pesan yang telah diterimanya. Interpretasi komunikasi berdasarkan minat, pengetahuan, ataupun kepentingannya.

- Umpan Balik (Feedback)
Feedback adalah respon dari penerima pesan ke pengirim pesan, yang menjadi bentuk tanggapan dari pesan yang disampaikan. Feedback ini bisa berupa jawaban lisan penerima baik setuju maupun tidak setuju atas pesan tersebut.

- Hambatan (Noise)
Noise adalah hal-hal yang mengganggu proses komunikasi, dengan kata lain adanya noise akan membuat komunikasi tidak bisa berjalan efektif.

Fungsi Komunikasi
Fungsi utama dari komunikasi adalah untuk menginformasikan sesuatu.
1. Menginformasikan (To Inform)
Komunikasi berfungsi untuk memberikan informasi kepada seseorang atau publik mengenai ide/pikiran, peritiwa, hingga sesuatu yang disampaikan orang lain.

2. Mendidik (To Educate)
Sebagai sarana pendidikan, komunikasi menjadi penyampaian ide dan pikiran kepada orang lain sehingga membuat orang lain mendapatkan informasi serta ilmu pengetahuan.

3. Menghibur (To Entertain)
Komunikasi berfungsi untuk memberi hiburan atau menghibur orang lain.

4. Mempengaruhi (To Influence)
Komunikasi membuat pihak yang terlibat berusaha untuk saling mempengaruhi jalan pikiran komunikan atau hingga merubah tingkah laku komunikan sesuai dengan yang diharapkan.

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

Rakhma Al-awwabin Hamid གིས-
-Komunikasi non-verbal, seperti postur dan ekspresi wajah, adalah komponen penting dalam interaksi manusia sehari-hari. Sementara kata-kata dan bahasa verbal memainkan peran utama dalam komunikasi, postur tubuh dan ekspresi wajah juga memiliki peran yang signifikan dalam menyampaikan pesan, perasaan, dan niat kepada orang lain. Dalam tulisan ini, kita akan menjelaskan lebih lanjut tentang komunikasi non-verbal melalui postur tubuh dan ekspresi wajah, termasuk perilaku mata dan kontak mata.

Postur tubuh adalah bahasa tubuh yang seringkali dapat mengungkapkan perasaan dan niat seseorang. Postur tubuh mencakup posisi tubuh secara keseluruhan, termasuk posisi lengan, kaki, dan tubuh secara keseluruhan. Sebagai contoh, seseorang yang duduk dengan tubuh yang tegak dan bahu yang terbuka seringkali dianggap sebagai orang yang percaya diri dan siap untuk berinteraksi. Di sisi lain, seseorang yang merunduk dan menyilangkan tangan mungkin memberikan kesan bahwa mereka tertutup atau kurang antusias.

Ekspresi wajah juga merupakan komponen penting dalam komunikasi non-verbal. Wajah manusia memiliki kemampuan luar biasa dalam mengungkapkan emosi dan perasaan. Misalnya, senyuman dapat menunjukkan kebahagiaan atau persetujuan, sementara kerutan di dahi dan bibir yang menggembung dapat menunjukkan ketidakpuasan atau kebingungan. Manusia secara alami memiliki kemampuan untuk membaca ekspresi wajah orang lain untuk memahami perasaan dan niat mereka, bahkan tanpa kata-kata.

Perilaku mata dan kontak mata adalah aspek penting dari ekspresi wajah dan komunikasi non-verbal. Mata adalah jendela ke dalam pikiran dan perasaan seseorang. Kontak mata yang kuat sering dianggap sebagai tanda kejujuran dan ketulusan dalam komunikasi. Ketika seseorang mempertahankan kontak mata saat berbicara dengan orang lain, itu dapat menunjukkan bahwa mereka berminat, menghargai, atau percaya kepada lawan bicara mereka. Di sisi lain, menghindari kontak mata atau melihat ke arah lain dapat menimbulkan kesan bahwa seseorang tidak jujur atau tidak percaya pada apa yang mereka katakan.

Namun, penting untuk diingat bahwa perilaku mata dan kontak mata juga dapat bervariasi berdasarkan budaya dan konteks sosial. Beberapa budaya mungkin menganggap menghindari kontak mata sebagai tanda penghormatan atau kerendahan hati, sementara budaya lain mungkin mengharapkan kontak mata yang kuat sebagai tanda kepercayaan diri. Oleh karena itu, penting untuk memahami norma budaya dan konteks sosial ketika menginterpretasikan perilaku mata dan kontak mata.

Selain itu, komunikasi non-verbal melalui postur tubuh dan ekspresi wajah juga dapat digunakan untuk mengkomunikasikan keinginan atau kebutuhan tanpa kata-kata. Sebagai contoh, mengangkat alis atau menggelengkan kepala dapat menyampaikan persetujuan atau penolakan tanpa mengucapkan kata-kata. Gestur tangan seperti mengacungkan jari tengah atau mengangkat jempol juga memiliki makna yang jelas dalam beberapa budaya.


-Bahasa tubuh yang digunakan selama proses komunikasi ini dikenal dengan komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal sering disebut lebih penting daripada komunikasi verbal. Sebab, gerak tubuh mengandung banyak makna dan seringkali lebih jujur ​​daripada ucapan.
- Postur tubuh
Postur tubuh juga merupakan salah satu jenis komunikasi nonverbal yang dapat menyampaikan banyak informasi. Bila dikombinasikan dengan gerakan tubuh tertentu, postur tubuh dapat memberikan banyak informasi. Misalnya, berdiri tegak dengan meletakkan tangan di pinggul cenderung menunjukkan sikap yang tegas dan berkuasa.
- Ekspresi wajah
Ini adalah salah satu jenis komunikasi nonverbal yang memiliki peran besar. Saat berkomunikasi, ekspresi wajah seseorang adalah hal pertama yang akan terlihat, bahkan sebelum kita mendengar apa yang akan lawan bicara katakan. Dari ekspresi wajah, ada banyak sekali informasi yang bisa diperoleh.Ekspresi wajah juga disebut komunikasi nonverbal yang paling universal. Hal ini karena rata-rata orang akan menunjukkan ekspresi wajah yang sama untuk emosi tertentu. Misalnya, rata-rata orang akan mengeluh ketika sedang sedih dan tersenyum berseri-seri saat sedang jatuh cinta dalam pembelajaran eksperesi wajah juga dapat terlihat seperti kita suka dengan mata pelajaran atau tidak suka ,
nada berbicara anak juga bisa di pahami oleh guru karena jika nada seorang anak dan raut wajah mereka berbubah dari biasanya bisa jadi anak sedang dalam keadaan kesal atau marah emosi ini juga terkadang membuat anak tidak bisa di kendalikan

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

Rakhma Al-awwabin Hamid གིས-
Komunikasi nonverbal atau komunikasi bukan lisan adalah proses komunikasi di mana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gaya emosi, dan gaya berbicara.Para ahli di bidang komunikasi nonverbal biasanya menggunakan definisi "tidak menggunakan kata" dengan ketat, dan tidak menyamakan komunikasi non-verbal dengan komunikasi nonlisan. Contohnya, bahasa isyarat dan tulisan tidak dianggap sebagai komunikasi nonverbal karena menggunakan kata, sedangkan intonasi dan gaya berbicara tergolong sebagai komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal juga berbeda dengan komunikasi bawah sadar, yang dapat berupa komunikasi verbal ataupun nonverbal.

BK kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> topik baru -> Re: topik baru

Rakhma Al-awwabin Hamid གིས-
-Dalam bimbingan terdapat tiga pendekatan perkembangan (Ihsan, 2003 : 27 - 28). Pertama, pendekatan krisis. Atau pendekatan kuratif, yaitu suatu pendekatan bimbingan yang diarahkan pada individu yang mengalai krisis atau masalah. Pendekatan ini cenderung pasif, karena anaklah yang menuju si pembimbing. Kedua, pendekatan remedial. Pendekatan ini merupakan yang diarahkan kepada individu yang mengalami kelemahan atau halangan. Tujuan pendekatan ini adalah membantu memperbaiki kelemahan yang dialami individu. Dalam pendekatan ini, pembimbing memfokuskan tujuannya pada kelemahan-kelemahan individu selanjutnya berupaya memperbaiki. Ketiga, pendekatan preventif. Pendekatan yang diarahkan kepada antisipasi masalah-masalah umum individu dan mencegah jangan sampai masalah tersebut terjadi. Pembimbing memberikan beberapa upaya berupa informasi dan keterampilan untuk mencegah munculnya masalah. Pendekatan ini banyak menggunakan teknik dan sedikit konsep.Pendekatan yang lebih mutakhir dan lebih proaktif dibandingkan dengan ketiga pendekatan sebelumnya adalah pendekatan perkembangan.

-teknik yang digunakan dalam pendekatan ini seperti mengajar, bertukar informasi, berdiskusi, bermain peran, melatih, tutorial dan konseling. Dilihat dari sisi orientasi, pedekatan perkembangan menekankan pada pengembangan potensi dan kekuatan yang ada pada individu secara optimal. Dalam pendekatan ini, layanan bimbingan diberikan kepada semua individu, bukan hanya pada individu yang mengalami masalah. Bimbingan dilaksanakan secara individual, kelompok, bahkan klasikal melalui pemberian informasi, diskusi, proses kelompok, penyaluran bakat dan minat.

-Prinsip-prinsip pendekatan perkembangan
Murro dan Kottman (1995) memaparkan tentang prinsip-prinsip dalam pendekatan bimbingan perkembangan untuk anak usia dini sebagai berikut.
1. Bimbingan dan Konseling Dibutuhkan oleh Semua Anak.
Prinsip ini menekankan tentang pentingnya pelayanan bimbingan bagi semua anak.
2. Bimbingan dan Konseling Perkembangan Berfokus dalam Mengembangkan Kegiatan Belajar Anak
Proses bimbingan tidak terlepas dari proses pembelajaran secara keseluruhan, dengan kata lain bimbingan dan pembelajaran merupakan suatu proses belajar efektif bagi anak.
3. Guru / Pendamping merupakan Fungsionaris Bersama dalam Program Bimbingan Perkembangan
Guru memiliki peran strategis dalam membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi anak dan menciptakan iklim yang sehat dalam menunjang proses belajar dan pekembangan yang terjadi.
4. Kurikulum yang Terencana dan Teroganisir merupakan Komponen Penting dalam Bimbingan Perkembangan
Dalam pengembangan program bimbingan harus direncanakan dengan baik dan terorganisasi.
5. Bimbingan Perkembangan Memperhatikan Aspek Perkembangan Penerimaan Diri, Pemahaman Diri, dan Pengayaan Diri Anak
Bimbingan perkembangan turut membantu anak dalam memahami diri anak secara utuh dan menerima kelemahan dan kelebihan diri.
6. Bimbingan dan Konseling Perkembangan Membantu Mendorong Proses Tumbuh Kembang Anak
7. Bimbingan Perkembangan Mengakui Perkembangan yang Terarah daripada Akhir Perkembangan yang Definitif
8. Bimbingan Perkembangan sebagai Kegiatan yang Berorientasi pada Tim, Seyogianya Dilaksanakann oleh Tenaga Ahli (Konselor) yang Profesional
9. Bimbingan Perkembangan Peduli dengan Identifikasi Awal akan Kebutuhan-kebutuhan Khusus Anak
10. Bimbingan Perkembangan Peduli dengan Penerapan Aspek-aspek Psikologi
11. Bimbingan Perkembangan Memiliki Kerangka Dasar yang Berlandaskan pada Kajian tentang Psikologi Perkembangan dan Teori Belajar
12. Bimbingan Perkembangan Mempunyai Sifat Berurutan dan Fleksibel.

-Unsur-unsur lingkungan perkembangan
Penentu keberhasilan kegiatan bimbingan perkembangan salah satunya adalah aspek lingkungan. Menurut Kartadinata, dkk. (1998) yang mencakup unsur-unsur lingkungan perkembangan adalah sebagai berikut.
1. Unsur peluang
Unsur ini berkaitan dengan topik yang disajikan yang memungkinkan anak mempelajari perilaku-perilaku baru.
2. Unsur pendukung
Unsur ini berkaitan dengan proses pengembangann interaksi yang dapat menumbuhkan kemampuan anak untuk mempelajari perilaku baru baik secara kognitif, afektif, maupun psikomotorik.
3. Unsur penghargaan
Esensi unsur ini terletak pada penilaian dan pemberian balikan yang dapat memperkuat pembentukan perilaku baru.