Kiriman dibuat oleh Nilam Sari

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

oleh Nilam Sari -
1. Model S - R, secara implisit ada asumsi bahwa perilaku (respon) manusia dapat diramalkan sedangkan sebagai statis menganggap manusia selalu berperilaku karena kekuatan dari luar (stimulus) bukan berdasarkan kehendak, keinginan atau kemauan bebasnya.

2. Model Aristoteles, persuasi dapat dicapai oleh siapa (etos-kepercayaan), argument (logos-logika dalam pendapat) dan memainkan emosi khalayak (photos-emosi khalayak)

3. Model Lasswell, merupakan ungkapan verbal yakni who (siapa), say what (apa yang dikatakan), in which channel (saluran pembicara pesan pendengar komunikasi), to whom (kepada siapa), with what effect? (unsur pengaruh).

4. Model Newcomb, mengisyaratkan bahwa setiap sistem apapun mungkin ditandai oleh suatu keseimbangan kekuatan-kekuatan dan bahwa perubahan dalam bagian mana pun dari sistem tersebut akan menimbulkan suatu ketegangan terhadap keseimbangan atau simetri, karena ketidakseimbangan atau kekurangan simetri secara psikologis tidak menyenangkan dan menimbulkan tekanan internal untuk memulihkan keseimbangan.

5. Model Westley dan Maclean, komunikasi antar pribadi dan komunikasi massa, dan memasukkan umpan balik sebagai integral dari proses komunikasi.

6. Model Garbner, menunjukkan bahwa seseorang mempersepsi suatu kejadian dan mengirimkan pesan kepada suatu transmitter yang pada gilirannya mengirimkan sinyal kepada penerima (receiver) dalam transmisi sinyal menghadapi gangguan dan muncul sebagai SSEE begi saluran (destination).

7. Model Berlo, terdiri dari 4 proses utama yaitu SMRC (Source, Message, Channel, dan Receiver) lalu ditambah 3 proses sekunder, yaitu feedback, efek, dan lingkungan.

8. Model DeFleur, komunikasi terjadi lewat suatu operasi seperangkat komponen dalam suatu sistem teoretis, yang konsekuensinya adalah isomorfisme (isomorphism) di antara respons internal (makna) terhadap seperangkat simbol tertentu pada pihak pengirim dan penerima. Isomorfisme makna merujuk pada upaya membuat makna terkoordinasikan antara pengirim dan khalayak.

9. Model Tubbs, konsep komunikasi sebagai transaksi, yang mengasumsikan kedua peserta komunikasi sebagai pengirim dan sekaligus juga penerima pesan.

10. Model Gudykunts dan Kim, komunikasi antar budaya yaitu antara orang-orang yang berasal dari budaya yang berlainan, atau komunikasi dengan orang asing.

11. Model Interaksional, menganggap manusia lebih aktif.

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

oleh Nilam Sari -
Komunikasi yaitu proses interaksi untuk mempengaruhi satu sama lain, sengaja atau tidak sengaja yang mana itu untuk memperoleh makna atau informasi.

Fungsi-fungsi komunikasi yaitu,
1. Komunikasi Sosial, untuk menunjukkan eksistensi diri, pembentukan konsep diri, untuk kelangsungan hidup, memupuk hubungan dan memperoleh kebahagiaan
2. Komunikasi Ekspresif, untuk menyampaikan perasaan seperti puisi dan lagu
3. Komunikasi Ritual, untuk sacred ceremony atau upacara sakral/suci.
4. Komunikasi Instrumental, untuk mempengaruhi, memberikan rangsangan serta membujuk.

Unsur-unsur komunikasi yaitu,
1. Sumber/pengirim pesan/encoder, yaitu seseorang atau sekelompok orang atau organisasi yang memiliki motif, mengambil inisiatif, dan menyampaikan pesan.
2. Pesan/informasi/message, dalam bentuk lambang atau tanda seperti kata-kata tertulis, secara lisan, gambar, angka, dan gestur.
3. Saluran/media/channel, sesuatu yang dipakai sebagai alat penyampaian atau pengiriman pesan.
4. Penerima/receiver/decoder, yaitu seseorang atau sekelompok orang atau organisasi yang menjadi sasaran penerima pesan.

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

oleh Nilam Sari -
Gestur, yaitu bentuk komunikasi non-verbal yang mana merupakan gerakan yang dilakukan oleh tubuh yang tidak melibatkan ucapan. Misalnya, jika seseorang menganggukkan kepala saat mengatakan sesuatu, kemungkinan besar mereka setuju dengan apa yang mereka katakan.

Komunikasi non-verbal berupa ekspresi wajah (perilaku mata dan kontak mata), yaitu dapat menunjukkan emosi melalui sorot mata. Misalnya, menatap lekat", memelototkan mata dapat diartikan sebagai perasaan kurang suka atau terkejut. Saat seseorang mengalikan kontak mata biasanya cenderung orang itu sedang berbohong.

Peran komunikasi non-verbal beruapa gesture dan ekspresi wajah bagi pembelajaran, yaitu membangun hubungan, meningkatkan efektivitas pengajar, mengkomunikasi emosi dan sikap serta memfasilitasi partisipasi.

KP AUD kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

oleh Nilam Sari -
Komunikaai non verbal yaitu komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata, tetapi menggunakan bahasa tubuh.

Kinesik, yaitu bentuk komunikasi non-verbal yang berkaitan dengan gerakan, baik bagian tubuh tertentu atau tubuh secara keseluruhan. Pandangan bahasa tubuh seperti ekspresi wajah, gerak mata, penampilan personal dan lainnya.

Gesture, yaitu bentuk komunikasi non-verbal yang mana merupakan gerakan yang dilakukan oleh tubuh yang tidak melibatkan ucapan. Misalnya, jika seseorang menganggukkan kepala saat mengatakan sesuatu, kemungkinan besar mereka setuju dengan apa yang mereka katakan.

BK kls C 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

oleh Nilam Sari -
Struktur Program Bimbingan Konseling
1. Prinsip Dasar Bimbingan dan Konseling Anak Usia Dini, pelaksanaan tidak menggunakan waktu dan ruang tersendiri melainkan dilaksanakan secara bersama-sama dengan proses pembelajaran.
2. Esensi Bimbingan dan Konseling, prinsip bimbingan untuk semua anak (guidance for all) serta juga diarahkan untuk membantu orang tua agar memiliki pemahaman dan motivasi untuk turut mengembangkan kemampuan anak.
3. Orientasi Bimbingan dan Konseling, berorientasi perkembangan karena anak usia dini adalah masa pengembangan berbagai aspek kemampuan yang dimiliki anak.
4. Konsep yang Mendasari Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling, didasari bahwa setiap anak memiliki karakteristik dan kemampuan berbeda-beda.
5. Bentuk Layanan Bimbingan dan Konseling, bentuk layanan dapat diberikan dalam bentuk individual atau kelompok.
6. Setting Layanan Bimbingan dan Konseling, dapat menggunakan setting individual, kelompok, dan klasikal tergantung dari kebutuhan layanan bimbingan.


Evaluasi Bimbingan Perkembangan
~ memberikan umpa balik (feedback) kepada pendidik untuk memperbaiki atau mengembangkan program dan konseling,
~ memberikan informasi kepada berbagai pihak termasuk orang tua tentang perkembangan sikap dan perilaku, atau tingkat ketercapaian tugas perkembangan anak.

{Sumber: Fiah, Rifda. 2017. Bimbingan dan Konseling Anak Usia Dini. Depok: PT RajaGrafindo Persada.}