Posts made by Nadya Napalka Sitepu

BK kls 3A 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik Diskusi -> Re: Topik Diskusi

by Nadya Napalka Sitepu -
Nama: Nadya Napalka Sitepu
NPM: 2213054063
Kelas: 3A

1. Karakteristik perkembangan AUD
Adapun karakteristik perkembangan anak usia dini dapat dilihat sebagai berikut:
1) Perkembangan Fisik-Motorik
Perkembangan motorik anak terdiri dari dua, ada yang kasar dan ada yang halus. Perkembangan motorik kasar seorang anak pada usia 3 tahun adalah melakukan gerakan sederhana seperti berjingkrak, melompat, berlari ke sana ke mari dan ini menunjukkan kebanggaan dan prestasi. Sedangkan perkembangan keterampilan motorik halus dapat dilihat pada usia 3 tahun yakni kemampuan anak-anak masih terkait dengan kemampuan bayi untuk menempatkan dan memegang benda-benda.
2) Perkembangan Kognitif
Istilah kognitif (cognitive) berasal dari kata cognition atau knowing berarti konsep luas dan inklusi yang mengacu pada kegiatan mental yang tampak dalam pemerolehan, organisasi/penataan dan penggunaan pengetahuan. Dalam arti yang luas, kognitif merupakan ranah kejiwaan yang berpusat di otak dan berhubungan dengan konasi (kehendak), afeksi
(perasaan). Proses perkembangan kognitif ini dimulai sejak lahir. Namun, campur tangan sel-sel otak dimulai setelah seorang bayi berusia 5 bulan saat kemampuan sensorisnya benar-benar tampak.
3) Perkembangan Sosio Emosional
Para psikolog mengemukakan bahwa terdapat tiga tipe temperamen anak, yaitu:
1. Anak yang mudah diatur, mudah beradaptasi dengan pengalaman baru, senang bermain dengan mainan baru, tidur dan makan secara teratur dan dapat meyesuaikan diri dengan perubahan di sekitarnya.
2. Anak yang sulit diatur seperti sering menolak rutinitas sehari-hari, sering menangis, butuh waktu lama untuk menghabiskan makanan dan gelisah saat tidur.
3. Anak yang membutuhkan waktu pemanasan yang lama, umumnya terlihat agak malas dan pasif, jarang berpartisipasi secara aktif dan seringkali menunggu semua hal diserahkan kepadanya.
Dari pendapat di atas diketahui bahwa kepribadian dan kemampuan anak berempati dengan orang lain merupakan kombinasi antara bawaan dengan pola asuh ketika ia masih anak-anak. Ketika anak berusia satu tahun, senang dengan permainan yang melibatkan interaksi sosial, senang bermain dengan sesama jenis kelamin jika berada dalam kelompok yang berbeda.
4) Perkembangan Bahasa
Perkembangan ini mulai sejak awal kehidupan. Sampai anak berusia 5 bulan (0-1 tahun), seorang anak akan mengoceh seperti orang yang sedang berbicara dengan rangkaian suara yang teratur, walaupun suara dikeluarkan ketika berusia 2 bulan. Di sini terjadi penerimaan percakapan dan diskriminasi suara percakapan. Ocehan dimulai untuk menyusun dasar bahasa. Lalu pada usia satu tahun si anak dapat menyebut 1 kata atau periode holoprastik. Kemudian usia 18-24 bulan, anak mengalami percepatan perbendaharaan kata dengan memproduksi kalimat dua atau tiga kata disebut periode telegrafik sebab menghilangkan tanda atau bagian kecil tata bahasa dan mengabaikan kata yang kurang penting. Selanjutnya pada usia 2,5 s/d 5 tahun, pengucapan kata meningkat. Bahasa anak mirip orang dewasa. Anak mulai memproduksi ujaran yang lebih panjang, kadang secara gramatik, kadang tidak. Lalu, pada usia 6 tahun ke atas, anak mengucapkan kata seperti orang dewasa.

2. Ciri perkembangan AUD
1) Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (perubahan berat badan dan organ-organ tubuh) dan aspek psikis (matangnya kemampuan berpikir, mengingat dan berkreasi).
2) Terjadinya perubahan dalam proporsi seperti aspek fisik (proporsi tubuh anak berubah sesuai dengan fase perkembanganya) dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi ke realitas).
3) Lenyapnya tanda-tanda pada aspek fisik (lenyapnya kelenjar thymus atau kelenjar anak-anak seiring bertambahnya usia) aspek psikis (lenyapnya gerak-gerik kanak-kanak dan perilaku impulsif).
4) Diperoleh tanda-tanda yang baru seperti tanda-tanda fisik (pergantian gigi dan karakter seks usia remaja) tanda-tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis).

3. Prinsip perkembangan AUD
1) Perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti (never ending process).
2) Semua aspek perkembangan saling mempengaruhi.
3) Perkembangan itu mengikuti pola atau arah tertentu.
4) Perkembangan terjadi pada tempo yang berlainan.
5) Setiap fase perkembangan mempunyai ciri khas.
6) Setiap individu yang normal akan mengalami perkembangan.

4. Aspek-aspek perkembangan AUD
1) Aspek nilai moral
2) Aspek fisik-motorik
3) Aspek kognitif
4) Aspek sosio-emosional
5) Aspek komunikasi dan bahasa
6) Aspek seni

5. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan
1) Faktor genetik atau keturunan
2) Faktor hormon
3) Faktor gizi
4) Faktor lingkungan
5) Faktor kesehatan
6) Faktor pendidikan

BK kls 3A 2023 -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by Nadya Napalka Sitepu -
Nama: Nadya Napalka Sitepu
NPM: 2213054063
Kelas: 3A

1. Pendekatan-pendekatan perkembangan dalam bimbingan konseling di PAUD
Jawab:
- Pendekatan krisis/kuratif, pendekatan ini diarahkan kepada individu yang mengalami krisis atau masalah.
- Pendekatan remedial, pendekatan ini diarahkan kepada individu yang mengalami kesulitan dalam belajar atau perilaku.
- Pendekatan preventif, pendekatan ini diarahkan kepada individu yang belum mengalami masalah atau kesulitan.
- Pendekatan perkembangan, pendekatan ini menekankan pada pengembangan potensi dan kekuatan yang ada pada individu.

2. Teknik–teknik dalam pelaksanaan berbagai pendekatan
Jawab:
- Mengajar
- Pemberian informasi
- Bermain peran
- Melatih
- Tutorial
- Konseling

3. Prinsip-prinsip bimbingan perkembangan
Jawab:
- Bimbingan dan konseling dibutuhkan oleh semua
anak
- BK berfokus dalam mengembangkan kegiatan belajar anak
- Guru pendamping merupakan fungsionaris bersama dalam program bimbingan
perkembangan
- Kurikulum yang terencana dan terorganisasi merupakan komponen penting dalam bimbingan perkembangan
- Bimbingan perkembangan memperhatikan aspek perkembangan penerimaan diri, pemahaman diri dan pengayaan diri anak
- Bimbingan dan konseling perkembangan membantu mendorong proses tumbuh kembang anak
- Bimbingan perkembangan mengakui perkembangan yang terarah daripada akhir perkembangan yang definitif
- Bimbingan perkembangan sebagai kegiatan yang berorientasi pada tim. Peduli dengan identifikasi awal akan kebutuhan khusus dan penerapan aspek-aspek psikologi anak.

4. Unsur-unsur lingkungan perkembangan
- Unsur peluang berkaitan dengan topik yang disajikan yang memungkinkan anak mempelajari perilaku-perilaku baru. Guru perlu merencanakan berbagai topik yang sesuai dengan permasalahan, kemampuan dan karakteristik anak.
- Unsur pendukung berkaitan dengan proses pengembangan interaksi yang dapat menumbuhkan kemampuan anak untuk mempelajari perilaku baru baik secara kognitif, afektif maupun psikomotorik.
- Unsur penghargaan terletak pada penilaian dan pemberian yang dapat memperkuat pembentukan perilaku baru. Penilaian ini perlu dilakukan sepanjang proses bimbingan berlangsung, diagnosis dilakukan untuk mengidentifikasikan kesulitan yang dihadapi, dan perbaikan serta penguatan dilakukan untuk membentuk pola-pola perilaku baru.

BK kls 3A 2023 -> FORUM DISKUSI -> Topik diskusi -> Re: Topik diskusi

by Nadya Napalka Sitepu -
Nama: Nadya Napalka Sitepu
NPM: 2213054063
Kelas: 3A

Struktur program bimbingan konseling
Jawab:
1. Layanan Dasar Bimbingan
Layanan umum yang diperuntukkan bagi semua orang, layanan ini terarah kepada pengembangan perilaku atau kompetensi yang harus dikuasai anak sesuai dengan tugas-tugas perkembangannya. Bidang bimbingan yang dapat dilakukan dalam layanan dasar bimbingan khususnya pada anak usia dini adalah bimbingan pribadi dan sosial, yakni bimbingan yang lebih terfokus pada upaya membantu anak mengembangkan aspek-aspek kepribadiannya yang berhubungan dengan pemahaman tentang dirinya, lingkungan sekitar, emosi dan kemandirian. Kegiatan pada pendidikan anak usia dini yang dapat dijadikan media bagi guru atau pendamping untuk memberikan materi tentang pengembangan pribadi sosial atau kemandirian anak. Contohnya membiasakan anak membuat sampah, buang air besar atau buang air kecil pada tempatnya beserta cara membersihkannya.
2. Layanan Responsif
Layanan bimbingan yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan yang dirasakan sangat penting oleh anak saat ini. Pada saat ini layanan ini lebih bersifat preventif, atau mungkin kuratif. Strategi yang digunakan adalah konseling individual, konseling kelompok, dan konsultasi. Teknik pemberian layanan responsif dapat dimulai dengan mengamati anak untuk mengidentifikasi masalah, bersama dengan guru dan orang tua membuat program bantuan atau rujukan pada ahli lain dan melakukan pengawasan terhadap kemajuan yang ditunjukkan anak. Layanan responsif dapat dilakukan tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Contohnya saat anak sedang bermain, berbaris, atau mengajak anak berbincang-bincang.
3. Sistem Perencanaan Individual
Layanan bimbingan bertujuan membantu seluruh anak membuat dan mengimplementasikan rencana-rencana pendidikan, karier atau kehidupan sosial pribadinya. Tujuan utama layanan bimbingan ini membantu anak memantau dan memahami pertumbuhan dan perkembangannya sendiri. Kegiatan untuk membantu anak membuat rencana individual. Contohnya guru dapat menyediakan materi-materi yang tepat untuk pengembangan kecerdasan naturalis anak seperti membiasakan menyiram tanaman di halaman TK setiap pagi, menanam biji-bijian dalam media yang mudah dan mengamati pertumbuhannya.
4. Dukungan Sistem
Kegiatan-kegiatan manajemen yang bertujuan untuk memantapkan, memelihara dan meningkatkan program bimbingan secara menyeluruh. Dukungan dari para pimpinan lembaga, para ahli pada bidang pendidikan AUD, orangtua, wali anak.

Evaluasi bimbingan perkembangan
Jawab:
Upaya memperoleh umpan balik selama kegiatan keseluruhan program dilaksanakan. Proses evaluasi ada dua macam yaitu penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses dilihat dari segi bagaimana keefektifan proses layanan bimbingan dan konseling sedangkan penilaian hasil sendiri dilihat dari segi keefektifan hasil layanan bimbingan dan konseling. Untuk aspek-aspek yang perlu dievaluasi dalam program bimbingan dan konseling meliputi kesesuaian antara program dan pelaksanaan, keterlaksanaan program, apa saja hambatan-hambatan dalam pelaksanaan program tersebut. Umpan balik membantu guru dalam membuat keputusan terhadap isi program untuk dipertahankan, dikembangkan atau dihapuskan.
Nama: Nadya Napalka Sitepu
NPM: 2213054063
Kelas: 3A

1. Komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang menggunakan pesan nonverbal. Istilah nonverbal biasanya digunakan untuk menggambarkan peristiwa komunikasi selain kata-kata yang terucap dan tertulis.
• Postur, berkenaan dengan keseluruhan anggota badan, Mehrabianx menyebutkan tiga makna yang dapat disampaikan dalam postur, yaitu immediacy, power dan responsiveness. Postur tubuh dapat mempengaruhi citra diri yang dimiliki seseorang. Gambaran tentang diri seseorang memegang peranan penting dalam komunikasi.
• Ekspresi wajah merupakan suatu hal sangat menentukan pesan yang ingin disampaikan seseorang dengan menunjukkan ekspresi wajah tertentu. Wajah merupakan kekuatan saluran komunikasi nonverbal yang diterjemahkan atau di-encode oleh pengirim kemudian di-decode oleh penerima dengan makna yang berlaku dalam suatu konteks sosial dan budaya tertentu. Adapun ekspresi wajah menurut Vijaya Kumar, digunakan untuk menguatkan pembicaraan atau menggantikan kata-kata.

2. Ketika seseorang menganggukan kepalanya, melambaikan tangannya, duduk, berbicara, berdiri, atau berjalan dapat menyampaikan pesan yang beragam kepada orang lain. Selain itu, cara berbicara saling berhadapan antara pengajar dan murid dengan gerakan tubuh yang tidak terlalu kaku dapat mengkomunikasikan keramahan. Sedangkan ketika berbicara dengan cara membelakangi lawan bicara atau berhadapan tetapi mata melihat lantai atau langit-langit menunjukkan ketidaksukaan atau ketidaktertarikan.
• Ekspresi wajah, tersenyum adalah isyarat yang sangat kuat untuk menyampaikan keramahan, kehangatan, kebahagiaan, kasih sayang dan hubungan yang baik. Seperti yang kita ketahui, apabila ketika seseorang yang tersenyum kepada kita, maka kita akan menganggap dirinya menyenangkan, ramah, dan hangat. Murid akan bereaksi baik dan mendapatkan sinyal bahwa pengajar tersebut dapat diajak didekati maupun diajak berbicara, dengan demikian para siswa akan merasa lebih nyaman dan leluasa untuk berkomunikasi.
• Kontak mata merupakan sinyal yang penting dari komunikasi. Dalam pembelajaran, kontak mata juga membuka komunikasi antara pengajar dan murid sehingga dapat menumbuhkan perhatian dan kehangatan.

KP AUD 2023 kls A -> FORUM DISKUSI -> TOPIK DISKUSI -> Re: TOPIK DISKUSI

by Nadya Napalka Sitepu -

Nama: Nadya Napalka Sitepu

NPM: 2213054063

Secara sederhana, pesan non verbal adalah semua isyarat yang bukan kata-kata. Larry A. Samovar dan Richard E. Porter mengemukakan tentang komunikasi non verbal yaitu "komunikasi nonverbal mencakup semua rangsangan (kecuali rangsangan verbal) dalam suatu setting komunikasi, yang dihasilkan oleh individu dan penggunaan lingkungan oleh individu, yang mempunyai nilai pesan potensial bagi pengirim atau penerima, jadi definisi ini mencakup perilaku yang disengaja juga tidak disengaja sebagai bagian dari peristiwa komunikasi secara keseluruhan. Kita mengirim banyak pesan non verbal tanpa menyadari bahwa pesan-pesan itu bermakna bagi orang lain" (Mulyana, 2000: 308).

• Kinesik atau gerak tubuh, bidang yang menelaah bahasa tubuh adalah kinesika (kinesics), suatu istilah yang diciptakan seorang perintis studi bahasa nonverbal, Ray L. Birdwhistell. Setiap anggota tubuh seperti wajah (termasuk senyuman dan pandangan mata), tangan, kepala dan kaki dan bahkan tubuh secara keseluruhan dapat digunakan sebagai isyarat simbolik. Pesan kinesik terdiri dari tiga komponen utama yaitu pesan fasial, pesan gestural, dan postural. 

• Gesture digunakan dalam suatu percakapan atau komunikasi secara tidak langsung dengan menggerakkan salah satu bagian tubuh untuk menegaskan maksud dan tujuan atau suatu perasaan tertentu. Gesture merupakan gerakan salah satu tubuh untuk menyatakan ide, maksud atau perasaan. Pesan gesture dapat dilakukan secara sengaja, maupun tidak sengaja. Pesan gesture yang dilakukan secara sengaja mempunyai peran yang penting dalam proses pembelajaran. Misalnya pengajar yang sedang menerangkan bentuk bola lalu menggerak tangannya dan membentuk lingkaran. Gerakan tangan tersebut berfungsi sebagai alat bantu agar mempermudah murid untuk memahami apa yang disampaikan pengajar. Atau ketika pengajar mengangguk-anggukan kepala sebagai tanda "benar", ketika muridnya bisa menjawab pertanyaan dengan benar.