Nama : Made Adelia Febriana
NPM : 2213034044
1.
Jelaskan kembali sejarah transmigrasi yang ada
di Indonesia berdasarkan video
Berdasarkan video yang di sajikan dapat diperoleh
informasi bahwa Transmigrasi di Indonesia pertama kali dimulai pada masa
kolonial Belanda sekitar tahun 1905. Pada saat itu, pemerintah Belanda
memindahkan keluarga petani yang cukup padat yang ada di Pulau Jawa ke daerah
Lampung untuk membuka lahan perkebunan. Tujuan dari pemindahan ini adalah
mengurangi kepadatan penduduk Jawa sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja.
Hingga pada tahun 1929, tercatat lebih dari 24 ribu orang telah dipindahkan.
Pada masa pendudukan Jepang tahun 1943, program ini dilanjutkan dengan nama
berbeda, yaitu Kokuminggakari. Perbedaan dari keduanya, yaitu yang dipindahkan
bukan lagi keluarga, melainkan individu, dan banyak dilakukan secara paksa
untuk mendukung logistik perang Jepang.
Setelah Indonesia merdeka, istilah “transmigrasi”
resmi digunakan pada tahun 1950 di masa Presiden Soekarno. Program ini masuk
dalam rencana pembangunan nasional dan kembali mengirim masyarakat dari Jawa ke
Lampung. Pada dekade pertama kemerdekaan, lebih dari 22 ribu orang sudah ikut
transmigrasi. Memasuki masa Orde Baru, terutama pada era pembangunan lima tahun
(Pelita), program transmigrasi dijalankan besar-besaran. Ratusan ribu keluarga
dipindahkan ke berbagai daerah luar Jawa dengan dukungan penuh dari pemerintah,
dan diperkuat oleh undang-undang tentang ketransmigrasian.
Di era Reformasi hingga sekarang, transmigrasi tidak
lagi sekadar memindahkan penduduk dari Jawa ke luar Jawa, tetapi lebih
diarahkan pada pembangunan kawasan baru yang berkelanjutan. Program
transmigrasi modern menekankan pada pemberdayaan masyarakat, penciptaan pusat
pertumbuhan ekonomi, serta pengelolaan lahan yang lebih tertata. Dari program
ini, banyak daerah berkembang menjadi ibu kota kabupaten, bahkan ibu kota
provinsi, dan berkontribusi besar dalam sektor pertanian maupun industri.
2.
Apakah transmigrasi penting?
Iya penting, namun transmigrasi saat ini dengan zaman
dulu itu berbeda, berdasarkan informasi yang didapat bahwasanya transmigrasi dulu
dilakukan untuk mengurangi kepadatan penduduk di Jawa dan mengisi daerah
kosong, namun jika dilihat sekarang transmigrasi lebih diarahkan untuk
pembangunan wilayah baru secara berkelanjutan. Berikut adalah beberapa mengapa
transmigrasi masih sangat penting hingga sekarang :
1.
Pemerataan pembangunan
Salah satu mengapa transmigrasi masih menjadi ha yang
pentingsampai saat ini yaitu masih Banyak wilayah luar pulau Jawa yang masih
tertinggal. Dengan transmigrasi, kawasan terpencil bisa berkembang menjadi desa
atau kota baru lengkap dengan infrastruktur, sekolah, rumah sakit, dan pusat ekonomi.
2.
Menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi
baru
Dilihat pada era sekarang Kawasan transmigrasi banyak
yang dirancang sebagai Kawasan Transmigrasi Terpadu, yang bukan hanya tempat
tinggal, tapi juga sentra produksi pangan, perkebunan, dan industri kecil.
3.
Mengurangi ketimpangan antarwilayah
Pulau Jawa masih terlalu padat (lebih dari 50%
penduduk Indonesia tinggal di Jawa), sementara wilayah timur Indonesia banyak
yang masih luas dan jarang penduduk. Transmigrasi membantu menyeimbangkan ini.
4.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat
Transmigrasi memberi kesempatan bagi keluarga kurang
mampu untuk memiliki lahan, rumah, dan pekerjaan baru yang lebih menjanjikan.
5.
Penguatan persatuan bangsa
Dengan adanya percampuran suku dan budaya di daerah
transmigrasi, lahir masyarakat baru yang lebih beragam namun tetap satu dalam
ikatan kebangsaan.