Kiriman dibuat oleh 2213034059 SONA SAFIKA

GTP -> Diskusi Pertemuan 3 -> Pertanyaan -> Re: Pertanyaan

oleh 2213034059 SONA SAFIKA -
Nama : Sona Safika
NPM: 2213034059
Menurut anda apakah negara lain memiliki kebijakan transmigrasi? jika iya. jelaskan apa perbedaan transmigrasi di Indonesia dengan negara lain.
Jawaban: Ya, salah satu negara yang memiliki kebijakan transmigrasi adalah negara Tiongkok, dengan nama resmi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau Republik Rakyat Cina (RRC), adalah sebuah negara yang terletak di Asia Timur dengan ibu kota di Beijing.
Perbedaan kebijakan antara transmigrasi di Indonesia dengan Tiongkok terletak pada tujuan utamanya. Transmigrasi di Indonesia bertujuan untuk mengurangi jumlah penduduk di pulau-pulau yang padat penduduk seperti Jawa, Bali dan Madura. Selain itu transmigrasi di Indonesia dilakukan untuk pemerataan pembangunan, membuka lahan baru dan peningkatan kesejahteraan para transmigran. Sedangkan di Tiongkok, memiliki tujuan yaitu untuk melakukan kegiatan pada sektor perindustrian, perdagangan, perkebunan, dan pertambangan, sehingga menciptakan permintaan akan pedagang dan pekerja asal Tiongkok.

GTP -> Diskusi Peretemuan 1 -> Pertanyaan -> Re: Pertanyaan

oleh 2213034059 SONA SAFIKA -
Nama : Sona Safika
NPM: 2213034059

1. Jelaskan kembali sejarah transmigrasi yang ada di Indonesia berdasarkan video!
• Sejarah transmigrasi di di Indonesia berawal dari masa kependudukan kolonial Belanda, atau sering disebut dengan “kolonisasi”. Setelah Indonesia merdeka dan pemerintahan diambil alih oleh pemerintah Indonesia istilah tersebut diubah menjadi “transmigrasi”.
• Latar belakang program perpindahan transmigrasi zaman kolonial adalah lahan pertanian di Jawa berkurang dari tahun 1904 hingga tahun 1905. Sedangkan penduduk menunjukkan peningkatan jumlah yang pesat dari 20.000.000 jiwa menjadi 23.000.000 jiwa sementara di luar Jawa masih tersedia lahan untuk membuka perkebunan yang baru.
• Program kolonisasi kemudian dilanjutkan ke pulau Sumatera tepatnya ke provinsi Lampung pada tahun 1905 ke Desa Bagelan Kecamatan Gedong Tataan. Pada masa itu transmigrasi di inisiasi oleh pemerintahan Hindia Belanda sebanyak 135 keluarga dari kepresidenan Kedu Jawa Tengah dipindahkan ke Lampung untuk perluasan daerah perkebunan yang dikelola oleh pemerintah Hindia Belanda di luar Jawa.
• Pemeberian nama “Bagelan” sengaja disamakan dengan daerah asal mereka dengan tujuan untuk mengobati rasa rindu para transmigran.
• Setiap kepala keluarga diberi bantuan berupa perlengkapan pertanian dan alat masak.
• setelah transmigrasi pertama tahun 1905 orang-orang dari Jawa terus dipindahkan ke Lampung. Menurut catatan museum nasional sepanjang tahun 1905 hingga 1943 terdapat 51.000 kepala keluarga yang dipindahkan dari Jawa ke Lampung. Transmigran ini tersebar di daerah Lampung antara lain Kabupaten Tanggamus, Pringsewu, Metro, Lampung Selatan, dan Bandar Lampung.
• Keturunan transmigran generasi kedua dan ketiga asal Jawa Tengah dan Yogyakarta tetap melestarikan kesenian karawitan jawa tengah.
• Warga suku Jawa dan Bali yang melakukan transmigrasi ke Lampung melakukan komunikasi dengan warga suku Lampung dan hidup saling menghargai satu sama lain.
• Transmigrasi pertama kali dilakukan pada tanggal 12 Desember 1905 yang sekarang diperingati sebagai hari bakti transmigrasi.

2. Apakah transmigrasi itu penting?
Transmigrasi penting untuk dilakukan, karena memiliki tujuan seperti:
• Untuk meningkatkan persebaran penduduk dan tenaga kerja
• Mengoptimalkan sumber daya alam di daerah tertinggal
• Meningkatkan kesejahteraan transmigran
• Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa