Posts made by Novia fitriana huda

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

by Novia fitriana huda -
Nama : Novia Fitriana Huda
NPM : 2215061024
Kelas : PSTI D


Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi


Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara. Laju perkembangan iptek tersebut semakin hari semakin pesat perkembangannya disebabkan adanya tuntutan dan kebutuhan manusia yang juga semakin berkembang di berbagai bidang. Secara etimologi, istilah “ilmu” adalah sebagai arti dari kata science (bahasa Inggris), yang berarti pengetahuan. Kata ini berasal dari bahasa latin, scientia yang diturunkan dari kata scire yang berarti mengetahui (to know) dan belajar (to learn). Secara terminologi, pengertian ilmu sekurang-kurangnya mencakup tiga hal, yaitu pengetahuan, aktivitas, dan metode untuk mendapatkan pemahaman terhadap pengertian ilmu. Sementara itu, pengetahuan, menurut Jujun Surya Sumantri digolongkan menjadi tiga macam, yaitu etika (pengetahuan tentang baik dan buruk), estetika (pengetahuan tentang indah dan jelek), dan logika (pengetahuan tentang benar dan salah).
Ilmu dan pengetahuan merupakan dua istilah yang tidak dapat dipisahkan, namun tidak selamanya bahwa pengetahuan itu sebagai ilmu, melainkan pengetahuan yang diperoleh dengan cara-cara tertentu berdasarkan kesepakatan para ilmuwan. Ilmu sebagai pengetahuan (knowledge) adalah pengertian ilmu pada umumnya. Ilmu dikatakan sebagai aktivitas (activity) adalah serangkaian aktivitas atau kegiatan yang dilaksanakan manusia sebagaimana dikatakan oleh Charles Singer, ilmu adalah proses yang membuat pengetahuan. Istilah ilmu juga merupakan suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenarannya.
Tiga aspek tersebut merupakan satu kesatuan yang menunjukkan satu pemahaman bahwa ilmu terbentuk oleh aktivitas (activity) manusia yang dilakukan dengan cara atau metode tertentu sehingga pada akhirnya menghasilkan suatu pengetahuan yang sistematis. Untuk mendapatkan pengetahuan yang sistematis, maka harus dilakukan oleh manusia yang mempunyai kemampuan rasional, melakukan aktivitas kognitif (berkaitan dengan pengetahuan) dan mempunyai tujuan keilmuan. Ilmu adalah serangkaian aktivitas manusia yang rasional dan kognitif, dilakukan dengan beberapa metode berupa prosedur sehingga menghasilkan pengetahuan yang sistematis mengenai gejala-gejala alam, masyarakat, atau manusia dengan tujuan untuk mendapatkan kebenaran, pemahaman, memberikan penjelasan atau melakukan penerapan. Singkatnya, ilmu merupakan rangkaian aktivitas berpikir yang bersifat sistematis, objektif, bermetode agar menghasilkan pengetahuan yang objektif pula.
Secara etimologis, kata teknologi berasal dari kata techne dan logos. Techne berarti serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan suatu objek atau kecakapan tertentu, sedangkan logosmengacu kepada kata logi yang mengacu kepada makna tata pikir. Secara terminologi, teknologi mempunyai arti kemampuan manusia (masyarakat) untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan alam guna kepentingan hidupnya. Dalam memanfaatkan kekuatan alam tersebut dilakukan dengan menciptakan alat-alat. Dari definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa teknologi merupakan aplikasi dari kreativitas manusia berkaitan dengan alat dan bahan, serta diwujudkan dalam bentuk materi yang digunakan untuk membantu tercapainya kebutuhan manusia.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Video

by Novia fitriana huda -
Nama : NOVIA FITRIANA HUDA
NPM : 2215061024
Kelas : PSTI D

Berdasarkan video yang telah saya simak dapat disimpulkan bahwa:

Pada sila pertama, Ketuhanan yang maha esa
Kita sebagai masyarakat Indonesia bebas beribadah tanpa ada paksaan dan deskriminasi dari pemerintah, ataupun agama manapun. pada sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan tujuannya dan akibatnya

Pada sila kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab masyarakat Indonesia diajarkan untuk memiliki nilai yang beradab dan adil. yang kita rasakan adalah ketika kita memiliki adab maka kehidupan akan terjalin aman dan tentram sila ini memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia.

Pada sila ketiga, persatuan Indonesia
kita diajarkan untuk bersatu dalam perkembangan iptek dan pemerintah pun selalu menghimbau agar masyarakat Indonesia bersatu untuk kebaikan bersama dimana iptek dapat meningkatkan rasa nasionalisme.

Pada sila keempat, Kerakyakan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan
Rakyat Indonesia telah dipimpin oleh pemerintah yang dipilih oleh rakyat dan Indonesia dipimpin oleh wakil wakil yang menyampaikan suara dari rakyat Indonesia serta pemutusan hasil yang akan dicetuskan berasal dari permusyawarahan terlebih dahulu untuk mendapatkan nilai yang mufakat. IPTEK disini harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sifat yang terbuka untuk dikritik

Pada sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Soal

by Novia fitriana huda -
Nama : Novia Fitriana Huda
NPM : 2215061024

Analisis soal
A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
Sistem etika perilaku politik saat ini masih belum memenuhi standar yang harusnya dimilikinya, perilaku politik saat ini masih tetap mempertahankan budaya birokrasi pemerintahan lama. Paradigma pemerintahan yang keliru yang tetap dipertahankan ini menjadi salah satu kelemahan kinerja jajaran pemerintah sampai sekarang. Paradigma pemerintahan yang seharusnya dibangun tapi belum terlihat menjadi kelemahan jajaran pemerintah yang dihadapkan dengan polemik etik, Hal ini menunjukan bahwa kurangnya etika politik oleh pejabat pemerintah. Lalu mengenai etika politik dan pemerintahan yang diatur di dalam perundangan, secara khusus ada juga aturan yang menegaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada publik, seorang pejabat negara harus siap mundur dari jabatannya apabila merasa dirinya telah melanggar kaidah dan sistem nilai, ataupun dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyarakat, bangsa, dan negara. tetapi pada kenyataannya pejabat yang terkena kasus huku tidak berjiwa ksatria dapat menghadapinya sesuai dengan nilai-nilai etika dan budaya yang tertanam di bangsa ini. Pejjabat tersebut terkesan menghalangi dan menutupi sampai melakukan suap agar dapat terbebas dari kasus nya. hal tersebut menjadikan kelemahan dari jajaran pemerintah sekarang. Sistem etika perilaku politik saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, hal ini terlihat dari kinerja dan kebijakan pemerintah yang belum memuaskan. Sistem etika perilaku politik saat ini belum mencerminkan nilai-nilai Pancasila sila ke 2, ke 4, dan ke 5, karena masih kurangnya pelayanan pemerintah dan jajaran birokrasi yang adil, professional, berintegritas, efisien, dan transparan. Contoh dari pelanggaran itu sendiri yaitu maraknya kasus kkn atau korupsi kolusi dan nepotisem. Dimana pemerintah atau "orang" politik melakukan penyalahgunaan kekuasaan untuk melakukan sesuatu yang melanggar hukum. Tentunya ini sangat salah dan melanggar pancasila. Diantaranya yaitu sila pertama, yang menganut konsep Ketuhanan, kasus korupsi sendiri tentu menyalahi aturan yang ada di agama apapun itu. Sehingga kasus kkn menyalahi pancasila sila pertama. Selain itu ada kasus dimana pejabat politik melakukan penyuapan untuk tujuan tertentu. Entah itu untuk menutupi suatu kasus, untuk mencapai tujuan politik, ataupun untuk mengambil suara. Tentu saja sangat menyalahi pancasila yang ada.

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
Etika generasi muda yang ada di sekitar tempat saya tidak sepenuhnya mencerminakan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia, seperti masih banyak yang melakukan hal buruk seperti perselisihan tanpa melakukan musyawarah dan juga generasi muda yang melakukan hal yang buruk, tetapi ada juga dari mereka yang sudah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia. Solusi dari saya untuk mengatasi dekadensi moral yang terjadi saat ini adalah dengan memperbaiki sistem pengajaran yang ada dan dilakukannya sosialisasi pada generasi muda mengenai masalah tersebut, maka mereka akan semakin sadar akan masalah tersebut sehingga mereka berusaha untuk memperbaiki diri.

Teknik Informatika D -> Forum Analisis Jurnal

by Novia fitriana huda -
Nama : Novia Fitriana Huda
NPM : 2215061024

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KONTROL SOSIAL OLEH MEDIA MASSA UNTUK MENEKAN KEJAHATAN DI INDONESIA

Media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama itu dapat diterima secara serentak dan sesaat

Ketika membahas media massa, maka akan terkait juga dengan pers. Secara historis, pers telah mengalami perjalanan periodik waktu cukup panjang. Kehidupan pers Indonesia diawalai dari masa Hindia Belanda, penjajahan Jepang, masa kemerdekaan, era Orde Lama, era Orde Baru, hingga kini tanpa mengenal lelah. Pada masa perjuangan, pengaruh pers sangat kuat dan tidak seperti masa kini.

Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia pers cenderung mencari keuntungan. Meskipun demikian, jika dibiarkan tanpa mencari keuntungan, maka pers masa kini juga tidak dapat bertahan. Pers definisinya menurut Pasal 1 Butir 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers adalah, “Lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.”

Dari pengertian media massa dan pers di atas maka jelas bahwa media massa merupakan bagian dari pers, dimana media massa merupakan perantara bagi pers dalam penyiaran berita dengan beberapa bentuk. Media massa merupakan sarana masyarakat memperoleh informasi, media massa memiliki fungsi atau peranan yang besar dalam membagikan informasi kepada audiensnya, yaitu sebuah sebutan untuk konsumen media. Media massa sendiri kajian ilmunya berasal dari ilmu komunikasi, dimana ilmu komunikasi menjelaskan, sebuah informasi berasal dari komunikator yang memberikan informasi tersebut kepada komunikan. Komunikasi sebagai sebuah sistem bisa juga digunakan masyarakat dalam menyampaikan warisan sosial berupa nilai atau gagasan dari individu ke individu lainnya, bahkan kepada generasi lainnya. Penyampaian informasi kepada komunikasi itu sebuah sarana, media massa adalah sarananya.

Secara umum, media massa mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial. Hal ini seperti dirumuskan dalam Pasal 3 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, yaitu Fungsi Pers Nasional adalah sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial, serta dapat berfungsi sebagai lembaga ekonomi.

Fungsi kontrol sosial media massa terkait dengan penanggulangan tindak pidana korupsi disini antara lain dapat berupa pemantauan terhadap pengungkapan kasus-kasus korupsi yang ditangani oleh penegak hukum yang dimulai sejak penyidikan, penuntutan, pengadilan dan pemasyarakatan.

Khususnya di Indonesia, pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam pelaksanaan fungsi kontrol sosial belum sepenuhnya dilakukan. Berita yang disebarluaskan kepada masyarakat umum seringkali tidak benar dan disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanpa menelusuri kembali berita dan sumber berita tersebut, masyarakat justru mempercayai hal tersebut.. Menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui kontrol sosial melalui media massa untuk menekan kejahatan di Indonesia Sebagai manusia yang berakal, berakal, berakhlak dan berakhlak, petunjuk Allah ada dalam Al-Fujarat ayat 6 bahwa berita yang datang kedepan kita harus diteliti kembali sebelum dipercaya. Hal ini melanggar nilai-nilai Pancasila, terutama nilai-nilai material, spiritual dan vital, dan mengarah pada pelanggaran hak asasi manusia lainnya. Minimnya pengamalan jiwa Pancasila dibuktikan dengan adanya pesan-pesan yang menyesatkan.
Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah landasan kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai salah satu kiat dan kunci penting dalam menciptakan kehidupan yang rukun dan dan adil. Pancasila sebagai pedoman utama yang berarti menjadi suatu landasan bagi masyarakat Indonesia dalam bersikap sehari-hari, dalam berbangsa dan bernegara. Pancasila juga menjadi sumber dari segala sumber hukum yang ada yang menjadi ciri khas dari NKRI. Penerapan Pancasila sebagai dasar nasional memungkinkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang satu. Hal itu mengandung arti bahwa negara harus tunduk padanya, membela serta melaksanakan seluruh perundang undangan. Pancasila adalah dasar negara dan hukum utama di Indonesia. Pancasila terdiri dari dua jenis kata yaitu "pantja" dan "sila". Pantja berarti lima, dan sila berarti asas atau sendi. Pancasila berisi lima asas yang meliputi aspek, ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial. Sebagai dasar negara, Pancasila diuji kembali ketahanannya dalam era reformasi sekarang ini. Pada bulan juni 1945, tepatnya 64 tahun yang lalu, lahirnya konsepsi kenegaraan sangat bersejarah bagi negara indonesia, yaitu ditandai dengan lahirnya pancasila. Sebagai falsafah negara tentunya pancasila merupakan karunia terbesarbagi segenap bangsa dan negara indonesia. Pancasila sudah ada dalam segala bentuk kehidupan rakyat indonesia. Pandangan tersebut melukiskan pancasila secara integral sehingga menjadikan penopang yang kokoh dan kuat terhadap didirikan diatasnya, dipertahankan dan dikembangkan dengan mengembangkan martabat dari hak hak asasi semua warga indonesia ini.