གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Novia fitriana huda

MKU PKN PSTI C dan D -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Novia fitriana huda གིས-
NAMA : Novia Fitriana Huda
NPM : 2215061024
KELAS : TI D
PRODI : Teknik Informatika

Dalam jurnal tersebut telah dibahas tentang bela negara di tengah pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia. Pada dasarnya Bela Negara adalah kesadaran dan tindakan warga negara yang diterapkan karena cinta mereka terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 untuk memastikan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bela Negara itu sendiri merupakan suatu kewajiban bagi seluruh warga negara. Walaupun pada saat pandemic, seluruh warga Negara tetap memiliki kewajiban untuk melakukan bela Negara. Karena peraturan tentang bela Negara ini telah terdapat pada peraturan perundang-undangan dan setiap warga negara diwajibkan untuk membuktikan kesetian dan kecintaanya terhadap negara melalui bela negara. Bela negara juga bertujuan untuk memperjuangkan eksistensi Negara dimata dunia. Walaupun dalam keadaan yang saat sulit seperti saat covid-19 warga negara tetap harus melakukan bela negara yang dapat dilakukan dengan cara tetap diam dirumah saja serta tidak menyebarkan berita yang belum benar kejadiannya. karena semua ini masalah bersama bukan masalah satu pihak saja maka dari itu kita sebagai warga negara yang baik wajib melakukan bela negara.

Jadi kesimpulannya bela negara adalah suatu hal yang sangat positif karena semua tindakan yang kita lakukan mendapatkan manfaat terhadap diri kita sendiri dan orang sekitar kita. Bela Negara dapat dilakukan tanpa harus mengangkat senjata saja, tetapi bisa kita lakukan dengan taat pada semua himbauan yang pemerintah lakukan serta tidak menyebarkan berita yang tidak benar. Selain itu, Bela Negara juga harus dibarengi dengan pengetahuan-pengetahuan tentang kewarganegaraan agar tidak melakukan sesuatu yang salah dan malah membuat hal yang tidak diinginkan. Serta sesuai dengan tujuan utama kita dalam berwaga Negara.

MKU PKN PSTI C dan D -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

Novia fitriana huda གིས-
Nama : Novia Fitriana Huda
NPM : 2215061024
Kelas : PSTI D

Video ini membahas tentang Ketahanan nasional yaitu kemampuan suatu negara untuk mempertahankan eksistensinya, menjaga keamanan dan stabilitas, serta menghadapi berbagai ancaman baik dari dalam maupun luar negeri. Ketahanan nasional mencakup dua aspek utama yaitu Trigatra (tiga aspek alamiah) dan Pancagatra (lima aspek sosial). Ancaman unsur Trigatra meliputi lokasi dan posisi geografis, keadaan dan kekayaan alam, serta kemampuan penduduk. Lokasi dan posisi geografis dapat menimbulkan ancaman seperti konflik perbatasan dan bencana alam. Kekayaan alam yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan konflik dan kerusakan lingkungan, sementara kemampuan penduduk yang rendah dalam pendidikan dan kesehatan bisa menjadi beban bagi negara. Ancaman yang dihadapi oleh negara ini bisa bersifat langsung atau tidak langsung, serta berasal dari luar maupun dalam negeri. Ancaman langsung adalah ancaman fisik seperti agresi militer dan serangan teroris, sedangkan ancaman tidak langsung adalah ancaman non-fisik seperti perang siber dan disinformasi.

Ancaman unsur Pancagatra mencakup ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan. Ideologi yang beragam dan pengaruh ideologi asing dapat memicu konflik internal dan merusak kesatuan bangsa. Ketidakstabilan politik dan korupsi dapat melemahkan legitimasi pemerintah. Krisis ekonomi dan ketidakadilan dalam distribusi pendapatan dapat mengganggu stabilitas nasional. Perubahan sosial yang cepat dan konflik antarbudaya dapat menyebabkan disintegrasi sosial. Ancaman dari luar seperti agresi militer dan terorisme, serta ancaman dalam negeri seperti separatisme dan radikalisme, semuanya membutuhkan kesiapan dan kekuatan pertahanan yang solid untuk menjaga ketahanan nasional. Selain itu, ancaman juga dapat berasal dari luar negeri, seperti tindakan agresif negara lain atau organisasi internasional, dan dari dalam negeri, seperti konflik sosial dan tindakan separatisme.

MKU PKN PSTI C dan D -> FORUM JAWABAN ANALIS KASUS

Novia fitriana huda གིས-
Nama : Novia Fitriana Huda
NPM : 2215061024
Kelas : TI D
Prodi : Teknik Informatika

A. Artikel tersebut membahas tantangan penegakan hak asasi manusia di Indonesia, menyoroti isu-isu seperti kurangnya keadilan atas pelanggaran hak asasi manusia, pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi berbasis gender, dan pelanggaran hak asasi manusia yang sedang berlangsung di Papua. Terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, ada aspek positif yang disebutkan, seperti ratifikasi Indonesia terhadap berbagai perjanjian hak asasi manusia internasional dan upaya berkelanjutan menuju perlindungan hak asasi manusia dan supremasi hukum yang lebih baik

B. Integrasi nilai-nilai budaya dan adat istiadat ini dalam praktik demokrasi Indonesia menciptakan sebuah sistem yang unik, di mana demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai sistem politik, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya dan sosial masyarakat. Meskipun tantangan dalam penerapan nilai-nilai ini tetap ada, seperti konflik kepentingan dan dinamika politik modern, prinsip-prinsip dasar yang berasal dari tradisi dan budaya tetap menjadi landasan penting bagi keberlanjutan demokrasi di Indonesia. Mengenai asas demokrasi Indonesia yang mengakui “berke-Tuhanan yang Maha Esa” merupakan asas dasar yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI 1945). Prinsip ini mencerminkan komitmen negara terhadap persatuan dalam keberagaman dan penghormatan terhadap keyakinan agama. Hal ini menekankan pentingnya spiritualitas dan nilai-nilai moral dalam penyelenggaraan negara.

C. Praktik demokrasi di Indonesia saat ini menghadapi tantangan dan kekurangan dalam penegakan hak asasi manusia. Terdapat beberapa contoh pelanggaran hak asasi manusia, pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi berbasis gender, dan pelanggaran hak asasi manusia yang sedang berlangsung di Papua. Permasalahan tersebut menunjukkan bahwa praktik demokrasi di Indonesia belum sepenuhnya sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI 1945) dalam hal penegakan hak asasi manusia.

D. Situasi di mana anggota parlemen menggunakan suara rakyat untuk melaksanakan agenda politik mereka sendiri, yang menyimpang dari kepentingan publik, sangatlah memprihatinkan. Perilaku tersebut bertentangan dengan esensi demokrasi yang seharusnya mengedepankan kepentingan dan kebutuhan masyarakat yang diwakilinya.

E. Tindakan oknum-oknum yang memiliki kekuatan karismatik yang berakar pada tradisi atau agama, memanipulasi loyalitas dan emosi masyarakat untuk tujuan yang tidak jelas, dapat berdampak negatif terhadap hak asasi manusia di era demokrasi saat ini. Tindakan seperti ini dapat mengarah pada eksploitasi hak dan kebebasan masyarakat, dan berpotensi mengorbankan hak dan kebebasan tersebut demi tujuan yang tidak jelas. Perilaku ini dapat merusak prinsip-prinsip hak asasi manusia, karena dapat melibatkan pemaksaan, manipulasi, dan pengabaian terhadap martabat dan otonomi individu.