NPM : 2218011051
Analisis Jurnal 15
Dari Jurnal yang berjudul “ Pancasila Sebagai Filsafat Ilmu Dan Implikasi Terhadap Pengembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi” berisi bahwa :
Pancasila harus menjadi dasar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembangunan iptek tanpa landasan Pancasila yang kuat justru akan berujung pada kehancuran bangsa, terutama dari segi moral dan mentalitas.
Pancasila adalah ajaran atau aturan tingkah laku yang penting dan baik dan sekaligus menjadi dasar falsafah negara Indonesia yang lahir dari akal budi anak bangsa dengan tujuan menjadikannya sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia. . sebagai dasar pemersatu, sebagai lambang persatuan dan sebagai pembela bangsa dan negara Indonesia.
Pancasila sebagai falsafah juga membantu kita mengambil sikap terbuka dan kritis terhadap dampak modernisasi dan menjadi aktor aktif dengan tetap mempertahankan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia.
Implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK
1. Ketuhanan yang Maha Esa
dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi. Sebagai mahluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta dan menguasai jagad raya.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Pada prinsipnya, kemanusiaan yang adil dan beradab adalah sikap dan perbuatan manusia yang sesungguhnya sesuai dengan kodrat hakikat manusia yang berbudi, sadar nilai, dan berbudaya. pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk
kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu.
3. Persatuan Indonesia
Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan IPTEK. Dengan IPTEK, persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan IPTEK.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Dalam pengembangan IPTEK, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK, harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain, dan harus memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik/dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mengimplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan 41 manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.
Oleh karena itu, sebagai filsafat ilmu, pancasila merupakan landasan pemikiran dan kesadaran. Bertolak dari pemikiran tersebut, pengembangan ilmu pengetahuan berdasarkan nilai-nilai Pancasila bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kehidupan tiap masyarakat sejahtera yang sudah didamba dambakan.