Kiriman dibuat oleh Florentic Helau 2213053023

Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Kondisi masa kini yang sangat berbeda dengan kondisi masa lalu. Pendekatan pendidikan nilai dan moral yang dahulu cukup efektif tidak sesuai lagi untuk membangun generasi sekarang dan yang akan datang. Pendidikan harus dapat menyiapkan subjek didik untuk dapat mengarahkan diri secara individual dan kelompok supaya memperoleh bekal untuk mencapai kebahagiaan akhirat. Pendidikan nilai dengan pendekatan konprehensif yang cocok dan sesuai untuk diterapkan, karena pada masa sekarang ini kehidupan sudah semakin komplek dan perubahan di segala segi kehidupan berlangsung dengan sangat cepat. Dapat dilihat dari segi materinya pendidikan nilai dan moral Indonesia sudah cukup komprehensif, karena nilai nilai fundamnetal yang dapat menuntun kearah pencapaian kebahagiaan dunia dan akhirat untuk seluruh umat manusia telah di sampaiklan kepada subjek didik di semua jenjang pendidikan, melalui Pendidikan Agama dan Pendidikan Moral Pancasila. Namun dari segi metode dan strateginya, masih banyak kelemahan yang perlu diatasi.
Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Sekolah yang baik adalah sekolah yang peduli dan fokus pada pendidikan moral atau pendidikan nilai di samping kegiatan pengajaran ilmu. Pendidikan moral di sekolah penting dilakukan oleh guru dan segenap komponen warga sekolah agar tercapai pendidikan moral yang komprehensif. Sekolah sebagai tempat demokratis yang didedikasikan untuk membentuk pemberdayaan diri dan sosial. Artinya, sekolah adalah tempat publik bagi peserta didik untuk dapat belajar pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan untuk hidup dalam demokrasi yang sesungguhnya. Komponen komponen pendidikan moral di sekolah tidak kalah penting adalah cakupan materi, variasi metode, dan evaluasi yang menyeluruh. Dengan begitu, sekolah dengan guru sebagai peran utama dapat merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif sehingga hasilnya dapat dicapai secara optimal, yaitu berkembangnya nilai-nilai moral dalam diri peserta didik sehingga mereka menjadi generasi muda yang berkualitas. Pendidikan moral pada masa sekarang menghadapi berbagai tantangan seiring dengan kemajuan zaman yang ditandai oleh keterbukaan informasi dan kecanggihan teknologi. Anak-anak yang hidup sekarang ini hidup di zaman modern akhir yang sangat jauh berbeda cara berpikir dan perilakunya dengan anak-anak di masa lalu.
Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Fungsi kesadaran nilai moral ialah mengarahkan anak untuk mampu membuat pertimbangan secara matang atas perilakunya dalam kehidupan sehari-hari baik disekolah maupun di masyarakat. Kesadaran nilai moral pada pendidikan saat ini masih kurang diperhatikan sehingga masih banyak kasus kasus yang berkaitan dengan nilai moral dan cukup memprihatinkan di dunia pendidikan. Pentingnya pendidikan nilai dan moral untuk peserta didik ialah dapat membentuk kepribadian karakter pada peserta didik sehingga terciptalah generasi penerus yang baik. Begitupun, dengan pentingnya PPKN dalam pendidikan nilai dan moral yang saling berkaitan sebagai pembangunan watak atau karakter, sebagai wahana sosial pedagogis pencerdasan kehidupan bangsa, sebagai acuan penerapan keberhasilan pendidikan moral di sekolah, dan sebagai jembatan menuju pendidikan moral yang baik. Yang harus dilakukan oleh pendidik untuk menanamkan pendidikan nilai dan moral melalui PPKN adalah Pertama dengan pendekatan Indoktrinasi yang akan membantu peserta didik tumbuh menjadi dewasa dengan cara menanamkan nilai disiplin sejak dini melalui interaksi antara guru dan siswa. Kedua, Pendekatan Klarifikasi Nilai guru menyampaikan kepada peserta didik mengenai baik atau salah benar atau buruk tetapi siswa diberi kesempatan juga untuk menyampaikan pendapatnya. Ketiga, Pendekatan Teladan atau contoh anak anak memiliki kemampuan yang menonjol dalam hal meniru maka dari itu seorang guru harus dapat dijadikan contoh. Keempat, Pembiasaan dalam berperilaku seperti berdoa sebelum memulai belajar, mengucap salam kepada guru dsb. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk peserta didik karena dapat menanamkan nilai-nilai moral dan membentuk pola pikir sesuai pancasila dan watak, menggugah kesadaran sebagai warga negara untuk mempertahankan dan melestarikan pancasila, memotivasi agar setiap tindakannya sesuai dengan nilai nilai pancasila, serta mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang baik.
Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Tahap Perkembangan Moral menurut Kohlberg

Level 1 Pra-Konvensional
Tahap 1: Menghindari hukuman, Seseorang memiliki alasan untuk bertindak atau tidak bertindak sesuatu karna untuk menghindari hukuman.
Tahap 2: Keuntungan dan minat pribadi, tindakan dilakukan dengan memperhitungkan apa yang akan didaptkan olehnya.

Level 2 Konvensional
Tahap 3: Menjaga sikap orang baik, memikirkan bagaimana kesepakatan sosial yang ada dan pendapat orang lain terhadapnya.
Tahap 4: Memelihara peraturan, jika peraturan tidak ada yang mematuhi maka keadaan akan menjadi kacau. Karenanya peraturan harus selalu di patuhi.

Level 3 Pasca-Konvensional
Tahap 5: Orientasi kontrak sosial, setiap orang memiliki latar belakang dan situasi yang berbeda. Tidak ada yang absolut atau pasti ketika melihat sebuah kasus. Hak hak individu harus dilihat bersamaan dengan hukum yang ada.
Tahap 6: Prinsip etika universal, menggambarkan prinsip internal seseorang. Ia melakukan hal yang dianggapnya benar, walaupun bertentangan dengan hukum yang ada.