Posts made by Florentic Helau 2213053023

PKn SD 4I -> TUGAS

by Florentic Helau 2213053023 -
Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

1. Teori belajar berkaitan dengan proses internal yang dialami individu saat mereka memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap baru. Teori belajar cenderung berfokus pada aspek psikologis dan kognitif dari bagaimana seseorang belajar. Ini mencakup konsep seperti motivasi, pemrosesan informasi, dan memori. Contoh: Misalnya, teori pembelajaran sosial Albert Bandura menyatakan bahwa individu belajar melalui pengamatan dan peniruan perilaku orang lain. Seorang siswa dapat belajar cara menyelesaikan masalah matematika dengan mengamati dan meniru cara teman sekelasnya menyelesaikan masalah serupa.

2. Teori pembelajaran lebih berfokus pada proses eksternal yang dipandu oleh guru atau lingkungan pembelajaran. Ini mencakup bagaimana guru menyampaikan materi, cara siswa terlibat dalam kegiatan belajar, dan cara evaluasi dilakukan. Teori pembelajaran sering kali berkaitan dengan praktik-praktik pengajaran yang efektif. Contoh teori pembelajaran termasuk pendekatan konstruktivis, behaviorisme, dan pembelajaran berbasis proyek.
Contoh: Metode pembelajaran berbasis proyek melibatkan siswa dalam proyek-proyek nyata yang menantang dan bermakna, di mana mereka harus menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari untuk menyelesaikan tugas tertentu. Sebagai contoh, dalam proyek pembelajaran tentang lingkungan, siswa dapat melakukan penelitian tentang polusi udara di lingkungan mereka, merancang kampanye kesadaran, dan melaksanakan tindakan untuk mengurangi polusi tersebut.

Jadi, perbedaan antara teori belajar dan teori pembelajaran adalah bahwa teori belajar fokus pada proses internal individu yang terlibat dalam memperoleh pengetahuan, sedangkan teori pembelajaran berkaitan dengan strategi eksternal yang digunakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran oleh guru atau lingkungan pembelajaran.

PKn SD 4I -> Forum Diskusi

by Florentic Helau 2213053023 -
Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Menanamkan civic participation atau dalam lingkungan SD dapat dilakukan melalui pendekatan yang terstruktur dan inklusif. Berikut adalah cara untuk mencapai hal tersebut:

1. Pendidikan Nilai-Nilai Kewarganegaraan, Seperti menyelipkan nilai-nilai kewarganegaraan seperti gotong royong, kejujuran, dan kepedulian dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Misalnya, dengan mengadakan kegiatan membersihkan lingkungan sekolah bersama-sama atau mengatur sistem penghargaan untuk siswa yang menunjukkan sikap kepedulian terhadap sesama.

2. Simulasi Proses Demokrasi, Mengadakan simulasi pemilihan umum atau pemilihan kepala sekolah maupun ketua kelas di sekolah dapat membantu siswa memahami proses demokrasi dan pentingnya partisipasi dalam proses tersebut. Siswa dapat memahami peran mereka sebagai pemilih yang bertanggung jawab.

3. Mengadakan proyek-proyek nyata yang melibatkan siswa dalam memecahkan masalah atau meningkatkan kualitas hidup di lingkungan sekitar. Contohnya, siswa dapat melakukan proyek penghijauan sekolah atau membantu masyarakat sekitar dalam mengatasi masalah sanitasi.

Melalui pendekatan-pendekatan ini, siswa dapat menjadi lebih sadar akan peran mereka dalam masyarakat dan merasa termotivasi untuk berkontribusi dalam pembangunan negara mereka, seperti yang terjadi dalam pengalaman-pengalaman nyata di lingkungan sekitar mereka.

PKn SD 4I -> Tugas 2

by Florentic Helau 2213053023 -
Nama : Florentic Helau
NPM : 2213053023

Untuk kelas rendah di SD, materi Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) bisa disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan siswa. Beberapa materi yang tepat untuk kelas rendah di SD dalam mata pelajaran PKN bisa berupa:
1. Pengenalan tentang lambang negara, seperti bendera dan lambang negara.
2. Nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti gotong royong, kejujuran, dan disiplin.
3. Cerita tentang pahlawan nasional atau tokoh-tokoh yang berjasa dalam sejarah Indonesia.
4. Pengetahuan dasar tentang sistem pemerintahan, seperti presiden, menteri, dan gubernur.
5. Pengenalan tentang perbedaan agama dan kepercayaan di Indonesia serta pentingnya toleransi antar umat beragama.
6. Upacara bendera dan makna serta nilai-nilai yang terkandung dalam upacara tersebut.
Materi-materi tersebut bisa disajikan dengan pendekatan yang menarik dan sesuai dengan perkembangan mental serta pemahaman siswa di tingkat SD.

Untuk kelas tinggi di SD, materi Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) bisa ditingkatkan dengan menambahkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep yang sudah diperkenalkan sebelumnya, serta memperkenalkan materi-materi yang lebih kompleks. Beberapa materi yang tepat untuk kelas tinggi di SD dalam mata pelajaran PKN bisa berupa:
1. Pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai demokrasi, seperti kebebasan berpendapat dan persamaan di hadapan hukum.
2. Studi kasus tentang konflik sosial dan cara penyelesaiannya secara damai.
3. Pengenalan tentang hak asasi manusia dan pentingnya menjunjung tinggi hak-hak tersebut.
4. Pemahaman tentang peran lembaga-lembaga pemerintahan, seperti DPR, DPD, dan Mahkamah Konstitusi.
5. Pengetahuan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia.
Materi-materi tersebut dapat disajikan dengan metode yang interaktif dan melibatkan siswa secara aktif dalam diskusi dengan konteks kehidupan sehari-hari dan masyarakat sekitar mereka.