གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Puji Endang Lestari 2213053301

Nama: Puji Endang Lestari
Npm: 2213053301

Analisis video 2

Pendidikan Moral Di sekolah Dasar

Dalam video tersebut dijelaskan, terdapat beberapa permasalahan yang muncul dalam pendidikan moral di sekolah dasar. Salah satu permasalahan yang disebutkan adalah ketidakjujuran siswa, baik dalam mencontek saat ujian maupun dalam mengerjakan tugas. Solusi yang diberikan adalah mengajarkan anak untuk lebih percaya diri dan bersikap jujur, serta tidak memarahi anak ketika ia berbicara jujur.

Permasalahan lain yang disebutkan adalah hilangnya rasa tanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah. Solusi yang diberikan adalah mengajarkan anak untuk bersikap tanggung jawab dan memberikan tindakan tegas jika siswa terlambat datang ke sekolah.

Selain itu, rendahnya disiplin siswa juga menjadi permasalahan dalam pendidikan moral. Solusi yang diberikan adalah guru dan kepala sekolah harus bersikap tegas terhadap siswa yang terlambat datang ke sekolah agar siswa tidak terbiasa dengan perilaku tersebut.

Kurangnya kemampuan siswa dalam bekerja sama dalam kelompok juga menjadi permasalahan. Solusi yang diberikan adalah membiasakan anak untuk lebih aktif dalam bekerja sama dan tidak membiarkan siswa menjadi pasif saat bekerja sama.

Permasalahan terakhir yang disebutkan adalah mengambil hak orang lain, seperti mencuri. Solusi yang diberikan adalah mengajarkan anak untuk menerima apa yang dia miliki dan tidak mengambil hak milik orang lain.

Dalam video tersebut juga dijelaskan mengenai tahap-tahap perkembangan moral pada anak, mulai dari usia 6-12 bulan hingga usia dewasa. Tahap-tahap perkembangan moral ini penting untuk dipahami dalam pendidikan moral di sekolah dasar.

Selain itu, dalam videojuga menyebutkan pentingnya mengajarkan identitas gender kepada anak dalam perkembangan moral mereka. Guru dan orang tua memiliki peran penting dalam mengontrol dan mengarahkan perilaku anak sesuai dengan
Nama: Puji Endang Lestari
Npm: 2213053301

Analisis video 1

Video tersebut membahas tentang pentingnya tanggung jawab dalam keluarga. Guru menekankan perlunya anak mendengarkan nasehat orang tuanya, membantu ibunya, mendampingi saudaranya, menjamin keselamatannya, mendampingi kakek dan neneknya, dan rajin belajar. Guru juga menyebutkan bahwa pemenuhan tanggung jawab tersebut akan menghasilkan kehidupan keluarga yang harmonis dan bahagia.

Video tersebut juga menyoroti pentingnya tanggung jawab dalam keluarga. Dengan memenuhi tanggung jawabnya, anak dapat mempererat ikatan dengan orang tua dan saudara kandungnya, menjamin keselamatan anggota keluarganya, meringankan beban kakek dan neneknya, serta membawa kebanggaan bagi keluarganya.

Penekanan guru terhadap tanggung jawab selaras dengan kurikulum pendidikan moral, khususnya Unit 3, yang fokus pada topik tanggung jawab dalam keluarga.

Secara keseluruhan pembicaraan tersebut menekankan pentingnya tanggung jawab dalam keluarga dan mendorong anak untuk menunaikan tugasnya guna menciptakan kehidupan keluarga yang harmonis dan bahagia.
Nama: Puji Endang Lestari
Npm: 2213053301

Analisis jurnal 2
Judul jurnal: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Penulis: Lia Yuliana, M.Pd

Jurnal yang berjudul "Penanaman Nilai-Nilai Moral pada Anak Usia Dini" oleh Lia Yuliana. Jurnal ini membahas tentang pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dan peran pendidikan dalam membentuk karakter dan perilaku anak.

Pendidikan moral pada anak usia dini dilakukan di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang merupakan basis pembentukan karakter moral manusia. Penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini penting agar karakter anak dapat berkembang dengan potensi dan kemampuan yang optimal serta tumbuhnya sikap dan perilaku positif.

Nilai-nilai moral bersifat formal, yang berarti tidak memiliki isi tersendiri dan terpisah dari nilai-nilai lain. Nilai-nilai moral dapat bersifat objectivistic atau relativistic, tergantung pada adat istiadat yang berlaku dalam masyarakat tertentu. Nilai-nilai moral juga memiliki batasan-batasan berlakunya, seperti nilai universal, partikular, dan abadi.

Anak usia dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, yaitu usia 0-6 tahun. Anak usia dini memiliki karakteristik tersendiri, seperti usia 0-1 tahun yang merupakan masa perkembangan fisik dan motorik.

Dalam kegiatan penutup, guru dapat melatih daya ingat anak-anak dan memperluas perbendaharaan kata dengan menanyakan kembali kegiatan yang baru saja dilakukan.

Pendidikan memiliki peran penting dalam mewujudkan warga negara yang berkepribadian tinggi dan berakhlak mulia. Penanaman nilai-nilai moral pada masa usia dini sangat penting untuk perkembangan dan kecerdasan moral anak. Pendidikan moral diartikan sebagai konsep kebaikan yang diberikan atau diajarkan kepada peserta didik untuk membentuk budi pekerti luhur dan berperilaku terpuji.
Nama: Puji Endang Lestari
NPM: 2213053301

Analisis Jurnal 1

Identitas Jurnal:
Nama Jurnal: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsyiah.
Volume: 01
Nomor: 01
Halaman: 68-77
Tahun Terbit: 2016
Judul: Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Siswa di SD Negeri Lampeuneurut.
Nama Penulis: Ruslan, Rosma Elly, & Nurul Aini.

Jurnal yang dianalisis adalah "Penanaman Nilai-Nilai Moral pada Siswa di SD Negeri Lampeuneurut" yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsyiah. Jurnal ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitiannya. Subjek penelitian adalah 10 orang guru di SD Negeri Lampeuneurut yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tidak hanya mengajarkan siswa belajar agama di sekolah, tetapi juga mendorong mereka untuk memperdalam ilmu agama di tempat-tempat seperti pengajian, TPA, dan pesantren. Guru berpendapat bahwa belajar di tempat-tempat tersebut akan memberikan kesinambungan ilmu dan nilai-nilai moral yang ditanamkan melalui pelajaran agama.

Dalam penanaman nilai-nilai moral, guru menyisipkan 10 nilai moral, antara lain nilai religius, sosialitas, gender, keadilan, demokrasi, kejujuran, kemandirian, daya juang, tanggungjawab, dan penghargaan terhadap lingkungan, ke semua mata pelajaran yang diajarkan. Guru juga menekankan pentingnya nilai kejujuran dalam hubungan siswa dengan guru dan teman-temannya.

Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Wawancara dilakukan dengan 10 orang guru kelas, dan observasi dilakukan dalam bentuk pengamatan non-partisipasi. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan tahapan analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, model data (data display), penarikan/verifikasi kesimpulan, dan persentase.

Dalam kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut dilakukan melalui berbagai cara, termasuk menyisipkan nilai-nilai.
Nama; Puji Endang Lestari
NPM: 221305330

ANALISIS VIDEO 2

Video tersebut dibahas mengenai penilaian komprehensif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk sikap, pengetahuan, dan keterampilannya.
Disebutkan, teknik penilaiannya antara lain mengamati aktivitas anak, mencatat anekdot, dan menggunakan instrumen penilaian. Proses penilaian meliputi empat langkah: mengembangkan instrumen penilaian, melaksanakan penilaian, mendokumentasikan proses dan hasil penilaian, dan melaporkan perkembangan anak kepada orang tua.

Teknik penilaiannya dibagi menjadi empat kategori, yaitu BB (belum berkembang), MB (mulai berkembang), BSH (berkembang sesuai harapan), dan BSB (berkembang sangat baik). Bentuk penilaiannya meliputi penilaian harian, mingguan, bulanan, dan semester, serta portofolio dan dokumen lain yang diperlukan. Penilaian tersebut digunakan untuk memantau kemajuan anak, mengevaluasi hasil belajar, dan melakukan perbaikan dalam proses pembelajaran. Kalimat tersebut diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah pengembangan nilai-nilai agama dan moral.